Press "Enter" to skip to content

Penyembelihan Sapi Qurban bantuan Presiden DiMasjid Al’Hikmah Lenggang Belitung Timur

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Belitung Timur – Penyembelihan 1 ekor Sapi Qurban bantuan dari Presiden RI Joko Widodo,
Penyembilahan yang dilakukan oleh tokoh agama Dusun Jaya Pak Usman berlangsung dihalaman Masjid Al’ Hikmah Desa Lenggang Kecamatan Gantung Belitung Timur ( 11/8)

Penyembelihan Hewan Qurban bantuan Presiden disaksikan oleh Bupati Yuslih, sekda ikhwan Fahrozi, Camat Gantung Yusmawandi, Kapolsek Gantung Iptu Karyadi, Asisten Sayono, Kasat Pol-PP Zikril Kades Lenggang, Kades Gantung serta jajaran pengurus Masjid Al’Hikmah, juga hadir dari pengawas bidang peternak pusat Dayat, Propinsi Babel Dodi, dan Kabupaten Beltim Heru.

” Sapi qurban bantuan Presiden Jokowi dengan bobot 1,171 kilogram, jenis Sapi Persilangan Limousin-Madura,”

Bupati Belitung Timur yang hadir menyaksikan penyembelihan hewan qurban mengatakan, kita wajib bersyukur dan ucapan terima kasih atas bantuan sapi qurban dari presiden Jokowi, sapi qurban sudah disembelih dan akan diberikan pada yang berhak menerimanya dan akan berguna bagi masyarakat,” ujar Yuslih

Menurut Yuslih makna dari berqurban adalah kepatuhan dan dimulai dari kepatuhan dan ketaatan kepada Allah SWT,
Penyembelihan hewan kurban didasari kisah Nabi Ibrahim, yang sempat diperintahkan Allah untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail. Setelah berdiskusi dengan Ismail, Ibrahim membulatkan tekad. Ketika itulah, Allah mengganti Ismail dengan domba, sehingga Ibrahim tetap dapat menyembelih kurban, tetapi tidak mengorbankan sang putra,” jelasnya.
(Kisah ini terekam dalam Alquran, Surah Ash-Shaffat ayat 103 hingga 107.)

Pengurus Masjid Al’ Hikmah Desa Lenggang Firman mengatakan merasa bersyukur dan terima kasih atas bantuan hewan qurban dari Bapak Presiden Jokowi, kemaren sore diserah Bupati Yuslih kepada kami, ” terang Firman
” Sapi qurban bantuan dari Presiden ini dengan berat 1,171 kilogram nantinya akan dibagikan di 7 Desa di-Kecamatan Gantung selanjutnya diserahkan kepada yang berhak menerimanya termasuk juga kaum dhufa,” jelas firman.**

( Niza karyadi)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *