Press "Enter" to skip to content

Satuan Resnarkoba Polres Bangli Tangkap Residivis Wanita Berinisial (FYE) Narkotika Golongan I Jenis Shabu

B A L I
GARUDA-NEWS.ID

Bali – Polda Bali, Polres Bangli Dua bulan menghirup udara segar, wanita berusia (33) th berinisial (FYE) asal Jawa kembali ditangkat Satuan Reserse Narkoba Polres Bangli karena kedapatan membawa Narkotika Golongan I Jenis Shabu pada hari Kamis (9/1) lalu. Hal tersebut dikatakan Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K.,M.I.K., saat jumpa pers tadi siang Senin (13/1) di Lobi Mapolres Bangli.

Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan. mengatakan pelaku ditangkap di jalan Brigjen Ngurah Rai Kelurahan Bebalang Kabupaten Bangli, tepatnya di gang buntu sebelah barat sebuah mini market.

Sementara dengan barang bukti berupa dua buah plastik bening yang berisi serbuk kristal yang diduga Narkotika Golongan I Jenis Shabu dengan berat masing-masing 0,80 gram dan 0,05 gram, satu buah tas pinggang merk Oakley warna abu-abu, satu buah selotip kecil bening, satu buah handphone merk Iphone 5 warna gold, Satu Buah Gunting.

“Sehingga satu buah buku kecil berwarna kuning yang berisi catatan pelanggan, yang belum melunasi pembayaran pembelian Shabu, satu buah sepeda motor Yamaha Xeon warna putih dengan Nopol DK 6331 AQ, STNK sepeda motor, kunci kontak, kulit rokok sampoerna mild warna putih, kertas aluminium foil, satu buah lakban warna kuning, dan sepuluh lembar bukti transfer Bank serta uang tunai sebesar Rp. 50.000,-.”terang. AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan.

“Dari hasil pendalaman pelaku merupakan residifis kasus serupa dan pernah menjalani hukuman di LP Karangasem selama lima tahun, namun setelah bebas selama dua bulan pelaku kembali melakukan hal yang serupa dan ditangkap di wilayah Bangli,”Ungkap. I Gusti Agung Dhana Aryawan.

Menurut I Gusti Agung Dhana Aryawan wanita yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini ditangkap saat mengambil barang haram tersebut di wilayah Bebalang yang akan di bawa ke wilayah Denpasar.

“Selain itu pelaku berdalih melakukan hal tersebut karena tak kunjung mendapat pekerjaan sehingga pelaku nekat kembali menjual barang tersebut.”jelas.I Gusti Agung Dhana Aryawan.

“Dari keterangan pelaku selain menjual barang tersebut juga untuk dikonsumsi sendiri, terkait asal-muasal yang bersangkutan memperoleh barang tersebut masih kami dalami,”ucap Kapolres Bangli AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan.

Kini wanita Kelahiran Banda Aceh ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.

”Sedangkan Pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (seouluh milyar rupiah) atau paling sedikit Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) dan melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 8.000.000.000,- (delapan milyar rupiah) atau paling sedikit Rp. 800.000.000,- (delapan ratus juta rupiah),”tegas AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan.**

(TIM RED)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *