Press "Enter" to skip to content

Yakinkan Sandi Patuhi Saran Dokter, Mien Uno Pantau Langsung Pemeriksaan Kesehatan

JAKARTA SELATAN
GARUDA-NEWS.ID

Kebayoran Baru | Sesekali tersenyum menguatkan, Mien Uno, ibunda Sandiaga Salahudin Uno meyakinkan sang anak untuk segera sehat. Perempuan yang memiliki nama lengkap Rachmini Rachman Uno itu pun mengawasi proses pemeriksaan kesehatan Sandi dengan seksama sekaligus meyakinkan dokter Kartariadi jika anjuran dipatuhi sang anak.

Kehadiran Mien Uno yang didampingi sang suami, Henk Uno itu terlihat saat Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi Barat, Dokter Kartariadi kembali melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan di kediaman Sandi, Jalan Pulombangkeng 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/4/2019).

Kali ini, Dokter Kartariadi mengambil sampel darah dan urine Sandi didampingi Kepala Laboratorium Rumah Sakit Awal Bros, Susidan Maulana. Pengambilan sampel darah dan urine tersebut guna mengetahui penyebab diagnosa penyakit awal yang diderita Sandi, yakni radang tenggorokan serta gangguan lambung.

Suasana pengambilan darah terlihat menyeramkan, Mien Uno sesekali terlihat meringis melihat jarum suntik dipersiapkan dan mulai menembus lengan putra keduanya itu. Namun, kehadiran anak bungsu Sandi, Sulaiman Salahuddin Uno seketika mencairkan suasana lantaran terus bertanya tentang kondisi sang ayah.

Proses pengambilan darah berlangsung kurang dari lima menit, begitu juga dengan sampel urine. Kedua sampel tersebut kemudian segera diuji lewat laboratorium portable yang dipersiapkan tim medis Rumah Sakit Awal Bros.

Setengah jam berselang, tepatnya mulai dari pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB, hasil laboratorium didapatkan. Diagnosa Dokter Kartariadi terbukti benar, Sandi mengalami radang tenggorokan dan flu serta gangguan lambung.

“Hasil laboratorium terlihat bagus, hanya flu yang menyebabkan radang tenggorokan dan sedikit gangguan lambung, tidak ditemukan hal lainnya,” ungkap Dokter Kartariadi kepada Sandi dan kedua orangtua.

Atas hal tersebut, Dokter Kartariadi menyarankan agar Sandi beristirahat total selama dua hari mendatang. Sandi dilarang beraktivitas berlebihan, termasuk menunda keinginannya untuk berolahraga.

“Harus bed rest total, nanti kita lihat perkembangannya selama dua hari ke depan,” ungkapnya.

Mendengar pernyataan Dokter Kartariadi, Mien Uno memicingkan mata sebelum akhirnya tersenyum dan memeluk Sandi. Dirinya mengingatkan sang anak agar mematuhi anjuran dokter agar lekas pulih dna berjuang kembali bersama relawan.

“Tuh ya dengar (panggilan sayang Sandi), harus istirahat,” ungkap Mien Uno.

“Sudah boleh olahraga belum?,” ujar Sandi menggoda dibalas tawa sang orangtua dan tim medis Rumah Sakit Awal Bros yang hadir.

Sementara itu, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Direktorat Media dan Komunikasi Prabowo-Sandi, Yuga Aden mengungkapkan Sandi belum dapat ditemui karena masih harus beristirahat penuh. Walaupun diakuinya, beragam permintaan wawancara atau bertemu dengan para relawan terus berdatang sejak kemarin.

“Doain aja biar cepet sembuh, karena memang dokter bilang nggak boleh banyak aktivitas dulu, istirahat total. Dari kemarin juga belum bisa ketemu siapa-siapa, cuma dari BPN saja dan pak Prabowo,” ungkap Yuga.

“Insya Allah Senin (22/4/2019) bang Sandi sudah bisa aktivitas seperti biasanya lagi. Doain aja ya,” tutupnya.**

Penulis : Dani

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *