Press "Enter" to skip to content

Lomba Balap Merpati,Polres Sampang Terkesan Tutup Mata

Sampang,Madura

Garuda-News.Id

Ajang perjudian besar antar Kabupaten sepertinya dibiarkan bebas, Sepertinya ajang tersebut dikemas dengan modus lomba Burung Merpati Balap (MB) yang di selenggarakan di sebuah lapangan di desa Ragung Kecamatan Torjun Sampang pada tanggal 28-30 September 2018 yang lalu.

Anam selaku Penglok Sampang bersama Pengda PPMBSI Jatim menggelar lomba burung merpati tersebut bertajuk Liga Jatim Putaran ke-7 dengan total hadiah uang sebesar Rp 50 juta, yang mana di duga perjudian tersebut dapat berlangsung saat lomba.

Dari hasil Investigasi awak media dilapangan ketika menayakan salah satu peserta Namanya tidakmau di cantumkan, Iniasial (RF), Dia bilang dari pecinta hoby lomba burung antar daerah sangat menyayangkan lomba tersebut sambil berjudi.

“Tapi kenapa setiap ada lomba burung merpati di Sampang diduga dijadikan ajang perjudian tapi kenapa tidak ada teguran dari panitia penyelenggara, ini kan lomba resmi PPMBSI, Apa mungkin karena ketua penglok Sampang dari oknum anggota Polres Sampang sehingga di biarkan saja, kata RF ”.

Ungkapan di atas sangatlah berbeda dengan apa yang disampaikan peserta sebut saja (K) saat ditanya oleh awak media, Menurut K “itu semua sudah bukan rahasia” mas kata Dia, karena perjudian dalam lomba seperti ini sudah tradisi, “asal saja ketua pengloknya berada dilokasi lomba pasti aman”.

“Mungkin anda mau bukti bahwa disini bebas berjudi ya mas kata K silahkan buktikan sendiri (sambil menyodorkan kunci dan surat mobilnya), jika nanti kamu tidak bisa berjudi silahkan ambil ini,” kata dia dengan serius.

Ketika di singgung sedikit oleh awak media kenapa bisa sampai bebas berjudi dalam limba ini ya, (K) malah senyum.

“Kanpanitia penyelenggara ajang lomba ini ketua panitianya dari oknum Polres Sampang, yang juga didukung oleh seorang Big Bos yang dirasa kuat dan banyak uangnya, Percuma saja meskipun dilaporin kepada pihak yang berwajib tidak akan Di gubris, karena diduga sebelumnya sudah berkordinasi dengan pihak Polres Sampang terlebih dahulu, Bebernya.

Sementara itu garudanews.id berupaya untuk mengkonfirmasi pihak Polres Sampang untuk mempertanyakan kebenaran dugaan adanya praktek perjudian di perlombaan balap merpati tersebut.**

Redaksi

 

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *