Press "Enter" to skip to content

Sewenang-wenang ! Baru Lima Hari Kerja, Langsung Diberhentikan Secara Sepihak

Garuda-News.ID Bangka – Dalam UU No 13 Tahun 2003, Pasal 62, telah diatur bahwa apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu).

Pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar upah pekerja/buruh sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja.

Kejadian pemberhentian sepihak ini dialami oleh salah seorang warga kota Sungailiat, Provinsi Bangka Belitung, dimana dalam wawancara via telpon tadi, Ia mengatakan soal pemberhentian secara sepihak ini.

Menurut penuturan Lisa (20 tahun), awalnya sekitar seminggu yang lalu dirinya mendapatkan panggilan masuk di telepon yang menyatakan bahwa dirinya diterima bekerja pada suatu perusahaan PT. Tu*** DM atau agen pemegang penjualan merk kendaraan roda dua cukup ternama, yang beralamat di Selindung, Pangkalpinang.

“Iya waktu ditelepon untuk datang ke kantor tersebut, saya langsung tandatangani kontrak kerja selama dua tahun, katanya langsung diterima,” katanya, Jumat, 04/05.

Ia melanjutkan bahwa setelah tandatangan kontrak tadi, dirinya seperti biasa masuk kerja, dan seingat dia selama lima hari kerja. “Tau-tau saya dipanggil kedalam ruangan Kepala Cabang (S), dan diberhentikan begitu saja, katanya dari pertama Pak ® memang tidak mau menerima, yapi anehnya saya bisa tandatangan kontrak,diberhentikan juga tanpa pesangon dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,” keluh dia.

Terpisah, sampai berita ini diturunkan, redaksi masih mengupayakan konfirmasi terhadap Kepala Cabang PT. Tu*** DM, yang beralamat di Selindung.(*)

GN biro sungiliat

hyk

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *