Press "Enter" to skip to content

TI Rajuk Merambah Kawasan Persawahan Danau Nunjau, “Sawah Terancam,”

Belitung Tumur

Garuda-News.Id

Lahan persawahan Danau Nunjau terancam merambahnya Aktivitas Tambang Inkonvensional ( TI) pada kawasan tersebut, terkesan Pemerintah Daerah Beltim dan Pemprop Babel tidak mempertegas tindakan terhadap para pelaku tambang dikawasan persawahan Danau Nunjau dan Pemprop Babel melakukan pembiaran.

Berkaitan dengan merambahnya TI Rajuk pada kawasan Persawahan Danau Nunjau, salah satu warga Gantung Nast pada kamis (10/1) mengatakan terkesan carut marutnya pertambangan di Belitung timur akan mengakibatkan kerusakan lingkungan terparah dan kerusakan sepadan sungai berkepanjangan,” Ujar Nast.

Nast menilai, Kemana rasa kepedulian PT. Timah selaku pemegang IUP terbesar di Beltim terutama dikawasan persawahan danau nunjau dengan masyarakat tani,
” untuk itu perlu ditinjau kembali sejauh mana wewenang pemerintah Beltim, kenapa tidakk cepat mengambil sebuah tindakan tegas,” tukasnya

“Memulai dari ini, awal dan akhirnya ratusan hektar lahan persawahan akan terancam mengalami kerusakan , dengan harapan pada PT. Timah untuk tinjau kembali IUP, ULP -nya distu, dikwatirkan kedepannya TI. Rajuk akan merambah ke bibir pantai,

” jelas NastIa mengingatkan, tinjau balik kebelakang beberapa waktu kini air sungai lenggang keruh akibat limbah tailing aktivitas TI Rajuk, sampai saat belum tuntas,” muncul lagi permasalahan baru TI merambah daerah persawahan ,” Ada Apa Ini…..?,” ungkapnya. ***

Niza karyadi

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *