Press "Enter" to skip to content

Majelis Taklim Se-Kota Pangkalpinang Semarak Ikuti Forsil Akbar Salimah

Garuda-News.ID Pangkalpinang-Sekitar 300-an Anggota Majelis Taklim se-Kota Pangkalpinang memadati Rumah Dinas Walikota Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Sabtu, 05/05/2018.

Mereka mengikuti Forum Silaturahim Majelis Taklim Akbar (Forsil MT) Akbar yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimah Kep. Bangka Belitung (PW Salimah Babel) dan Pengajian Al Hidayah Kota Pangkalpinang.

Acara tersebut merupakan serangkaian acara Silaturahim Nasional Salimah 2018  Tanggal 5-6 Mei 2018 di Hotel Puri 56 Pangkalpinang.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Kesatuan Pembangunan dan Politik (Kesbangpol) Suhartini, SH, MM, yang dalam kesemoatan tadi, sekaligus membuka acara tersebut. Beliau sangat mendukung kegiatan Forsil tersebut dan berharap ibu-ibu peserta bisa menjadi produktif dan kontributif.

“Saya sangat senang bisa ikut dalam acara seperti ini, semoga ibu-ibu disini bisa menjadi produktif dan kontributif sesuai dengan tema acara hari ini”, ujar Suhartini dengan semangat.

Sementara itu Ketua PW Salimah Babel yang diwakili Sekretaris PW Salimah Babel Meiristia Komariah, S.Km, M.Epid menjelaskan bahwa Kegiatan Forsil Majelis Taklim merupakan wadah untuk belajar Islam. “Forsil ini adalah program unggulan Salimah sebagai wadah bagi perempuan untuk belajar keislamanan,” jelas Tia sapaan sehari-harinya.

Ustdzah Sinta Santi, Lc dalam ceramah tarhib ramadhan menguraikan tentang pentingnya persiapan Ramadhan. “Mengapa persiapan ramadhan ini penting?karena ramadhan merupakan bulan istimewa dan bulan agung”, jelas Sinta. Oleh karena itu sebagaimana tamu agung harus dipersiapkan untuk menyambutnya.

Menurut Ustdzah yang pernah belajar di Kairo Mesir ini, dengan mengingatkan persiapan ramadhan akan menjadi tameng diri. ” Dengan kita mengingatkan untuk ramadhan ini akan menjadi tameng, perisai, penguat dan pelindung serta menjaga kesabaran kita,” jelasnya.

Selain itu, Sinta menambahkan bahwa dengan mentarhibkan ramadhan agar kita mudah mengingat tentang keutamaan ramadhan sehingga tidak sia-sia amalan kita. “Kita mentarhibkan ramadhan supaya bisa mengingat keutamaan ramadhan, agar tidak sia-sia amalan kita dan kita bisa memaksimalkan amalan di bulan ramadhan yang hanya satu kali.dalam setahun,” paparnya.

Para peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan seputar ramadhan yang ditanyakan kepada pembicara.

Diakhir acara dilakukan Launching Wakaf 200 Quran secara simbolis diberikan kepada Suyati dari majelis taklim Nurul.Barokah Kelurahan Temberan dan Gerakan Tebar 1000 mukenah pada dhuafa se-Bangka Belitung secara simbolis diberikan pada Mardiana warga Kecamatan Girimaya. (*)

naskah :Tim Humas dan Media PD Salimah Kota Pangkalpinang

edited by : deby

video edited by : annas

Ini Kesan Dan Pesan Kepala Sekolah SMAN 4 Pada Alumni

Garuda-News.ID Pangkalpinang – Farewell Party aelalu mengharu-biru bagi para pesertanya.

Pun demikian dengan Kelas XII Angkatan Ke XXV SMA Negeri 4 yang baru saja melakukan pesta perpisahan.

Dan mereka akan melukiskan kenangan manis di memori kehidupan mereka dengan gurunya, sekolahnya, ruang favorit kelasnya, ibu kantin yang selalu ceria, atau mungkin dengan gebetan adik kelas yang charming.

Nah pembaca, di Minggu pagi, 06/05 ini, redaksi coba menyajikan satu video dokumentasi soal tersebut. Monggo disimak.(*)

reporter/presenter : winda/ biro pangkalpinang

video edited by : annas

script : LH

Harga Komoditas Cabai Kembali Alami Kenaikan 

Garuda-News.ID Pangkalpinang – Beberapa pekan kedepan sudah memasuki bulan suci ramadhan, namun harga-harga beberapa komoditas masih saja fluktuatif. Seiring pelemahan kurs rupiah terhadap dollar, Sabtu, 05/05.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, ada kenaikan walau tidak signifikan dua jenis komoditas, yakni cabai merah keriting dan cabai rawit merah.

Beberapa faktor yang mendukung kenaikan disinyalir mulai dari kurang lancarnya pasokan cabai dari luar Pulau Bangka, dan adanya peningkatan konsumsi komoditas cabai yang jelang bulan suci, sementara stok diyakini masih kurang.

Khusus harga cabai merah keriting berada di angka Rp. 40.150/Kg atau naik Rp. 1000/Kg-nya. Selanjutnya, untuk harga cabai rawit merah ada di angka Rp. 40.000/Kg, atau naik Rp.350/Kg, dari harga Rp. 39.650/kg.

Sementara itu, harga berbagai bahan sembako lainnya berdasarkan rilis PIHPS Nasional yang berlaku di Pasar Tradisional Pangkalpinang, harga daging sapi kualitas 1 harga tak alami kenaikan, tetap di angka Rp.123 750 per kikogram, gula pasir kualitas premium, juga tetap di harga Rp.13 450 per kilogram.

Dan terakhir, harga daging sapi kualitas 2 super tetap Rp. 101 900 perkilogram, cabai rawit hijau tetap di harga Rp.36 750 perkilogram, untuk gula pasir lokal, harga masih betengger di angka Rp.12 450 perkilogram. (*)

 

penulis/editor : LH/haykal

Kesya Salim, Pelantun Dag Dig Dug Ini Punya ‘Rahasia’ Di Kamarnya

Garuda-News.ID Babel – Tidak banyak yang tahu, bahwa artis penyanyi berbakat asal Bangka Belitung, Kesya Salim ternyata memiliki rahasia di dalam kamar tidurnya, Sabtu, 05/05.

Dalam wawancara eksklusif awak media GN, presenter Adelia membeberkan pada pembaca di tayangan video berikut.

Penasaran? Yuk kita tonton video-nya. (*)

Reporter : Adelia

video editing : Annas-Yoggy

creative director : M Iqbal

APJII Gelar Munas Ke X, Ini Peran Startegisnya Menurut Tedi Supardi Muslih

Garuda-News.ID Jakarta – Internet merupakan sistem global dari jaringan komputer yang saling terhubung memanfaatkan internet protocol suite (TCP/IP) dimana jalur bisnisnya merentang jauh melampau sekat dan batas antar negara.

Maka tidak aneh jika pemangku kepentingan bisnis ini sangat perlu berkolaborasi demi meningkatkan layanan dari teknologi ini.

Saat ini, penggunaan Internet sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari dan terus berkembang pesat. Selain dari jumlah pengguna yang terus bertambah, layanan yang diberikan pun semakin bervariasi dan menggeser teknologi konvensional.

Aplikasi Voice-over Internet Protocol (VoIP), Instant Messaging (IM), Video Call, dan Tele-Conference, adalah contoh nyata penerapan teknologi Internet sudah perlahan tapi pasti menggusur peran layanan telekomunikasi konvensional seperti voice call dan SMS

Tedi Supardi Muslih, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga di dewan pengurus Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), yang juga mencalonkan diri sebagai calon Ketua Umum APJII periode 2018-2021 menjelaskan tentang peran strategis asosiasi yang didirikan sejak tanggal 15 Mei 1996 ini.

Mendekati 22 tahun usianya, dewan pengurus APJII sebenarnya telah meletakan berbagai fondasi penting dalam pengembangan industri internet di Indonesia, diantaranya melalui: penetapan tarif jasa internet, pembentukan Indonesia-Network Information Center (ID-NIC), pembentukan Indonesia Internet Exchange, negosiasi tarif infrastruktur jasa telekomunikasi, dan pembuatan usulan jumlah dan jenis provider Penyedia Jasa Internet (Internet Service Provider).

Tedi yang saat ini mencalonkan diri menjadi calon Ketua Umum APJII periode 2018-2021, menjelaskan APJII mempunyai fungsi strategis dalam kancah global karena asosiasi ini telah didaulat oleh badan Internet dunia Asia Pacific Network Information Center (APNIC), untuk bertindak sebagai National Internet Registry untuk Indonesia.

APJII menyediakan layanan alokasi dan pendaftaran Internet resources (IP Address dan Autonomous System Number, atau ASN) dengan tujuan memungkinkan komunikasi melalui open system network protocols.

“Penomoran IP merupakan bagian dari sebuah sistem komunikasi yang sangat dibutuhkan dalam komunikasi internet dunia. Apalagi saat ini seluruh komunikasi yang bersifat tradisional atau analog, mulai beralih ke sistem IP Based,” ujar Tedi, yang merupakan pemilik dan pendiri PC24 Group, yakni bisnis grup yang bergerak dibidang komputer IT solution.

“Akibatnya komunikasi video conference, telepon, transaksi bisnis, update informasi/berita, pelacakan lokasi, dan lain-lain kini mudah dan murah dilakukan, berkat adanya platform internet,” ungkapnya.

Untuk memudahkan pengelolaan informasi jaringan nasional, APJII menginisiasi Indonesia Network Information Center (ID-NIC) yang mempunyai fungsi dan peran dalam penyediaan informasi jaringan di Indonesia, sesuai dengan kebutuhan di dalam negeri maupun untuk kepentingan masyarakat Internasional.

Peran penting APJII dituangkan jelas dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 32 tahun 2015 tentang Pengelolaan Nomor Protokol Internet dan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Nomor 785 tahun 2017 tentang Pengelolaan Nomor Protokol Internet Nasional. Dalam Permen ini, APJII menjalankan fungsi teknis sebagai Pengelola Protokol Internet Nasional

Tidak hanya itu, APJII juga telah berperan penting dalam pengadaan interkonektivitas dan telah membangun mekanisme operasional, teknis dan administratif untuk menjamin distribusi internet resources bagi anggotanya.

Salah satu upaya untuk memfasilitasi ketersediaan internet di daerah, APJII telah membentuk jaringan interkoneksi nasional untuk digunakan oleh setiap Penyelenggara Jasa Internet yang memiliki ijin beroperasi di Indonesia yakni disebut Indonesia Internet Exchange (IIX).

Munas APJII

Tahun 2018 adalah tahun penting APJII terkait kepengurusan organisasinya karena pada tanggal 7-8 Mei akan diadakan Musyawarah Nasional (Munas) ke 10 yang bertempat di Inaya Putri Bali.

Dalam kesempatan ini, anggota APJII beranggotakan lebih dari 400 perusahaan penyelenggara jasa internet (ISP) yang juga merupakan anggota ID-NIC akan memilih pengurus barunya untuk periode 2018-2021. Tidak tertutup kemungkinan hasil Munas akan memperpanjang masa kepengurusan hingga 5 tahun.

APJII telah memperluas keanggotannya karen diluar ISP, ada lebih dari 1.000 perusahaan perusahaan lainnya yang berkepentingan terhadap industri ini juga menjadi anggota, misalnya perusahaan penyedia teknologi (technology provider).

Sebagai kandidat ketua umum, Tedi melihat banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan asosiasi ini, misalnya Sejak awal pembentukannya, APJII telah meninisiasi draft Undang-Undang Internet guna meregulasi industri ini. Dalam kaitan ini, asosiasi memberikan masukan pada proses pembuatan regulasi baru yang berhubungan dengan industri internet.

“Sayangnya pemerintah banyak lainnya, padahal Undang Undang ini penting untuk meregulasi industri ini,” ujar Tedi.

Selain itu, ada regulasi mendesak untuk segeral di golkan yakni rancangan undang undang RUU Perlindungan Data Pribadi sebagai prioritas dalam program legislasi nasional (prolegnas) Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia. Hal ini masuk domain Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) namun APJII berkepentingan dan berperan penting dalam memberi masukan.

Menurut Tedi yang juga berperan aktif sebagai salah satu konseptor sberdirinya Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), skandal bocornya data pengguna Facebook menjadi momentum penting untuk Indonesia untuk segera mengimplementasikan perlundungan privasi konsumen yyang merupakan hak yang harus dihormati.

Sebagai calon ketua umum, Tedi berencana membangun suatu tim adhoc di dalam APJII yang responsive terutama untuk menangani masalah yang bersifat urgen, terutama melindungi kepentingan para anggota khususnya, juga kepentingan nasional pada umumnya. Akan juga diadakan riset dan pengembangan bersama, serta training sertifikasi yang berguna bagi anggota, selain juga mempererat hubungan dengan instansi pemerintah.

“Kedaulatan ruang cyber dalam konteks konvensional itu dibatasi oleh hal fisik seperti darat, laut, udara, dan diatur oleh rezim internasional. Uniknya, di ruang cyber itu batas-batasnya hanya berupa nomor IP. Oleh sebab itu, pelaku industri inilah yang berada di garda terdepan dalam menjamin kenyamanan publik menggunakan layanan internet,” ungkap Tedi, yang juga menjabat sebagai IT Cyber Security Specialist di Tim Asian Games 2018 di Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

APJII selama ini telah membantu, dari sisi pendampingan untuk melakukan kajia, telaah, dari sisi teknis, hukum, dan legal atas semua aturan perundangan yang berdampak untuk industri internet secara keseluruhan.

Tedi menawarkan beberapa program terkait pencalonannya sebagai Ketua Umum APJII di Munas ke 10 APJII nanti. Diantaranya menjamin ketersediaan kolaboratif Content Delivery Network di 34 propinsi di Indonesia yang menyediakan fasilitas IIX.

CDN adalah sebuah sistem jaringan server yang berfungsi mendistribusikan konten ke dalam sebuah aplikasi/web ke pengguna internet. Menurut program Tedi, ketersediaan CDN akan bisa dinikmati di Banda Aceh, Medan, Padang, Pekan Baru,Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Selor, Samarinda, Banjarmasin, Denpasar, Mataram, Kupang, Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Sofifi, Ambon, Manokwari, dan Jayapura.

Program lainnya adalah menyediakan pelayananan konsultasi gratis satu pintu terkait perizinan dan regulasi Internet untuk anggota dan calon anggota APJII, mengembangkan aplikasi untuk mempermudah ISP ketika membuat laporan pelayanan publik USO/BHP/LKO dalam format yang seragam.

Tedi juga berencana membantu ISP yang berskala mikro melalui pemberian subsidi selama 6 bulan, dan memberikan pelatihan teknis, asistensi pengembangan dan transfer knowledge untuk menciptakan SDM yang berkualitas, dan menjamin seluruh kebutuhan internet protokol (IP V4 / IPV6) untuk seluruh anggota APJII yang sesuai peraturan dan menjadikan Indonesia sebagai pengguna IP terbesar di Asia.

Menurut pakar di dunia Internet yang pernah duduk sebagai ketua bidang kemitraan desk ketahanan & keamanan informasi cyber nasional (DK2ICN) di Kementrian politik, hukum & keamanan RI 2014, APJII juga sejatinya perlu memperkuat jalinan kemitraan dengan pemerintah, institusi pendidikan dan institusi swasta, media massa, selain juga kerjasama luar negeri.

Tedi mengapresiasi pengurus APJII saat ini, yang telah melakukan berbagai tugas penting untuk bermitra dengan banyak instansi pemerintah, misalnya Kemkominfo untuk perlawanan ISP gelap; untuk kesetaraan aturan yang wajar dalam mendapatkan proyek-proyek pemerintah, baik pusat maupundaerah.

