Press "Enter" to skip to content

Satuan Narkoba Polres Pangkalpinang Berhasil Tangkap Bandar Sabu

Pangkalpinang

Garuda-News.Id

Dalam pemberantasan narkoba di seluruh Indonesia pihak kepolisian sangat gencar melakukan operasi, khusus nya diwilayah hukum polres Pangkalpinang. Kali ini berhasil mengamankan seorang pelaku yang diduga pengedar narkoba jenis sabu. Dirumahnya Jalan Kerisi Rt. 001 Rw. 001 Kel. Lontong Pancur Kec. Pangkal balam kota Pangkalpinang, sekitar pukul 22.30 Kamis (29/11/2018) malam

Pelaku memang sudah jadi target operasi Satuan Narkoba Polres pangkalpinang, pelaku ini merupakan residivis sudah tiga kali keluar masuk penjara karena kasus narkoba, terakhir tersangka baru saja bebas tahun 2017 dengan kasus yang sama pula.

Kasat Narkoba Polres Pangkalpinang, AKP Rudolf Sitorus dalam rilisnya di grup hari ini (30/11/2018) mengatakan, “M. Ridwan ( Junet ) Bin Lamudin ini sudah lama jadi target operasi kami, karena diduga jadi pengedar narkoba jenis sabu di daerah kota Pangkalpinang ini.” jelasnya

Menurut informasi yang didapat dari masyarakat bahwa tersangka berada dirumah, anggota langsung melakukan penyelidikan dan langsung melakukan penggerbekan, tersangka memang sedang berada dirumah tepatnya didalam kamar sedang memaket benda haram (sabu) tersebut. Pelaku terkejut dengan kedatangan kasat narkoba dan anggotanya.

Selanjutnya pelaku diamankan dan bersama RT setempat dilakukan penggeledahan di dilam kamar dan sekitar dalam rumah pelaku

Saat penggeladahan berhasil ditemukan 11 (sebelas) Paket/bungkus kecil narkotika yang diduga jenis shabu dengan berat bruto 10,70 gr, 1 (satu) buah pipa kaca yang masih ada narkotika jenis shabu, 1 (satu) ball plastik strip, 2 (dua) buah kotak rokok gudang garam, 1 (satu) unit handphone merk Nokia

“Tersangka akan dikenakan
Pasal 114 (2), Pasal 112 (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman diatas 5 tahun penjara.” Pungkasnya**

(Wenki)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *