Press "Enter" to skip to content

Danramil 06/Sungailiat Sampaikan Kepentingan Menyikapi Penolakan Masyarakat Terhadap Pemakaman Jenazah Yang Terpapar Covid 19

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Sungailiat – Danramil 06/ Slt Mayor Arh Daniel B.Gala menghadiri Undangan Camat Pemali di Kantor Desa Pemali, tentang Rakor Menyikapi penolakan masyarakat terkait Pemakaman warga yang terkonfirmasi Covid 19. Sabtu (11/09)

Camat Pemali bpk. Aswan dalam smbutannya menyampai kan,” sudah 2 kali warga Pemali menolak pemakaman keluarga nya secara Protkes Covid 19. Hal tersebut karena tidak ada bukti dari RS yang menyatakan warga meninggal karna Covid 19, Bahwa perlu Sosialisasi ke warga tentang Pemakaman Jenaza secara Protkes Covid 19. Ujarnya”

Dilanjutkan Jubir Satgas Covid 19 Kab. Bka bpk. Boy Yandra menuturkan, Bahwa warga tidak perlu resah denganq berita-berita yang tidak jelas tentang Vaksin. Pemerintah sudah berusaha agar warga nya sehat dan Imun nya kuat dengan Vaksinasi.

Mesti nya dari Pihak RS memberikan keterangan/ bukti tertilis jika ada warga yang meninggal bukti tertulis nya di butuh kan jika terpapar Covid 19. Saat ini sudah ada 3 Kasus Pidana terhadap warga yang ngotot dan melawan sampai mengancam karna menolak keluarga nya di makam kan secara Protkes Covid 19. Pungkas Jubir Satgas.”

” Ka. Puskesmas Pemali dr. Hafiz juga menyampaikan, Vaksin akan membentuk Imun tubuh manusia agar kebal terhadap Virus. Ada 4 merk Vaksin yaitu : Sinovac, Astra Zeneca, Moderna dan Frizer. Semua nya Fungsi nya sama, Beda nya ( ada yang Virus nya di lemah baru di suntik kan, ada yang Gen Virus nya yang di Suntik kan ) tapi fungsi nya sama yaitu membentuk Kekebalan tubuh.”

Vaksin untuk warga cukup 2 kali saja. Ada yang sampai 3 kali itu disebut Booster itu hanya menguat kan saja. Sementara Booster di pakai kan ke Petugas Nakes dulu, karna benar-benar berhadapan dengan Pasien Covid 19.

Danramil 06/ Slt menyampaikan,” Bahwa TNI terlibat langsung karna TNI masuk ke Tim 5 Pilar yaitu, Pemerintah, TNI, polri, Nakes dan Relawan. Kepentingan secara Global bahwa TNI sebagai ketua Utama pada bidang Pertahanan yang meliputi berbagai Aspek Ketahanan seperti Ketahanan Pangan, ketahanan Budaya, Ketahanan Politik Dan lain-lain.

Pada bidang Ketahanan Politik ini yang biasa nya menyerang dan mempengaruhi masyarakat demi kepentingan Politik tertentu. Maka perlu di Netralisir, apa pun keputusan Pemerintah semesti nya kita ikuti saja. Jangan lagi di Politisir dengan berita-berita Hoax seperti kegiatan Vaksin adalah bisnis, setelah di vaksin banyak yang meninggal dll. Hoax seperti ini akan mempengaruhi masyarakat luas sehingga masyarakat nanti nya tidak percaya lagi kepada Pemerintah yang Sah.

Setelah Sosialisasi diharap kan warga paham dan tidak ada lagi terjadi Penolakan pada Pemakaman Jenaza yang terpapar Covid 19. Tutupnya.”**

Tika

Comments are closed.