Press "Enter" to skip to content

Peristiwa Sebelum Terjadinya Suara Ledakan di SPBU Kampak

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

PANGKALPINANG – Menjamurnya oknum pengerit BBM Jenis Premium di beberapa SPBU dikeluhkan oleh konsumen yang akan mengisi BBM jenis Permium.

SPBU yang berada di kelurahan kepala tujuh kecamatan Gerunggang, tempatnya di kampak ini ,seharusnya bisa menjadi perhatia pihak PT. Pertamina dan pengelola ,yang mana konsumen yang akan mengisi BBM jenis Permium harus berlawanan arus ketika akan melakukan pengisian BBM jenis Permium di dalam SPBU tersebut.

Hal itu disampaikan oleh salah satu konsumen yang batal mengisi permium di SPBU itu ,informasi ini didapat media ini ,sebelum terjadinya peristiwa suara ledakan yang berasal dari salah satu mobil bercat merah di dalam lingkungan SPBU .

Dan sebelum terjadinya peristiwa suara keras seperti suara ledakan itu, “‘P” selaku Konsumen yang akan mengisi BBM jenis Permium sempat menayakan. ke petugas SPBU apakah ada Bahan Bakar permium ? “petugas itu menjawab kalau permium ada,tapi harus mengantri disitu sambil menunjukan jarinya kearah yang berlawanan “Hal itu ,disampaikan salah satu petugas SPBU ,tadi sore kepada ” P” yang merupakan awak media ini. Sebelum terjadinya suara seperti ledakan di area SPBU tersebut.

Sementara itu, Pantauan awak media ini, paska sebelum SPBU ditutup lebih awal oleh pengelola SPBU ,Saptu (9/11/2019) ,sekitar Pukul 13:26 Wib atau sebelum terjadinya suara ledakan.terpantau Barisan Motor Besar ,dan Mobil diduga milik para pengerit sedang antri untuk mendapatkan BBM jenis Permium.

Ironisnya pihak pengelola SPBU Kampak lebih mengutamkan pengerit BBM jenis Permium dari pada konsumen yang akan mengisi bahan bakar jenis permium ‘ sedangkan ‘untuk Para pengerit di buka satu arah oleh petugas SPBU ,sementara untuk konsumen yang ingin membeli BBM jenis Permium harus Memundurkan kendaraan roda empatnya,alias berlawan arah demi untuk mendapatkan permium di SPBU itu.

“Dikutip dari salah satu media online kalau SPBU 24.331144 di kawasan Kampak, Sabtu (9/11/2019) sore ditutup pihak pengelola. Dikarenakan sebelumnya sekitar pukul 15.30 WIB, sebuah mobil merk hyundai warna merah meledak.

Diduga mobil tadi adalah salah satu pengerit bahan bakar minyak jenis premium. Hanya saja pihak kepolisian saat ini masih mengambil keterangan dari saksi dalam penyelidikan.

Sampai berita ini dimuat (10/11), awak media ini masih terus berusaha menghubunggi pihak pengelola SPBU dan Pt. pertamina untuk dilakukan konfirmasi lebih lanjut.**

(Pur)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *