Press "Enter" to skip to content

Pasi Ops Dim 0413/Bka Lanjutkan Razia Penertiban Tambang Ilegal Bersama Kabag Ops Polresta Pangkal pinang

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Pangkalpinang – Pasi Ops Dim 0413/Bka Kapten Inf P.Ginting melaksanakan apel kesiapan dalam rangka razia penertiban tambang ilegal di kawasan DAS Pangkal Arang (daerah Rusunawa) yang dipimpin langsung Kompol Jaidman Sitohang Kabag Ops Polres Pangkal pinang, Rabu (26/06/19).

Penyampaian Kabag Ops Polresta Pangkalpinang Kompol Jadiman Sitohang mengatakan ” bahwa penertiban dilakukan guna menindak lanjuti laporan masyarakat dan mengantisipasi kemungkinan timbulnya konflik sosial di lingkungan tersebut

Yang berkesinambungan secara bersama sama melakukan tindakan yang intinya agar tambang illegal timah di kawasan DAS pangkalarang Kel Ketapang  yang melintas di Wil. Pangkalbalam, terutama di hilir Sungai Rangkui agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Masyarakat di sepanjang kawasan DAS ini merasa terganggu apalagi aktivitas tambang illegal dikerjakan pada malam hari, Penertiban dilakukan bekerjasama dengan instansi terkait dengan harapan agar masyarakat setempat merasa aman. Penertiban ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Kota Pangkalpinang baik terhadap tambang illegal di darat maupun dikawasan DAS.


Plt Kasad Pol PP Kota Pangkalpinang Martoni menyampaikan, bahwa penertiban tambang illegal di wilayah Kota Pangkalpinang akan terus diintensifkan terutama dikawasan DAS yang berpotensi memicu konflik sosial dengan kepentingan masyarakat nelayan setempat.

Permasalahan penambangan di wilayah Kota Pangkalpinang sudah dijelaskan pada Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang RTRW yang mengatakan bahwa di seluruh wilayah Kota Pangkalpinang tidak ada peruntukan kawasan untuk penambangan dalam bentuk apapun.

“Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan penertiban di daerah Pangkal arang kel. Ketapang Kec. Pangkalbalam Kota Pangkalpinang, Dalam razia tersebut tidak ada TI yang beroperasi dan beberapa Ponton TI yang ada dilokasi  langsung dilaksanakan pembongkaran dan pembakaran.

Kegiatan razia tersebut berdasarkan perintah dari Pemkot Kota Pangkalpinang yang dibentuk Tim Gabungan untuk melaksnakan razia dlam 1 bulan sebanyak 2 kali agar wilayah Kota Pangkalpinang terbebas dari para penambang.

” Dalam kegiatan razia tersebut tidak didapatkan ponton milik anggota TNI ataupun yg mengunakan nama istansi TNI.**

Penulis : Tika

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *