Press "Enter" to skip to content

Pantai Takari Diserbu Tambang Rajuk, Kades : Saya Tidak Pernah Berikan Rekom

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

SUNGAILIAT – Kawasan wisata Pantai Takari Dusun Tanjung Ratu Desa Rebo Kacamatan Sungailiat Kabupaten Bangka saat ini mulai di serbu oleh puluhan aktivitas pertambangan ilegal jenis rajuk. Jum’at (12/07/2019).

Hal ini terlihat saat tim media mendatangi lokasi di pantai tersebut pada Kamis (11/07/19). Puluhan ponton tambang ilegal jenis rajuk sedang melakukan aktivitas tidak jauh dari bibir pantai.

Ketua Nelayan Dusun Tanjung Ratu Desa Rebo Kecamatan Sungailiat, Iswadi saat di jumpai dilokasi tersebut mengatakan, aktivitas pertambangan sudah berjalan semenjak bulan puasa kemarin hingga sampai saat ini.

“legal atau tidak ilegalnya saya tidak tahu, sebelumnya dilokasi sini PT Timah yang turun dan mengambil timahnya,
dijaga oleh Satpam dari perusahaan tersebut,” ujar Iswadi.

Dikatakan Iswandi, lokasi ini masuk IUP PT Timah dan untuk sekarang lokasi tersebut tidak lagi dikerjakan oleh PT Timah. “Sekarang yang bekerja masyarakat sekitar sini,” ungkapnya

Lanjut dikatakannya , pengepul hasil timah dari lokasi tersebut di tampung oleh bos JK rata rata perhari kurang lebih dari 1 hingga 2 ton perhari.

“Timah ditampung oleh Bos Jk, karena Bos Jk merupakan Mitra PT Timah,” terang Iswandi Ketua Nelayan Dusun Tanjung Ratu.

Ia menambahkan , aktivitas tambang tersebut menurutnya, Kepala Desa (Kades) sudah mengetahui tetapi tidak berani juga mengijinkan.


“Kades sudah tahu keberadaan aktivitas tambang disini namun kades juga tidak berani mengijinkan, siapa juga tidak berani mengijinkan karena semua ini Ilegal,” tuturnya.

Kepala Desa Rebo, Fendi saat ditemui dirumahnya mengatakan, “terkait penambangan tersebut dirinya tidak tahu, baik itu pengurusnya maupun panitianya.

“Pihak pemerintah Desa tidak pernah mendapat laporan dari masyarakat akan adanya aktivitas tambang tersebut begitu juga Pemerintah Desa tidak pernah mengeluarkan rekomendasi apapun,” katanya.

Menurut Fendi, jika kami pemerintah desa memberi rekom kepada para penambang tersebut berarti kami melegalkan aktivitas tersebut.

“Saya ini cuma Kades, mana berani saya memberikan rekom kepada para penambang untuk melakukan aktivitas,” ucap Fendi.

Sekali lagi dikatakannya, saya tidak pernah mengijinkan ataupun memberi rekom apapun kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas pertambangan diwilayah Dusun Tanjung Ratu Desa Rebo Kecamatan Sungailiat,” tegas Fendi selaku Kades Rebo.**

(3s)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *