Press "Enter" to skip to content

Makjlebb ! Ini Jawaban INES, Dituding Tidak Kredibel : “Kami Sudah Buktikan di Pilkada DKI Jakarta 2017”

Garuda-News.ID Jakarta – Hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) menunjukkan bahwa elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto meningkat signifikan, bahkan hingga mengalahkan Presiden Joko Widodo.

Hal ini dinilai kontradiktif dengan hasil lembaga survei lain yang lebih banyak menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi justru di atas Prabowo. Ini justru memunculkan asumsi di beberapa pihak bahwa lembaga ini didukung oleh Partai Gerindra.

Direktur INES, Oskar Vitriano menjelaskan, bahwa lembaganya merupakan lembaga independen yang tidak terafiliasi dengan tokoh maupun partai manapun. Hal ini pun sudah teruji saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

“Kami bisa menunjukkan kredibilitas INES di Pilkada DKI Jakarta 2017. INES menyampaikan hasil survei dengan tepat seperti Real Account KPU,” jelas Oskar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (6/5).

Oskar menyebut, dalam melakukan survei, INES menggunakan dana sendiri, metode yang dilakukannya pun dengan metode akademis yang dapat dipercaya.

“Dana yang kami gunakan untuk survei ini dari kami sendiri secara kelembagaan. Dan dalam survei ini, kami melakukan kajian secara akademis dengan mempersiakan metodologi survei yang sudah diakui,” ujarnya.

Tudingan tersebut juga dibantah keras oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono. Ia mengungkap bahwa INES merupakan lembaga kredibel yang mumpuni.

“Monggo aja ada tudingan miring. Yang pasti INES bukan bagian dari Gerindra. INES itu independen, dia lembaga survei yang paling tepat,” kata Arief.

Diberitakan sebelumnya, survei INES menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 50,20 persen, sementara Jokowi meraih 27,70 persen. Disusul oleh Gatot Nurmatyo sebesar 7,4 persen dan tokoh lain sebesar 14,7 persen.(*)

 

Akurat.Co

foto : radarindonesia

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *