oleh

Danramil 413-06/Sungailiat Bersama Pabung Bangka Hadiri Upacara Peringatan HUT Ke-51 KORPRI

-DAERAH, NASIONAL-138 views

Sungailiat Babel, Garuda-news.id – Danramil 413-06/Sungailiat bersama Pabung Bangka menghadiri Undangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka melaksanakan Upacara Bendera HUT ke-51 KORPRI, HUT Ke-77 PGRI dan HGN Thn.2022.

Sebagai Pembina upacara Bupati Bangka ( Mulkan SH MH) Pemimpin Upacara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga ( Andi S.Pd ) di Halaman kantor Bupati Bangka Jl. A. Yani Jalur II Kelurahan Parit Padang Kecamatan Sungailiat Kabupaten Diikuti Lk 200 Orang. Senin (28/11/2022)

Dengan peserta Upacara terdiri dari 2 Kompi Korpri, 3 Kompi Guru ( SD, SMP, SMA ) dan Korsik Pemkab Bangka.

Pidato dan Amanat yang di bacakan oleh Pembina upacara yaitu,” Menteri Pendidikan, Kebudayaan,Riset dan Teknologi RI mengampaikan, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam sejahtera bagi kita semua salam kebajikan. ibu dan bapak guru se-bangsa dan Se- tanah air, 3 tahun yang lalu kita melepaskan jangkar dan membentangkan layar kapal bernama merdeka belajar ribuan pulau dari Sabang hingga Merauke sudah kita lewati laut dengan ombak tinggi dan angin kencang sudah kita hadapi ketangguhan ini didorong oleh kemauan kita untuk berubah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman hal ini juga didorong oleh semangat kita untuk terus berinovasi menciptakan perubahan dan kebaharuan yang membawa kita melompat ke masa depan, mungkin di antara kita sampai hari ini masih ada yang ragu untuk melakukan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas atau dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin satuan pendidikan.

“Memang pada dasarnya tidak ada perubahan yang membuat kita nyaman jika masih nyaman itu artinya kita tidak berubah Sebenarnya bukan hanya guru yang terus didorong untuk berubah kami di Kementerian Pendidikan Kebudayaan riset dan teknologi untuk berinovasi ,menunggu cara Pandang dan cara kerja kami dalam memberikan layanan terbaik bagi pendidik dan peserta didik.

Plafon merdeka mengajar yang kami luncurkan pada awal tahun ini sepenuhnya di rancang untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya dan berkolaborasi. Platform tersebut kami buat berdasarkan kebutuhan yang ada di lapangan bukan berdasarkan keinginan kami. ini adalah perubahan besar cara kerja pemerintah dalam melayani masyarakat.

Dalam platform tersebut sistem mengajar guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis menggugah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lainnya dalam menginspirasikan guru-guru.

Saya berterima kasih kepada lebih dari 1,6 juta pengguna smartphone yakni para guru yang mengajar mau mencoba hal-hal yang baru yang tidak takut untuk berinovasi yang sadar dan paham bahwa sudah tibanya waktu untuk bertransformasi. kami juga terus membuka kesempatan bagi para guru untuk mengikuti program guru bergerak yang berbeda dengan program pendidikan yang ada selama ini.

“Program guru bergerak bertujuan untuk menghasilkan generasi baru yang kepemimpinan pendidikan Indonesia , mereka adalah guru yang nomor satukan murid dalam setiap keputusannya yang mampu menjadi mentor bagi guru-guru lainnya dan berani melakukan Terobosan-terobosan dalam memperjuangkan yang terbaik bagi muridnya.”

Generasi baru kepala sekolah dan pengawas sekarang sudah ada 50.000 guru penggerak dan tentunya kami masih terus mendorong agar makin banyak guru di seluruh penjuru nusantara menjadi guru penggerak untuk memimpin roda perubahan pendidikan Indonesia .
Saya sangat berharap agar seluruh kepala sekolah dan kepala daerah dapat segera mengangkat para guru penggerak untuk bisa menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah para inovator di sekolah dan di lingkungan sekitarnya.

Praktik pengalaman lapangan mengedepankan metode inquiry dan membiasakan guru melakukan refleksi inovasi lainnya adalah perkuliahan yang lebih terintegrasi dengan sekolah kampus dan masyarakat melalui sistem digital semua ini bertujuan untuk melahirkan para pendidik sejati,adaptif dan terus memprioritaskan kebutuhan peserta didik yang selalu bersemangat untuk berkolaborasi dalam berinovasi .

“ saya pun selalu yakin bahwa ide-ide berlian perlu didukung dengan kesejahteraan para guru untuk itulah kami saat ini juga terus memproritaskan pengangkatan guru honorer sebagai aparatur sipil negara ataupun ASN melalui seleksi ASN pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja ASN P3K. Tidak menutup mata bahwa memang masih banyak hal yang perlu disempurnakan dalam program ini Karena itulah semua dari kita harus bergotong-royong agar target kita yakni satu juta guru diangkat menjadi ASN P3K dapat segera terwujud.”

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyamakan arahan perjalanan kita menuju satu tujuan bersama yaitu pendidik Indonesia yang maju berkualitas dan kemerdekaan , terus bentangkan layar kapal besar ini tanpa kenal lelah dengan serempak dan serentak kita hadirkan inovasi dan transformasi mewujudkan merdeka belajar di seluruh penjuru nusantara.

Ketua umum Korpri menyampaikan,” Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur kehadiran Allah subhanahu Wa ta’ala Tuhan Yang maha Kuasa karena atas rahmat dan karunia-nya sampai saat ini kita masih diberi kesempatan untuk melaksanakan tugas dan pengabdian terbaik kepada seluruh anggota Korpri di manapun saudara berada.

“ Pada tanggal 29 November 2022 Korpri tepat berusia 51 tahun Saya ucapkan selamat ulang tahun ke-51 untuk Korpri, pengurus Korpri dan anggota Korpri Tahun 2022 .
ini merupakan momentum yang tepat bagi seluruh ASN dan pengurus Korpri seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi dan menguatkan solidaritas .”

Organisasi harus disadari bahwa seluruh pengurus Korpri mendapatkan amanah yang mulia yaitu untuk memimpin 4,3 juta ASN di seluruh Indonesia dan di 130 perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri , sejalan dengan tema peringatan 51 Korpri yaitu “Korpri melayani ,berkontribusi dan renovasi untuk negeri “maka seluruh ASN di manapun saudara bertugas untuk terus memperkuatkan dan terus membangun komunikasi antara ASN dan pengurus Korpri agar seluruh jajaran Organisasi terus saling menjaga agar tercipta branding Organisasi yang semakin baik tentu kita harus kompak ,solid dan bersatu agar dapat menjaga demokrasi ASN dari unsur-unsur negatif yang bisa menyebabkan ASN dan jajaran Organisasi mendapatkan masalah hukum.

Seluruh anggota Korpri yang saya cintai keberadaan Korpri akan sangat tergantung kepada program-programnya, bermanfaat untuk anggotanya atau tidak Untuk itu saya meminta kepada seluruh pengurus Korpri untuk aktif membuatkan program kerja yang langsung bisa berdampak positif kepada para ASN dengan berbagai program dan kegiatan Korpri dari pusat sampai di daerah seperti program bantuan hukum advokasi, pelatihan ASN persiapan pensiun, MTQ pekan Olahraga Korpri , Toko online Korpri, gampang umroh bareng Korpri .

“Korpri harus terus berkembang dengan kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan dan semua ini penting dan perlu dikembangkan terus-menerus secara masif dan berkelanjutan dalam menjaga auratnya agar Marwah seluruh anggotanya dan pengurus tetap terjaga yang merupakan organisasi kedinasan yang tertuang di dalam undang-undang ASN yaitu pasal 126.”

Undang-undang ini menjadi pedoman semua Korpri agar bisa melayani 4,1 juta SN secara inovatif tuntas dan Akuntabel. kita tahu tantangan dinamika ke depan penuh turbulasinya penuh dengan dinamika dan perubahan sehingga diperlukan kerjasama semua komponen dalam rangka mewujudkan tujuan bangsa dan bernegara.

Disinilah Korpri dapat memainkan peran strategis karena pencapaian Korpri adalah tegak lurus terhadap kepentingan bangsa dan negara. Dalam usia 51 tahun Korpri masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama antara para ASN, pengurus Korpri Pusat, kementerian dan daerah. Pekerjaan rumah yang perlu segera dicarikan solusi adalah Perlindungan hukum bagi ASN, Perlindungan karir ASN dan Kesejahteraan ASN dan Pensiunan.

Sebagai ASN kita semua adalah sebagai penyelenggara pemerintah yang harus mentaati undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang asuransi pemerintah yang salah satu amanahnya adalah setiap pejabat tata usaha negara wajib melaksanakan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum, tetapi Salah satu tujuan dibentuk Korpri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan , fakta di lapangan kita masih berada dalam suatu situasi kesejahteraan yang berbeda dimana terjadi perbedaan sejahteraan antara ASN kementerian dan lembaga antara daerah dan antar pusat dan daerah.

Yang paling mencolok adalah perbedaan besarnya remunerasi atau tunjangan perbaikan penghasilan , dimana Sudah saatnya ASN sejahtera bersama dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.”**

Tika

News Feed