Press "Enter" to skip to content

TSUNAMI PANDEGLANG & LAMPUNG, Duka Dipenghujung Tahun 2018

JAKARTA

Garuda-News.Id

Minggu 23 Desember 2018, Erupsi anak Gn. Krakatau dan longsoran bawah laut serta gelombang pasang akibat bulan purnama menyebabkan tsunami di selat sunda yang menimpa pesisir Pandeglang dan lampung pada 22/12 malam mengakibatkan 222 orang meninggal, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang ( Sumber BNPB 23/12 pukul 17.27 Wib )

Bencana yang terjadi pada hari sabtu kemarin selain menimpa masyarakat sekitar pesisir Banten dan Lampung juga menimpa berbagai kalangan masyarakat dari luar daerah yang sedang melakukan berbagai event menjelang libur panjang dan tahun baru 2019.

IMO-Indonesia turut berduka atas musibah yang menimpa masyarakat Pandeglang dan Lampung dan meminta agar Pemerintah Pusat dan Daerah dapat secara maksimal menangani proses evakuasi korban dan penanganan daerah terdampak, adapun kesimpang siuran terkait berbagai kalangan dan institusi yang melakukan berbagai aktivitas jelang tahun baru pada daerah terdampak harus harus dapat ditangani dengan baik sehingga dapat memberikan kepastian Informasi kepada masyarakat secara luas.

IMO-Indonesia juga menghimbau berbagai kalangan untuk tidak meyampaikan informasi yang belum didapat kepastiannya dan tidak bersumber dari Institusi / kalangan yang kompeten serta bertanggung jawab  terhadap informasi yang disampaikan, apalagi mengutipnya menjadi sebuah pemberitaan.

Saatnya Indonesia memiliki sarana deteksi dini yang lebih baik terhadap ancaman bencana, duka dipenghujung 2018 ini menjadi tambahan catatan panjang dari  2.426 bencana yang menyebabkan 4.231 orang meninggal & hilang, 6.948 orang luka-luka, 9,9 juta orang mengungsi & terdampak, dan 374.023 unit rumah rusak.**

DPP IMO-Indonesia

Yakub F. Ismail Ketua Umum
M. Nasir Bin Umar Srkjend
Jeffry Karangan Plt. Bendum.

Editor : Dila

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *