Press "Enter" to skip to content

MASA PPKM DARURAT PERUMAHAN RAJAWALI BANDARA HANG NADIM MELAKSANAKAN QURBAN DENGAN PROKES YANG KETAT

Last updated on 22 Juli 2021

BATAM
GARUDA-NEWS.ID

BatamMomentum Idul Adha 1442 H tahun ini memang momen yang paling terberat karena dengan ditetapkannya PPKM Darurat oleh Wali Kota Batam sebagai mana di kutip dari Batam News Wali Kota Batam, Senin (19/7/2021).

Rudi dalam rapat pembahasan PPKM Darurat menyampaikan, “Akhir periode PPKM Darurat sebelumnya tanggal 20 Juli 2021. Akan diperpanjang hingga 31 Juli 2021 (11 hari). “PPKM Darurat besok terakhir. Diperpanjang dari 21 Juli sampai 31 Juli. Ini PPKM Level 4. Artinya terberat,

Saat di wawancarai wartawan media ini salah satu panitia pemotongan hewan korban di perumahan Rajawali Achmad Ghozali menjelaskan dengan memperhatikan dan melaksanakan Surat Edaran Walikota Batam No 33 untuk Prokes dan Vaksinasi dan Surat Edaran Nomor 34 Tahun 2021 Tentang penyelenggaran Kegiatan Ibadah/keagamaan, Malam Takbir, Sholat Idul Adha, Dan pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Dikota Batam,

Dengan tegas Achmad Ghozali mengatakan, “seluruh Panitia Qurban di Perumahan Rajawali ini sudah mengikuti 2 x Vaksinasi dan bisa di buktikan untuk vaksinasi ini dengan surat undang vaksinasi keluarga BP Batam.

“Dan kami sebagai panitia juga mengacu pada surat Edaran Walikota Batam no 34 Tahun 2021 pada salinan nomor 5 pada point a sampai e karena di situ ada aturan tentang bagaiman tata cara panitia Qurban di tahun ini, “Ujar Achmad Ghozali.

Wartawan media ini melakukan penelusuran tentang surat edaran tersebut dan mendapatkan point lima memang benar aturan yang telah di tetapkan oleh Walikota Batam. Dan dari pantauan media ini qurban di Perumahan Rajawali memotong 4 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

“Fredno sebagai Ketua DKM Masjid Alhuda saat di wawancarai mengatakan, “Seluruh daging hasil qurban ini di bagikan seluruh warga Perumahan dan masyarakat sekitaranya dengan tetap memakai prokes yang ketat, dan saat sholat ied adha tadi kami dan warga melaksanakanya dengan tetap prokes seperti setiap jama’ah yang datang untuk sholat dilakukan pengecekan suhu badan, mengunakan masker dan tetap menjaga protokol kesehatan dan jarak, “Imbuhnya.

“Ibadah adalah kewajiban setiap umatnya, setiap masa ada tantangannya. Setiap perbuatan dan tingkah laku kita tergantung dari niatnya mematuhi seluruh aturannya dan semuanya kita kembalikan kepada Penciptanya.**

(M. Iqbal)

Comments are closed.