Press "Enter" to skip to content

Anggota MPR RI Adang Daradjatun Gelar Sosialisasi 4 Pilar berbangsa dan bernegara di Kelapa Gading Jakarta Utara

JAKARTA
GARUDA-NEWS.ID

JakartaAnggota MPR RI Drs H Adang Daradjatun memberikan perhatian yang besar kepada generasi muda penerus bangsa dan menyadari perlunya memberi pemahaman wawasan kebangsaan kepada generasi millenial yang digempur oleh pengaruh negatif globalisasi

Dalam menghadapi hal tersebut,Anggota MPR RI Drs H Adang Daradjatun melaksanakan sosialisasi 4 pilar berbangsa dan bernegara yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI,

Kegiatan sosialisasi 4 Pilar bertempat di Ruang Serbaguna 101 Urban Kelapa Gading Jakarta Utara dengan menerapkan Protokoler kesehatan.Minggu (12/9)

Selain peserta yang didominasi oleh para millenial, hadir pula para tokoh dalam acara ini yaitu Ir Ahmad Mardono selaku Ketua DPD PKS Jakarta Utara, DR ( HC ) Syafrudin.M.Pd selaku pemateri 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara, Bang Kalim Shidiki selaku ketua PKS Muda Jakarta Utara serta Junaedi selaku Korwil Relawan Adang Daradjatun Jakarta Utara.

Dalam sambutannya Ketua DPD PKS Jakarta Utara Ir.Ahmad Mardono menegaskan, PKS sebagai partai Islam yang Rahmatan Lil Alamin, kokoh dan terdepan melayani rakyat dalam bingkai NKRI.

Sementara itu pemateri DR ( HC ) Syafrudin M.Pd menyampaikan setiap Sila Pancasila secara piramidal saling menjiwai dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi dasar yang menyinari sila sila lainnya dan yang terutama pancasila telah menjadi rumah bersama yang didalamnya tidak membeda bedakan Suku Agama, Ras dan Antar golongan.

Dalam sesi tanya jawab seorang penggerak koperasi wilayah kelapa gading menyampaikan aspirasi agar para Anggota MPR/DPR dapat lebih konkrit dalam memajukan perkoperasian dengan memberikan bantuan untuk kemajuan koperasi untuk mewujudkan cita cita yang tertulis dalam UUD Negara Republik Indonesia 1945 pasal 33 ayat 1.

Kegiatan sosialisasi 4 pilar berjalan dengan aman,tertib dan tetap memperhatikan Protokoler kesehatan.**

Sayim

Comments are closed.