Press "Enter" to skip to content

Politeknik Kodiklatad Tampilkan 10 Item dalam Indo Defence Expo & Forum. 2018

Jakarta 

Garuda-News.Id

Sebagai bagian dari Masyarakat dunia, Indonesia senantiasa menginginkan interaksi yang harmonis dan kerjasama yang saling menguntungkan diantara sesama negara. Indo Defence 2018 menjadi kesempatan bagi industri pertahanan Indonesia untuk menunjukkan kapasitasnya kepada dunia Internasional.

Pelaksanaan Indo Defence Expo & Forum 2018 yang di buka oleh Wakil Presiden RI H. Jusuf Kalla ini, dilaksanakan di JIExpo (Jakarta Internasional Expo) Kemayoran, Jakarta dari tanggal 7 November s/d 10 November 2018, tampak salah satu Stand yang menonjol Politeknik Kodiklatad.

Letkol Arh Desyderius selaku Kepala Program Studi Telekomunikasi Militer Politeknik Kodiklatad menjelaskan kepada awak media

“Kami dari Politeknik Kodiklatad dalam event ini menampilkan yang berkaitan dengan Alutsista TNI, misalnya Sub Corner, Ban Tanpa Angin, Robot Tempur, Mortir Latih, Sentrigan dan lain lain. Ini merupakan Litbang (Penelitian dan Pengembangan) dari Dosen Politeknik dan hasil karya mahasiswa produk tugas akhir. Kami di Politeknik memiliki 3 Program Studi diantaranya Telekomunikasi Militer, Elektronika Sistem Senjata, dan Otomotif Ranpur.

Salah satu Produk yang kami tampilkan ini (Roda tanpa udara) merupakan prototipe pertama, kedepannya kalau ada uji kompetensi dan kelayakan bisa ditingkatkan, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Mabesad (Markas Besar TNI Angkatan Darat) untuk menjalin kerjasama dengan Pabrikan, supaya diperbanyak dan dapat dipergunakan di dalam kendaraan tempur kita (off road) untuk segala Medan. Roda Tanpa angin ini yang merupakan produk Litbang, baru di presentasikan khusus bagi jajaran Angkatan Darat sebagai bentuk pertanggungjawaban kami telah dibiayai untuk Litbang,” ujar Letkol Arh Desyderius

Letkol Arh Desy juga menambahkan “Politeknik Kodiklatad ini setara D4, dengan Kualifikasi kelulusan S.Tr.T (Sarjana Terapan Teknik). Prospek lulusan dari Politeknik ini nanti akan ditempatkan disatuan-satuan yang sesuai dengan disiplin ilmunya, semisal jurusan Telekomunikasi ditempatkan di Direktorat Perhubungan, Jurusan Otomotif dibengkel Peralatan, dan lain lain. Lulusan ini nantinya untuk kenaikan pangkat juga disesuaikan, biasanya bisa mendahului dari teman-temannya, karena mempunyai kualifikasi sarjana, ujar Letkol Arh Desyderius dengan penuh semangat

Sementara itu Komandan Politeknik Kodiklatad Kolonel Czi Bagus Antonov Hardito, MA menyampaikan

“Kami memiliki Motto Prajurit TNI AD yang Profesional, Efektif, Efesien dan Modern dengan visi Menjadi Perguruan tinggi Vokasi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) matra darat menuju kemandirian teknologi militer.

Sementara itu Misi kami menyelenggarakan dan mengembangkan pendidikan Vokasi yang unggul dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi didukung dengan integritas kepribadian yang baik dan jasmani prima guna mewujudkan kemandirian dibidang teknologi matra darat.

menyelenggarakan penelitian terapan dibidang ilpengtek alutsista matra darat sesuai kebutuhan TNI AD, menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dan satuan-satuan dilingkungan TNI AD dengan menerapkan & mengimplementasikan ilpengtek militer matra darat, menyelenggarakan sistem pengelolaan pendidikan berdasar pada prinsip pembinaan TNI AD dan pendidikan tinggi dilingkungan Ditjendikti,

menyelenggarakan kerjasama dengan berbagai Perguruan tinggi dan institusi lain guna mengembangkan keilmuan dan teknologi yang berkaitan dengan bidang pertahanan, mengoptimalkan pembinaan kemampuan sumber daya fungsi organik Poltekad dalam mendukung fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam rangka mencapai keberhasilan Tugas Pokok Politeknik Kodiklatad maupun tugas pokok TNI AD,” ulas Kol.Czi Bagus Antonov Hardito,MA – Komandan Politeknik Kodiklatad yang berkantor di Ksatrian Arhanud, Pendem, Junrejo, Kota Batu ini mengakhiri.**

(Megy)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *