Press "Enter" to skip to content

Rusuh Rutan Lhoksukon 51 Napi Masih Kabur Dan 22 Sudah Diamankan

A C E H
GARUDA-NEWS.ID

Rusuh Rutan Lhoksukon 51 Napi Masih Kabur Dan 22 Sudah Diamankan

ACEH UTARA – Kericuhan yang terjadi di rumah tahanan ( rutan ) Lhoksukon menyebabkan sebanyak 73 Narapidana kabur dan 22 diantaranya berhasil diamankan kembali oleh petugas polres aceh Utara dibantu jajaran kodim 0103 aceh utara pada Minggu (16/06/2019).

Kepala Rutan Cabang Lhoksukon Yusnal kepada awak media mengatakan , kejadianya spontan dan pada saat pembagian makanan kemudian ada beberapa napi bertindak sebagai provokator lalu mendobrak pintu blok dalam dan seterusnya mendobrak pintu P2U dan langsung ke P2U dengan membuka pintu menggunakan Kursi besi.

Dirinya menambahkan bahwa selama ini di dalam aman – aman saja , tidak pernah terjadi kericuhan dan mungkin ini memang sudah niat mereka saja ingin kabur.

” Dari segi keamanan kita ada tujuh orang dan dibantu oleh personel polres dua orang”.dan saat ini jumlah napi yang ada disini sudah melibihi kapasitas yaitu dengan jumlah 447 orang sedangkan kapasitas lapas sebanyak 90 orang, jelas Yusnal.

Dan rata – rata napi yang kabur adalah kasus narkoba dan pembunuhan, dan salah satu provokator nya adalah narapidana kasus pembunuhan Tgk.Imum di sawang .

Sementara itu Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin kepada sejumlah awak media di depan rutan Lhoksukon mengatakan , saat ini personil kita masih melakukan pengejaran dibantu pihak Kodim Aceh Utara dan juga masyarakat , untuk mencari 51 napi yang kabur ,kita juga melakukan razian dipolsek polsek untuk kendaraan umum , dan pribadi.

“Saat ini kita sudah mengamankan sebanyak 22 napi yang kabur dan masih tersisa 51 napi lagi dari jumalah 73 napi yang kabur”, ucap Kapolres.

Selain itu kita juga bekerjasama dengan polres polres tetangga untuk mempersempit gerak para napi.

Pantauan media ini telihat sejumlah personil polres Aceh Utara dibantu personil Kodim 0103 Aceh utara masih berjaga jaga di depan Rutan Lhoksukon.**

Laporan Syahrul

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *