Press "Enter" to skip to content

Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Pelantikan dan Deklarasi Pengurus Aliansi Dosen Nahada (ADN) Wilayah Jawa Timur

JAWA TIMUR
GARUDA-NEWS.ID

Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Pelantikan dan Deklarasi Pengurus Aliansi Dosen Nahada (ADN) Wilayah Jawa Timur

Malang – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han) menghadiri Pelantikan dan Deklarasi Pengurus Aliansi Dosen Nahada (ADN) Wilayah Jawa Timur bertempat di Ruang Sidang Balai Kota Malang. Minggu (5/7).

Kepengurusan Dosen Nahdatul Ulama (NU) yang tergabung dalam Aliansi Dosen Nahada (ADN) resmi dilantik. Pelantikan ini dihadiri oleh para dosen dari berbagai perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Jawa Timur.

Pelantikan dan Deklarasi ini bertujuan untuk lebih menegaskan kiprah ADN dalam menangkal paham Radikalisme dan intoleransi yang marak di kalangan generasi muda khususnya di kalangan Civitas Akademika. Dalam deklarasi tersebut, ADN menitikberatkan pada semangat kebangkitan para dosen dalam memerangi paham radikalisme yang kemungkinan timbul di lingkungan kampus dengan melakukan tindakan deteksi dini baik kepada para dosen, tenaga pendidik maupun mahasiswa.

Sementara Itu Pangdivif 2 Kostrad dalam sambutannya menyampaikan, “Divisi Infanteri 2 Kostrad senantiasa akan memberikan dukungan guna tercapainya tujuan Aliansi Dosen Nahada, untuk bersama-sama mengawal dan menjaga generasi muda penerus bangsa yang memiliki kesetiaan terhadap Ideologi Pancasila dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

“Divisi Infanteri 2 Kostrad dan Aliansi Dosen Nahada pada dasarnya memiliki tugas dan kewajiban yang sama dalam menjaga dan mengawal keutuhan NKRI. Aliansi Dosen Nahada melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi nya, sedangkan Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit nya,” tambah Pangdiv.

“Saya berharap, Aliansi Dosen Nahada khususnya dan Nahdlatul Ulama pada umumnya bukan sekedar sarana atau alat untuk berjuang, untuk memperbaiki umat atau generasi bangsa ini, akan tetapi sekaligus menjadi salah satu “Kawah Candradimuka” bagi Bangsa dan Negara untuk mencetak generasi emas,” pungkas Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr (Han).**

Ana

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *