Press "Enter" to skip to content

Rapat Koordinasi Teknis Dan Rapat Koordinasi Gubernur Dengan Bupati/Walikota Se Provinsi Kep. Bangka Belitung Di Kab. Bangka Barat.

MUNTOK, GARUDA-NEWS.ID – Bertempat di Ruang Rapat pesanggrahan wisma ranggam telah dilaksanakan Rapat Koordinasi teknis dan Rapat Koordinasi Gubernur dengan Bupati/Walikota Se Provinsi Kep. Bangka Belitung di Kab. Bangka Barat hadir oleh Gubenur kepulauan Bangka Belitung  H.Erzaldi Roesman di hadiri 270 orang.Rabu (08/08)

Dalam Kegiatan tersebut di hadiri juga oleh

Wakil Gubernur Kep. Bangka Belitung ( H. Abdul Fatah )
Bupati Babar ( H. Parhan Ali. MM)
Bupati/Wali kota se Bangka Belitung
Kepala biro pemerintah prov. Kep. Bangka Belitung ( M.Haris.AP )
Sekda Se-kep.bangka belitung
Para Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Se-Prov Kep. Bangka Belitung, Para Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Prov Kep. Bangka Belitung.

Sambutan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mengatakann

“Gubenur kepulauan bangka belitung menyampaikan bahwa kedepan kita manfaatkan daerah bangka belitung yang merupakan provinsi kepulauan dengan lebih meningktkan pengelolaan Pulau, mengembangkan tempat-tempat  wisata, dan mengelola Bahari sehingga dapat lebih baik lagi, memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang telah meningkatkan tempat wisata,

“Penanggulangan banjir mendirikan Kp. KB, pengadaan penerangan jalan dan tempat wisata. Rencana memperbanyak pembangunan pelabuhan Menekankan kepada bupati/walikota untuk mengajukan perencanaan terlebih dahulu ketika akan dilaksnkannya kegiatan pembangunan infrastruktur.

Adapun hasil rapat koordinasi teknis gubernur bersama bupati/walikota se kab. Bangka barat antara lain

*Pembangunan pelabuhan antara pulau-pulau kecil di bangka belitung.
*Stunting Kesehatan yang di jelaskan oleh BKKBN dengan rencana mendirikan kp. KB dengan target terpenuhi 90 persen sebagai desa Kp. KB dengan melakukan pemetaan desa-desa yang akan dijadikan KP. KB terlebih dahulu.

Tanggapan dari perwakilan Bupati se-propinsi kep.bangka belitung sebagai berikut

*Bupati Bangka Barat bahwa menyetujui dengan akan direncanakannya Pendirian Desa KP. Kb.

*Bupati Bangka Selatan bahwa jangan hanya memantau daerah yang Stunting nya berpresentase tinggi mengharapkan tetapi melakukan peninjauan kepada daerah-daerah yang berstunting rendah.

*Bupati Bangka Tengah mengungkapkan bahwa utk saat ini kendala diwilayah kab. Bangka tengah terjadi pada sumber air bersih yang sangat minim untuk jangka waktu yang panjang.

*Bupati Bangka bahwa memang benar terjadi peningkatan stunting di wilayah Kab. Bangka sehingga mengharapkan Kepada pemprov benar – benar melakukan intervensi dalam menanggulangi peningkatan stunting.

Wali kota pangkal pinang bahwa untuk wilayah pangkal pinang presentasi terkait dengan masalah stunting tersebut merupakan wilayah stunting yang rendah diantara daerah di Prov. Bangka Belitung .

*Gubernur Bangka Belitung mengahrapkan dapat mengupdate data stunting di daerah Bangka Belitung kepada pemerintah pusat yang berkaitan Pembangunan TPA regional sebagai berikut

“Tanggapan dari Wali kota pangkal pinang saat ini dinas wali kota pangkal pinang telah membebaskan tanah seluas 2 hektar untuk menjdi alokasi TPA di wilayah pangkal pinang sebelum pembangunan TPA regional.

“Tanggapan dari bupati belitung untuk diwilayahnya Terkait dengan TPA memang sangat penting untuk diwilayah  belitung akan tetapi kendala dalam pembangunan TPA rencana lokasi pembangunn merupakan lahan hutan sehingga sampai saat ini belum dapat dilaksanakan .

“Tanggapan Bupati Bangka Barat saat ini pemda babar sudah menangani permasalahan pengelolaan sampah yang telah di bangun TPA di Pal 9, akan tetapu masih terkendala dari masyarakaat yang masih sembarangan membuang sampah meski telah diberikan sarana kotak sampah di pinggir jalan.

“Tanggapan Bupati Bangka bahwa jangan hanya sebagai penampungan sampah lebih baik lagi dengan rencana pembangunan pengelolaan sampah sehingga jumlh tersebut tidak banyak.

“Pemerintahan provinsi Menyiapkan lokasi pembuangan sampah, pemanfaatan SDM sebagai karyawan pengelola sampah.

Melakukan promosi wisata di kep. Bangka belitung dengan menggunakan maskapai penerbangan.

Event Pariwisata skala nasional dan internasional Dengan tidak berbangga dan berbesar diri, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditetapkan sebagai 10 destinasi Indonesia.

Tidak menunda penerimaan anggaran yang telah dianggarkan oleh Pemerintah pusat.

“Menggunakan dana Bantauan dengan tepat waktu.

“Sangsi bagi penggunaan Dana bantuan yang tidak sesuai dan tidak tepat waktu dengan dilakukkn Pengecekan kondisi fisik.

“Pembangunan penerangan umum dengan destinasi tempat wisata.    Intervensi pencegahan banjir.(**)

Biro Bangka Barat : SAC/AP

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *