Press "Enter" to skip to content

Mengenal Passanggrahan Wisma Ranggam Di Muntok

Garuda-News.ID Muntok – banyak yang belum tau tentang sejarah passanggrahan muntok bahkan warga bangka barat, padahal banyak nilai sejarah yang dapat diketahui, minggu, 01/07.

Pembangunan passanggrahan ini tidak ada referensi yang tepat untuk mengatakan tahun yang tepat, dari sejarah BTW( Banka Tin Winning) dibangun pada tahun 1816, bergulirnya waktu residennya berpindah ke pangkal pinang pada tahun 1913.

Sebelum dijadikan wisma atau pengasingan bangunan ini menjadi gedung pengadilan salah satu tahanannya yaitu pangeran Hario R. M pakuningprang yang ditugaskam di aceh namun ia membangkang seharusnya memerangi pasukan aceh justru berbalik berpihak kepada pasukan aceh untuk melawan belanda.

Pangeran Hario R. M pakuningprang hanya bertahan selama 7 bulan dalam tahanan wisma dan dimakamkan di kebun nanas, 1948 agresi militer belanda 2,pada tahun 1949 wisma ranggam dijadikan tempat pengasingan para pemimpin proklamator, 22 desember 1948 telah berangkat bung Hatta, abdul gani, assa’ad, dan surya darma, tanggal 31 desember yang berangkat pak Room, 6 February 1949 menyusul H. Agus salim dan bung karno ke Menumbing dan wisma ranggam.

Untuk pengasingan 4 di menumbing dan 4 di wisma, yang di wisma yaiti Ir. Soekarno, H. Agus salim, ali sastro, dan Room, untuk yang di menumbing yaiti bung Hatta, surya darma, as sa’ad, dan abdul gani. Di wisma ranggam Ir. Soekarno selalu ingin dekat dengan rakyat dan ia tidak mau ada kegiatan yang kosong.

Ir soekarno mulai diasingkan pada 6 February 1949 sampai dengan 5 july dan saat itu masih negara RIS di Bangka yang memiliki presiden sendiri yaitu yusuf rasidi dam bangka baru bergabung ke NKRI pada tanggal 4 april 1950.

Pada tahun 1929 passanggrahan BTW digunakan sebagai tempat wismanya karyawan BTW dari kapal keruk plaben yang beroperasi dari ranggam desa pait belo laut, hingga nama passanggrahan BTW perlahan-lahan berganti sebutan sebagai wisma ranggam. Sementara dalam foto udara 1931 dikenal passanggrahan te Muntok/ passanggrahan di Muntok / passanggrahan muntok.

Tugu proklamasi mulai dibangun secara gotong royong oleh Masyarakat Muntok pada tanggal 26 September 1950, dan selesai pada awal 1951. Bangunan Tugu proklamasi yang sketsa dan denahnya digambar oleh DjinalL Tunggak(arsitek) dan A. Mualim Yasin(seniman). Sedangkan deskripsi sanjak/ inkripsi pada tugu dibuat oleh M. Hasan Ali, dikenal dengan nama Hasan Kengkang.

Di wisma ranggam juga pernah ada sejarah pelarian bendera merah putih dan disinilah sang patriot sejati bung karno menangis tersedu-sedu didepan bendera pusaka Merah Putih saat di bentangkan di ruangan Wisma Ranggam dan disini juga lahirnya gambar lambang negara pancasila.
“Wisma Ranggam pernah beberapa kali mengalami beberapa renofasi pada tahun 1924,1927, 1929, 1953 dan pada tahun 1990an wisma ranggam terbengkalai dan pada akhirnya di renofasi kembali pada tahun 2003, dan 2010” ungkap pengurus Wisma Ranggam, Alfani. (*)

Biro Bangka Barat :SAC/Annas

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *