Press "Enter" to skip to content

Pejabat Tidak Ikut Job Fit Bisa Saja Mutasi

Belitung Timur

Garuda-News.Id

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Beltim, Yuspian menekankan pelaksanaan job fit tidak bisa terpisahkan dari proses seleksi jabatan dan job fit yang dilakukan sebelumnya. Manajemen Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) sudah dipandu dan dipantau langsung Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Ditekankannya sebelum melakukan job fit, BKPSDM harus mengusulkan dan meminta persetujuan dari KASN. Barulah setelah diberikan izin bisa dilakukan job fit.

“Yang kami usulkan 8 orang, yang disetujui semuanya. Kenapa cuman 8 orang saja, karena kan yang lain (pimpinan OPD) sudah pernah mengikuti seleksi atau job fit. Jadi dak perlu lagi,” ungkap Yuspian.

Menurutnya yang bisa mengikuti evaluasi kesesuaian jabatan adalah pejabat yang sudah minimal dua tahun berada dalam jabatan. Sedangkan yang sudah 5 tahun, wajib dievaluasi.

“Namun tidak menutup kemungkinan yang belum dua tahun bisa, kalau ada penurunan kinerja atau kesalahan fatal bisa saja langsung dievaluasi. Kita kan yang sudah dilantik, sudah ada kontrak kinerja dengan pimpinan daerah,” kata Yuspian.

Ditambahkannya pada saat melakukan penempatan atau mutasi nantinya, bukan hanya dilakukan pada 8 JPT yang ikut job fit. Pejabat yang tidak ikut job fit saat ini pun bisa saja dimutasi.

“Contohnya saja Kepala Dinas Kominfo Pak Hartoyo, Beliau sudah pernah kan ikut asessmen, hasilnya masih ada, terekam. Hasilnya berlaku selama dua tahun, termasuk yang pernah ikut lelang atau job fit lainnya,” jelas Yuspian.**

Niza karyadi

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *