Press "Enter" to skip to content

Pasi Intel Dim 0413/Bka Hadiri Sosialisasi Pemberdayaan Alternatif Melalui Pengembang Wirausaha Kepada Masyarakat

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Pangkalpinang – Pasi Intel Dim 0413/Bka Kapten Chb Bagio Santoso menghadiri Sosialisasi pemberdayaan alternatif melalui pengembang wirausaha kepada masyarakat di daerah kawasan rawan Narkoba,Oleh BNN RI diikuti lk 50 Orang, yang berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan Bukit Intan Kelurahan Air Itam Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang. Selasa (14/09)

Maulan Aklil ( Walikota Pangkalpinang) Mengatakan,” Saya mewakili pemerintah dan masyarakat kota Pangkalpinang, berterimakasih kepada BNN RRI telah melaksanakan Sosialisasi pemberdayaan alternatif melalui pengembang wirausaha kepada masyarakat di daerah kawasan rawan Narkoba di kecamatan Bukit Intan,Di wilayah kita rawan Narkoba ada di kelurahan Pasir Putih,dan kami baru tahu Ada program dari BNN untuk bibit jahe merah kepada Masyarakat daerah rawan Narkoba, dan batuan bibit tersebut di dukung langsung oleh Bintang Tujuh,kota Pangkalpinang ini lahannya sedikit, tetapi bisa kita berdayakan masyarakat melalui RT/RW untuk menanam Jahe Merah dengan Pokibag dll.yang penting ada marketnya sehingga masyarakat ada tambahan pendapatan di Kondisi Covid-19 Ini,Terkait Narkoba kita nyatakan perang terhadap pengedar Narkoba,menuju kota Pangkalpinang Bersinar, bersih dari Narkoba.

Sambutan Brigjen (Pol) M Zainul Muttaqien ( Kepala BNNP Bangka belitung ) Mengatakan, Ancaman peredaran gelap Narkoba merupakan ancaman nyata buat kita semua,saat ini ada 76 Jenis Macam Narkoba yang beredar di Indonesia,72 jenis sudah ada Permenkesnya,Dan 4 jenis yang belum diatur dalam UU, keberadaan Narkoba terus berkembang dengan berbagai jenis yang memerlukan langkah antisipasi bersama,dalam mencegah dan memberantas peredaran Narkoba.

“Upaya penanggulangan bahaya Narkoba, Presiden RI telah mengeluarkan Inpres no 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), Presiden menginstruksikan kepada Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Jaksa Agung, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Badan Intelijen Negara, Para Kepala Lembaga Pemerintah Nonkementerian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, Para Bupati /Wali Kota untuk Melaksanakan Rencana Aksi Nasional P4GN Tahun 2020-2024.”

” Pelatihan yang diberikan BNN RI kepada Masyarakat yang berdomisili di daerah rawan Narkoba,bertujuan untuk memberikan kegiatan kepada masyarakat agar terhindar dari Peredaran Narkoba,serta melindungi Anak Bangsa dari ancaman kejahatan Narkotika.”

Sinergitas dan Kolaborasi Seluruh komponen masyarakat sangat membantu dalam memberantas peredaran Narkoba dalam menyelamatkan generasi Bangsa serta mewujudkan Lingkungan Bersih Bebas dari Narkoba.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantarnya Walikota Pangkalpinang ( Maulan Aklil), Kasubdit Masyarakat perkotaan BNN RI ( Selvi Dona Yanti), Kepala BNNP Bangka belitung (Brigjen (Pol) M Zainul Muttaqien ), Kepala BNNK kota Pangkalpinang ( AKBP Noer Wisnanto,SIK ), Sekcam Bukit Intan ( Yulianti.S.Stp), Pasintel Kodim 0413/Bka ( Kptn Chb Bagio Santoso ), Batuud Koramil 413-10/Bukit Intan ( Pelda Husny ), Kepala dinas perindustrian, perdagangan, koperasi dan UMKM ( Donald Tampubolon), Lurah Pasir Putih ( Randy), Babinsa Kelurahan Bacang ( Sertu Sunarto) dan Bhabinkamtibmas Bukit Intan ( Bripka Rudi).”**

Tika

Comments are closed.