Diluar kepentingan bisnis, APJII, menurut Tedi perlu memperkuat sosialisasi hal-hal yang berhubungan dengan internet dan industrinya, misalnya sosialisasi mengenai ISP illegal, internet sehat, sosialisasi internet bagi pengguna awal.

Separuh Populasi Indonesia Punya Akses Internet

Industri Internet berkembang sangat pesat di nusantara. Indonesia merupakan satu negara yang lebih dari sparuh populasinya telah mendapatkan akses Internet. Artinya, teknologi ini telah berdampak besar dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut hasil survei APJII, jumlah pengguna internet di Indonesia pada 2017 mencapai 143 juta jiwa dari total 262 juta penduduk. Sayangnya penetrasi akses internet di nusantara belum merata. Berdasarkan wilayah, lebih dari separuh atau 58,08 persen pengguna internet di Indonesia pada tahun 2017 berada di Pulau Jawa dan sisanya di luar Jawa.

Tedi meyakini pertumbuhan pengguna internet ke depannya akan semakin lebih baik karena masih berlangsungnya realisasi mega proyek pemerintah Palapa Ring.

“Proyek tersebut menjadi harapan APJII agar penetrasi internet semakin merata di seluruh daerah. Hal ini diharapkan bisa memperbesar jenis layanan yang disediakan oleh teknologi ini untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Begitu besarnya peran industri Internet ini, hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memproyeksikan pada 2020, ekonomi digital di Indonesia bisa tumbuh mencapai 130 miliar dollar AS atau Rp 1.700 triliun (kurs Rp 13.333 per dollar AS). Angka ini setara dengan 20 persen dari estimasi total PDB (produk domestik bruto) Indonesia.

Tahun 2017 sebesar menurut perhitungan pemerintah, ekonomi digital di Indonesia berkontribusi sebesar 75 miliar dollar AS atau Rp 1.000 triliun.

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), menjelaskan untuk mencapai proyeksi ekonomi digital ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yakni: sumber daya manusia yang memadai, infrastrukur logistik harus bisa dipenuhi, proteksi konsumen, perpajakan, keamanan, dan infrastruktur pendukung teknologi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution juga mengatakan pertumbuhan ekonomi digital ini penting untuk mengembangkan ekonomi inklusif karena pemerintah ingin menempatkan Indonesia sebagai Negara Digital Economy terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Melalui pesatnya pertumbuhan Internet, pemerintah menargetkan dapat menciptakan 1.000 technopreneurs baru pada 2020 dengan valuasi bisnis US$ 10 miliar.

“APJII bisa berperan dalam kemajuan ekosistem Industri Internet untuk membuat industri ini lebih kondusif,” ungkap Tedi.

Curriculum Vitae Tedi Supardi Muslih :

– Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga APJII 2015-2018

– Tim Asian Games 2018, IT Cyber Security Specialist, Kementrian Komunikasi dan Informatika 2018

– Tim SIMAN Sinergi Sosial Media Aparatur Negara, nKementrian Politik Hukum dan Keamanan

– Tim Teknologi Informasi Saber PUngli (Sapu Bersih Pungutan Liar), Kementrian Politik Hukum dan Keamanan

– Berperan aktif melalui Cyberspace Desk Nasional dalam pembahasan dan pembentukan BSSN

– Tim Ahli Cyberspace Desk Nasional, Kementrian Politik Hukum & Keamanan Republik Indonesia

– Ketua bidang kemitraan desk ketahanan & keamanan informasi cyber nasional (DK2ICN) Kementrian politik, hukum & keamanan RI 2014

– Menginisiasi dan mengawal terbentuknya desk ketahanan dan keamanan informasi cyber nasional (DK2ICN), Kementrian Politik Hukum dan Keamanan RI.

Pengalaman lainnya :

– PT IPTV Indonesia, Komisaris Utama 2012 – Sekarang

– PT PC24 Telekomunikasi Indonesia, Komisaris Utama 2011 – Sekarang

– PT Prima Mandiri Utama, ipaymu.com

– Komisaris 2011-2014

– PT PC24 Cyber Indonesia, Direktur Utama 2006 – Sekarang

– PT Perdana Citra Komputer Indonesia, Komisaris 1996

– PT PC24 Computer Indonesia, Komisaris Utama 1992-Sekarang.(*)

 

editor : haykal

(artikel ini dikutip dari kumparan dengan judul berbeda)

Masyarakat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Gelar Acara Pengukuhan 

Garuda-News.ID Bangka Belitung – Kekerabatan dalam masyarakat Indonesia merupakan suatu hal yang sudah turun temurun, bisa dikatakan bersenyawa dengan adat istiadat ketimuran.

Oleh karena itu, di Sabtu pagi ini, 05/05, bertempat di pendopo komplek perumahan Gubernur Babel Pangkalpinang, Masyarakat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) menggelar acara pengukuhan pengurus untuk wilayah Babel.

Dalam kesempatan tadi, beberapa ritual penyambutan khas masyarakat Sulawesi Selatan juga berlangsung dengan khidmat, serta dihadiri beberapa tetua adat masyarakat Sulawesi selatan.

Sebagai informasi, pada acara ini juga dilakukan dua pengukuhan sekaligus, yakni pengurus wilayah masyarakat kerukunan keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), dan pengurus wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS).

Sementara itu, untuk pengurus KKSS, dilakukan langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Dr Andi Jamaro Dulung, Msi.

Serta pengukuhan Pengurus Wilayah Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) masa bakti 2017-2022, dan kali ini pengurus wilayah dilantik oleh Hajjah Nurwasih Noor.(*)

 

 

penulis/editor : LH/haykal

photographer: septa

Sewenang-wenang ! Baru Lima Hari Kerja, Langsung Diberhentikan Secara Sepihak

Garuda-News.ID Bangka – Dalam UU No 13 Tahun 2003, Pasal 62, telah diatur bahwa apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu).

Pihak yang mengakhiri hubungan kerja diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya sebesar upah pekerja/buruh sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja.

Kejadian pemberhentian sepihak ini dialami oleh salah seorang warga kota Sungailiat, Provinsi Bangka Belitung, dimana dalam wawancara via telpon tadi, Ia mengatakan soal pemberhentian secara sepihak ini.

Menurut penuturan Lisa (20 tahun), awalnya sekitar seminggu yang lalu dirinya mendapatkan panggilan masuk di telepon yang menyatakan bahwa dirinya diterima bekerja pada suatu perusahaan PT. Tu*** DM atau agen pemegang penjualan merk kendaraan roda dua cukup ternama, yang beralamat di Selindung, Pangkalpinang.

“Iya waktu ditelepon untuk datang ke kantor tersebut, saya langsung tandatangani kontrak kerja selama dua tahun, katanya langsung diterima,” katanya, Jumat, 04/05.

Ia melanjutkan bahwa setelah tandatangan kontrak tadi, dirinya seperti biasa masuk kerja, dan seingat dia selama lima hari kerja. “Tau-tau saya dipanggil kedalam ruangan Kepala Cabang (S), dan diberhentikan begitu saja, katanya dari pertama Pak ® memang tidak mau menerima, yapi anehnya saya bisa tandatangan kontrak,diberhentikan juga tanpa pesangon dan tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,” keluh dia.

Terpisah, sampai berita ini diturunkan, redaksi masih mengupayakan konfirmasi terhadap Kepala Cabang PT. Tu*** DM, yang beralamat di Selindung.(*)

GN biro sungiliat

hyk

Pembukaan Kejuaraan Judo Kartika Cup XI 2018 Dihadiri KASAD Jend.TNI Mulyono  

Garuda-News.ID Palembang – Kepala Staff Angkatan Darat, Jenderal TNI Mulyono menghadiri giat acara Pembukaan Kejuaraan Judo Junior Kartika Cup ke XI di Gedung Dinning Hall Wisma Atlet Jakabaring Sport Center, Palembang, Jumat, 0405.

Pada acara tadi juga dihadiri oleh beberapa petinggi institusi TNI dan POLRI, diantaranya adalah, Asissten Logistik KASAD, Mayjen TNI Irwan, Pangdam ll/SWJ, Mayjen TNI A.M. Putranto, Kapolda Sumsel, yang diwakili oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno MH, Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial. PSC., M.Tr. (Han), Irdam ll/Swj, Kol Inf Ridho Hermawan, Danlanud SMH Herlambang, Kol Pnb Easter Hariyanto, Danrem 044/Gapo (Kol Inf Iman Budiman, para Asisten Kasdam ll/Swj, serta para Kabalakdam ll/Swj.

Dalam acara tadi, juga dilakukan penyerahan dana tanggap satuan kepada Kodim 0428/Mukomuko, Kodim 0430/Banyuasin dan Kikav 5/GCC di Wisma Atlit (JSC). (*)

 

 

 

GN biro sumsel

video edited by : Annas/biro bangka barat

script edited by : hyk

 

 

Membaca Buku, Membuka Cakrawala Dunia

Garuda-News.ID Bangka Barat – Membaca buku adalah membuka cakrawala dunia. Dengan membaca diharapkan akan memperluas wawasan serta pemahaman bagi para penikmat buku.

Dengan semangat demikian, hari ini, Jumat, 04/05, diadakan acara bedah buku “Dibawah Bendera Revolusi” yang diselenggarakan di Museum Timah kota Muntok Bangka Barat, dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Markus, SH.

Saat menyampaikan kata sambutan, Markus mengatakan, bahwa buku merupakan jendela dunia, ungkapan bijak yang benar adanya, membaca buku memperluas wawasan dan dapat merubah pola pikir pembacanya menjadi lebih terbuka terhadap perkembangan atau ide-ide baru.

“Begitu juga halnya, ketika kita membaca buku ”DI BAWAH  BENDERA REVOLUSI”. Dimana beliau dari masa kecil, masa remaja sampai menjabat sebagai Presiden pertama RI, buku tersebut juga merupakan buah pemikiran founding father bangsa ini, IR.SOEKARNO. Beliau juga menentang sisa-sisa Imperialisme Barat “ yang begitu dekat dalam kehidupan bangsa setelah dijajah oleh bangsa asing selama lebih dari 300 tahun lamanya,” urai dia, Jumat, 04/05.

Ditambahkannya, bahwa buku ini, jika boleh diibaratkan sebagai pegangan untuk Rakyat Indonesia yang benar-benar ingin membangun sebuah negara yang mempunyai jati diri, sebagai pengingat bahwa berjuang itu tidak hanya pada saat kita berperang saja.  “Saya juga berharap bedah buku ini mendapat motivasi dan inspirasi bagi kita semua,” imbuh dia.(*)

 

reporter : gm, wartawan biro bangka barat

editor : haykal yubi

KPAI Peringati Hari Anti Bullying Internasional Di Kopi Johny Bersama Hotman Paris Dan Komunitas Stop Bullying

Garuda-News.ID Jakarta – Tindakan bullying memang kerap dialami banyak orang tanpa memandang usia. Kasus bully yang kerap terjadi dikalangan anak-anak dan remaja sebenarnya sangat memprihatinkan. Bahkan beberapa kasus menunjukkan bahwa anak korban Bullying sangat tertekan hingga memutuskan bunuh diri.

Pada rilis yang diterima redaksi, KPAI mennyatakan, sebuah studi malahan mengatakan bahwa hanya terdapat 20 persen orang ikut campur tangan jika menyaksikan atau mengetahui kasus bully, berarti 80% orang lainnya abai atau tidak berbuat apa-apa saat menyaksikan atau mengetahui kasus bullying di sekitarnya.

“Bullying berdampak negatif terhadap semua pihak yang terlibat, baik terhadap Target (Korban Bullying), Pelaku Bullying, Bystander/Saksi (yang menyaksikan kejadian Bullying), dan terhadap Sekolah jika terjadi di lembaga pendidikan,” kata Komisoner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading, Jumat, 04/05.

Lanjut Retno, Bullying biasanya terjadi berulang dalam jangka waktu yang cukup panjang dan umumnya ada relasi tak seimbang antara korban dengan pelaku bullying,”Dampak bullying yang dirasakan anak korban diantaranya adalah mengalami depresi (murung, engan bergaul, ketakutan), Kurang Menghargai Diri Sendiri, memiliki Masalah Kesehatan akibat Psikologis dan Prestasi Akademik Menurun,serta  dapat memiliki Pikiran untuk bunuh diri. Jadi jangan remehkan Bullying,” tambah Retno lagi.

Berkenaan dengan Peringatan Hari Anti Bullying sedunia pada 4 Mei 2018 yang sudah ditetapkan  PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) sejak 2012 atau 6 tahun yang lalu, maka KPAI memperingati bersama dengan Lawyer Sahabat Anak Hotman Paris, KAMI, LPAI (Lembaga Perlindungan Anak Indonesia), Komunitas Sudah Dong, para artis pendukung film “Stop Bullying” yang diproduksi Surya Film, dan perwakilan sekolah di Kedai Kopi Johny Kelapa Gading, pada Jumat 4 Mei 2018 pukul 06.00-08.00 wib.  

“Ini untuk pertama kalinya ada kolaborasi bareng berbagai pihak untuk mengkampanyekan “Anti Bullying,” ucap Retno.

Mari Bantu Stop Bullying

Anak Korban dan Anak Saksi Bullying harus dibantu agar bisa melindungi dirinya dari bullying dan membantu anak korban bullying dengan mendorong :

Pertama, Rehabilitasi korban bully sangat penting karena akan mengobati luka batinnya sehigga tidak akan memiliki perasaan pembalasan.

Kedua, Pelaku bullying sebagian besar pernah menjadi korban bully. Ketika, Oleh karena itu pelaku juga harus direhabilitasi kejiwaannya agar secara psikologis dapat pulih dari perasaan dendam dan tersakiti.

Salam Anti Bullying!
#jangananggapremehbullying

 

 

sumber : press rilis KPAI

editor : haykal

BKN Sasar Kesetaraan Kompetensi ASN di Papua dan Papua Barat

Garuda-News.ID Papua – Percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat ditetapkan sebagai agenda kerja nasional oleh Presiden RI, yang secara khusus menargetkan wilayah terdepan (perbatasan), terpencil, dan tertinggal, Kamis, 03/05.

Salah  satu strategi pembangunan di Papua dan Papua Barat yang ditetapkan pada program ini dengan melakukan pendampingan terhadap aparatur pemerintah daerah dan masyarakat. Pelaksanaan realisasi program nasional ini disampaikan melalui Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Sebagai tindak lanjut INPRES tersebut, BKN menjadi instansi pertama yang bergerak ke Provinsi Papua dan Papua Barat untuk menjangkau layanan kepegawaian, khususnya bagi ASN di kedua wilayah tersebut melalui Program Pendekatan Pelayanan Kepegawaian (P2K) guna “Menjangkau Untuk Melayani” penguatan tata kelola dan kelembagaan  di Papua dan Papua Barat.

Untuk melaksanakan Program P2K, secara bertahap BKN menerjunkan 200 personel yang menjangkau 22 Kabupaten di wilayah Provinsi Papua dan 13 Kabupaten di wilayah Provinsi Papua Barat. Personel yang telibat terdiri dari PNS BKN Pusat dan Kantor Regional BKN yang tersebar di 14 provinsi dari Aceh sampai Jayapura, sekaligus sebagai wujud penguatan kebhinekaan di Indonesia timur. Program P2K akan berlangsung dalam jangka waktu pelaksanaan sejak April sampai dengan Mei 2018.

Program ini berfokus pada 3 komponen manajemen kepegawaian, yaitu (1) Pemutakhiran data kepegawaian ASN; (2) Diseminasi regulasi kepegawaian terbaru sesuai Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN; dan (3) Simulasi Computer Assisted Test (CAT) BKN, dengan rincian kegiatan sebagai berikut:

Sinkronisasi, verifikasi, dan validasi data kepegawaian; Sosialisasi “My SAPK” (Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian);

Diseminasi regulasi kepegawaian yang meliputi PeraturanPemerintahNomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS; Peraturan BKN Nomor 21 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Jabatan Fungsional, dan Jabatan Pimpinan Tinggi; Peraturan BKN Nomor 24 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Cuti PNS; Peraturan BKN Nomor 2 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemberian Pertimbangan Teknis Pensiun.

Simulasi CAT BKN untuk sistem rekrutmen dan promosi/mutasi di Papua; Penyelesaian permasalahan kenaikan pangkat, pensiun, dan mutasi, Bimbingan teknis penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP).

 

SIARAN PERS Nomor 001/RILIS/BKN/IV/2018

Jamaah Masjid Al-Huqama Istighosah di Kejagung

Garuda-News.ID Jakarta – Sejumlah jamaah Masjid Al-Huqama beserta warga masyarakat komplek Badan Diklat (Badiklat) Kejaksaan Agung RI di Kelurahan Ragunan mengikuti acara Doa bersama dan Yasinan bersama yang diadakan di dalam area lapangan tembak Adhyaksa Badiklat Shooting Club, Jakarta Selatan, Kamis 3 Mei 2018.

Acara doa bersama yang biasa disebut juga istigosah itu dilaksanakan guna meminta kepada Allah SWT agar diberikan rasa aman dan keselamatan bagi pengguna area lapangan tembak tersebut.

Terlihat hadir dalam acara Yasinan dan Do’a bersama ini, para pejabat
di lingkungan Badiklat, para tokoh masyarakat dan perwakilan peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) angkatan 75. Acara doa bersama dan pembacaan Yasin itu dipimpin oleh ustadz masjid Al-Huqama, Badiklat Kejagung.

Sebagaimana diketahui bahwa lapangan tembak Adhiyaksa Badiklat Kejagung baru saja selesai pembangunannya. Oleh karena itu, sebagaimana kebiasaan masyarakat kita, sebelum digunakan secara rutin, perlu dilakukan doa syukur sekaligus memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar diberikan selalu keselamatan dan perlindungan bagi setiap aktivitas pengguna lapangan tembak dimaksud.

Lapangan tembak yang berada di sisi samping kolam renang itu mempunyai dua lajur. ” Itu dulunya bekas gudang, isinya kita bersihkan, kemudian dibuat lapangan tembak,” kata Kaban Diklat, Setia Untung Arimuladi  beberapa waktu lalu saat mendampingi Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Jambin dan Jamintel meninjau lapangan tembak itu.

Acara do’a bersama diakhiri dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kabid Sunproklap Azis selanjutnya diikuti makan bersama dengan
para jamaah.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, lapangan tembak Adhyaksa Badiklat Shooting Club telah ditinjau langsung oleh Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Jambin, Jam Intel dan Deputi RB Menpan usai membuka acara Bimtek (Bimbingan Teknis) Reformasi Birokrasi Kejaksaann RI. (*) 

 

sumber/penulis: (ZER/Red)

editor : LH

Sinergi Penegak Hukum Mewujudkan Citarum Harum

Garuda-News.ID Bandung – Kejaksaan mendukung penuh langkah Pemerintah dalam mewujudkan Citarum yang lebih bersih dan lebh harum demi kesejahteraan masyarakat.

Melalui peran Jaksa sebagai Penuntut Umum, Jaksa Pengacara Negara maupun Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Kejaksaan siap besinergi dengan pemangku kepentingan terkait lainnya dalam mendorong implementasi peraturan presiden nomor 15 tahun 2018 merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mengatasi secara tuntas permasalahan pencemaran dan kerusakan sungai citarum melalui upaya yang terintegrasi dan bekelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Jaksa Agung Muda Intelijen ( JAM-INTEL) Dr. Jan S Maringka pada acara Deklarasi Bersama Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan D.A.S Citarum, Bandung, Kamis 03/05/2018.

Dihadapan sekitar 1.200 peserta yang terdiri dari para pelaku usaha dan pemangku kepentingan terkait dalam penanganan DAS Citarum, Jan Maringka menyampaikan bahwa diperlukan perubahan mindset bahwa hukum bukanlah sebuah industri yang keberhasilannya hanya dapat dinilai dari banyaknya perkara yang ditangani. ” Sebaliknya penegakan hukum dikatakan berhasil apabila mampu menekan tingkat kejahatan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat,” ujar Jan

Ditegaskan “Untuk itu dengan mengejar big fish pelaku usaha nakal dan mengedepankan perkara yang berkualitas, maka diharapkan upaya penegakan hukum baik melalui mekanisme pidana dan keperdataan dapat menciptakan efek jera guna meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan hidup di DAS Citarum,” bebernya

Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan tersebut Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menristekdikti Muhammad Natsir, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, serta Jaksa Agung RI yg diwakili oleh Jaksa Agung Muda Intelijen Dr.Jan S Maringka.

Acara deklarasi juga dihadiri oleh Pejabat Eselon I dan perwakilan dari Kementerian / Lembaga, TNI, Polri yang tergabung dalam Tim Pengarah Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan D.A.S Citarum.

Pada akhir acara, dilakukan penandatanganan deklarasi dari para pelaku usaha untuk mewujudkan sungai citarum yg lebih harum.(*)

 

 

Penulis : Zer

editor : LH

Kontingen TMMD Ke 101 Bertolak Menuju Sumsel

Garuda-News.ID Muntok – Rombongan Pers TMMD Ke 101, yang siang tadi baru saja menginjakkan kaki di bumi serumpun sebalai, akhirnya sore ini meninggalkan pulau Bangka untuk kemudian menuju ke Palembang, Kamis, 03/05.

Kontingen Pers TMMD Ke 101 tahun 2018, yang baru saja bertugas di Desa Batu Penyu Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung timur, kali ini dipimpin SERTU Gatot. S, dengan kekuatan personil 29 orang.

Pantauan awak media GN, kontingen TMMD Ke 101 ini sore tadi langsung bertolak dari Pelabuhan Mentok, Kabupaten Bangka Barat menuju Pelabuhan Tanjung Siapi- api, di kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan.(*)

 

reporter : Iksan, wartawan GN biro bangka barat

editor : haykal

Finally, Siswa Dan Siswi SMA Di Pangkalpinang Rayakan Kelulusan

Garuda-News.ID Pangkalpinang – Sebanyak hampir 200-an murid Sekolah Menengah Atas di Pangkalpinang, hari ini rayakan kelulusan dari sekolah masing-masing, Kamis, 03/05.

Setelah berjuang hampir selama empat hari dalam Ujian National Berbasis Komputer atau UNBK 2018 , akhirnya mereka bisa sedikit menarik nafas legs, walaupun tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata.

“Iya seneng sih, tapi emang belom tau mau lanjut kuliah atau langsung kerja, yang penting happy dulu lah,” kata Satria, seorang siswa SMA 4 Pangkalpinang saat ditemui wartawan di rumah kerabatnya di Pangkalpinang, Kamis, 03/05.(*)

reporter : satria/GN biro Pangkalpinang

edited by : haykal

Rombongan Pers TMMD Ke 101 Tiba Di Pangkalpinang

Garuda-News.ID Pangkalpinang – Rombongan Pers TNI Manunggal Masuk Desa Ke 101 yang sebelumnya bertugas di Desa Batu Penyu, Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung timur, dipimpin oleh Kapt CHB Pianto Lingga, tiba di pelabuhan laut Pangkalbalam, Kamis, 03/05.

Rombongan TMMD Ke 101 tersebut diketahui terdiri dari anggota pers Zipur 2 Prabumulih sebanyak 15 personil, dipimpin oleh SERDA Oktarico, kemudian anggota pers YonArhanud 12 Palembang dengan 15 anggota, yang dikomandoi oleh SERDA Fahmi Pambela, dan terakhir anggota pers Hub rem 045/ Gaya sejumlah 2 orang dipimpin oleh Kapten Inf Pianto Lingga.

Selanjutnya rombongan TMMD 101 ini akan menuju ke Pelabuhan Mentok, di Kabupaten Bangka Barat. (*)

 

penulis/editor : haykal yubi

Resi Gudang Dinilai Gagal, Ini Tanggapan Petani Lada Babel

Garuda-News.ID Babel – Program Pemprov Babel soal resi gudang lada bagi para petani lada setempat, banyak yang menilai belum berjalan dengan baik, bahkan sebagian kalangan menilai gagal, Kamis, 03/05.

Untuk itu redaksi melakukan wawancara dengan petani lada asal Desa Mendo, Kecamatan Mendo Barat, Jafry.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini adalah pemerintah provinsi Babel, dinilai tidak mampu menjaga harga komoditas lada yang saat ini cenderung turun..

“Harga saat ini ditentukan sama pasar yang liar. Sehingga pembeli besar atau para ekportir yang mengendalikan harga, padahal permintaan dunia stabil, harga lada dunia di Eropa juga stabil dan kualitas lada kita juga baik,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, ketika harga anjlok petani lada tidak mungkin mau menyimpan lada mereka di gudang. Karena sistem resi gudang hanya menjamin 75 persen nilai atau modal yang akan di berikan ke petani, sedangkan 25 persennya untuk jaminan dari nila lada yang akan di-resi gudangkan.

“Akibatnya petani enggan menyimpan lada mereka di gudang walaupun dari pemerintah ada program sertifikasi mutu lada ini. Walaupun mutu baik tapi kalau pasar tidak dikontrol itu sama saja,” kritik Jafry yang diketahui juga sebagai Ketua Asosiasi Petani Karet di Babel ini.

Masih menurutnya, pemerintah daerah harus bisa mengendalikan atau mengontrol harga komoditas lada ini agar petani bisa berminat untuk menyimpan lada mereka di gudang. Pemerintah daerah harus mengeluarkan kebijakan yang pro petani agar para pemain mafia harga lada ini tidak bebas.

“Sambil bersamaan perintah daerah dengan programnya tadi, bersama petani untuk meningkatkan mutu dan meningkatkan hasil produksi yang lebih baik lagi, dan terpenting adalah, Pemprov Babel harus tegas terhadap mafia lada ini,” tandasnya.(*)

 

penulis/editor : LH