oleh

Gandeng Laboratorium Inovasi dan Edukasi (Lab-IDE), SMA Negeri 1 Pangkalpinang Lakukan Analisis Potensi Siswa Kelas X

-DAERAH, NASIONAL-147 views

Pangkalpinang Babel,Garuda-news.id – SMA Negeri 1 Pangkalpinang melakukan analisis potensi siswa kelas X dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka dengan menggandeng Laboratorium Inovasi dan Edukasi (Lab-IDE), Rabu (30/11/22).

Psikotes kelas X ini diikuti oleh 392 siswa dan dilakukan dalam rangka persiapan memasuki tahun kedua Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Pangkalpinang.

Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka adalah kurikulum bermuatan pembelajaran yang beragam dengan optimalisasi peserta didik untuk mendalami konsep, menguatkan kompetensi dan membangun karakter positif. Cara dan materi pembelajaran juga divariasikan berdasarkan tingkat pemahaman dan kesiapan murid.

Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka tidak ada lagi penjurusan di jenjang SMA. Siswa akan memilih mata pelajaran kelompok pilihan di kelas XI sesuai minat dan bakatnya dengan panduan guru Bimbingan Konseling (BK).

Oleh sebab itu, guna mengarahkan dan membantu siswa kelas X tahun pelajaran 2022/2023 dalam memilih serta menetapkan jurusan, maka SMA Negeri 1 Pangkalpinang melakukan Analisis Potensi Siswa dengan menggandeng Lembaga Psikologi Laboratorium Inovasi dan Edukasi (Lab-IDE) yang berada di bawah pimpinan Abdillah Arif, M.Pd.

Dengan analisis potensi siswa ini diharapkan penelusuran potensi siswa kelas X benar-benar sesuai dengan potensi bakat dan minat yang dimiliki, bukan sekedar mengikuti tren, gengsi, atau bahkan karena mengikuti kemauan orang tua.

Selain diikuti oleh 392 siswa kelas X, tes ini diawasi oleh 11 tester, 1 orang manager tes, dan 1 orang operator tes.
“Teknis tes adalah paper and pencil test, menggunakan mix model tes adaptasi antara EPPS (Edward’s Personal Preference Schedule), TKD (Tes Kemampuan Diferential), serta tes milik Lab-IDE. Perangkat tes terdiri dari 11 paket instrumen tes dan 1 paket angket dengan durasi pengerjaan tes selama 3-4 jam,” jelas Sandi Pratama, M.Si., operator tes tersebut.

Waka. Kurikulum SMA Negeri 1 Pangkalpinang, Dr. Rosita Uli Sihombing, M.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan ini terdiri dari 3 tahap, diawali dengan kegiatan parenting (27/9/2022) yang menyosialisasikan rencana asesmen kepada orangtua, dilanjutkan kegiatan tes, dan tahap berikutnya adalah membaca hasil asesmen oleh ahli, “Asesmen bertujuan untuk menggali informasi tentang potensi dan bakat yang dimiliki siswa dalam rangka persiapan memasuki fase F (kelas XI),” tukas Rosita.

Selain itu, Rosita menambahkan bahwa hasil tes ini untuk selanjutnya akan disampaikan kepada siswa yang bersangkutan oleh psikolog senior Lab-IDE yang kemudian akan diteruskan kepada para orangtua siswa, sebagai bahan refleksi dan pengetahuan bagi keluarga terkait dengan pemilihan mata pelajaran kelas XI.

Diharapkan kegiatan Asesmen Analisis Potensi Siswa ini semakin mendukung suksesnya Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Pangkalpinang.
“Asesmen ini bertujuan membantu siswa melihat potensi kepribadian yang dimiliki baik kelebihan maupun kekurangannya, sehingga hasilnya bermanfaat untuk memperbaiki kepribadian dan pembimbingan bagi siswa baik oleh guru BK maupun para wali kelas. Hasil tes juga akan menilai kemampuan belajar, sikap, karakteristik, minat, dan gaya belajar,” ungkap Primalita Putri Distia, M.Psi., Psikolog selaku Manager tes Lab-IDE.

Rachel salah satu peserta tes kelas X-4 mengungkapkan bahwa sangat tertarik dengan asesmen tersebut sehingga antusias mengisi lembar tes.

“Saya berharap bisa segera menerima hasil tes untuk mengetahui kompetensi dan bakat pribadi sehingga bisa memilih mata pelajaran yang tepat nantinya di kelas XI,” ungkap Rachel. (r/rz)

News Feed