Press "Enter" to skip to content

Sukseskan Dies Natalis Ke – 71, PMKRI Jogja Canangkan Berbagai Kegiatan

Garuda-News.ID Yogyakarta – Dalam rangka menyambut Dies Natalis PMKRI Cabang Yogyakarya St. Thomas Aquinas yang ke-71, terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan, diantaranya Pra-Dies: aksi sosial bersih kali code dan turnamen futsal eksternal.

Sementara itu untuk Dies, terdapat beberapa kegiatan seperti seminar, misa dan pentas seni dan drama, serta sastra.

Pada media ini, Roy Nabal selaku panitia Dies Natalis PMKRI Jogja ke – 71 menyampaikan komentarnya pada Rabu, 23 Mei 2018.

Roy Nabal menjelaskan bahwa kegiatan ini mengangkat beberapa permasalah yang kerap terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Persiapan yang matang Pra-Dies menjadi prioritas untuk kesuksesan memperat kebhinekaan.

Ia melanjutkan, adapun acara reuni alumni yang dilaksanakan pada tgl 26 Mei 2018. Dalam kegiatan itu akan ada sharing sesion seperti pembentukan yayasan, transformasi organisasi dan hubungan cabang dengan alumni.

“Sharing ini tentunya menjadi bahan belajar bagi adik-adik PMKRI yang masih aktif belajar dalam organisasi ini,” tutur Roy.

Paskalis Korain selaku ketua Presidium PMKRI Cabang Jogja juga mengaminkan bahwa persiapan diesnatalis PMKRI Jogja ke-71 terpantau siap sejauh ini. Pria yang kerap disapa Pasko itu optimis Dies Natalis PMKRI Jogja kali ini akan berlangsung lancar.

“Kamipun mengadakan seminar nasional dengan tema Memperteguh Kebhinekaan Menuju Indonesia Damai, sebagai upaya untuk membumikan nilai-nilai Pancasila di bumi Nusantara yang saat ini sedang diguncang oleh aksi teror, HOAX, radikalisme dan lain sebagainya. Dan disitulah PMKRI sebagai organisasi kepemudaan yang berlandaskan Pancasila Hadir,” tukasnya.

Sementara itu ketika diwawancarai secara terpisah, Sekertaris Jendral PMKRI Cabang Jogja, Astramus Tandang juga menuturkan hal yang sama. Astra menekankan bahwa usia 71 tahun PMKRI Jogja ini adalah moment kembali meperteguh kebhinekaan dan ajang konsolidasi menuju Indonesia yang semakin damai.

Ia melihat hal itu melalui pelbagai komunikasi yang baik dengan pihak alumni, pihak hirarkis, pemerintah, sejumlah organisasi gerakan, sejumlah kampus dan organisasi lintas iman, semuanya terkonsolidasi dengan baik adanya.

“Tak hanya sebagai ajang konsolidasi, dies kali ini sebagai moment reflektif untuk semua anggota PMKRI Jogja baik angota aktif maupun anggota penyatu, bahwa usia 71 tahun adalah usia yang tak muda lagi. Ini adalah usia pembuktian bahwa bendera PMKRI tetap lestari berkibar di kantong-kantong rakyat dalam narasi kepeduliaan terhadap persaudaraan, keadilan, kemiskinan, ketimpangan dan krisis multidimensional lainya yg mendera negeri ini,” tandas Astra.

Ia menambahkan, semuanya dimulai dari dalam rumah sendiri dengan menjaga dan merawatnya sebagai rumah bersama.

“Paling penting juga adalah merawat kota Jogja agar tetap terlihat istimewa, rukun dan damai” tutup Mahasiswa Ilmu Pemerintahan itu.(*)

Laporan wartawan : Gerry Tojong

editor : dby

video editor : annas

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *