Press "Enter" to skip to content

Kurun Waktu Juli Hingga 8 September 2019, Terjadi 135 Titik Karhutla Di-Beltim

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Belitung Timur, – Akibat cuaca panas, kering dan berangin memicu terjadinya karhutla, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Belitung Timur, mencatat, 135 titik Karhutla dengan total luas lahan yang terbakar di seluruh wilayah Belitung Timur sejak Juli hingga 8 Sept 2019 hingga saat ini mencapai 224,500 hektare. Itu dikarenakan setiap hari selalu terjadi kebakaran lahan di sejumlah kecamatan.

Jumlah lahan yang terbakar dari Juli – 8 September 2019, hingga sekarang sejumlah 135 titik kebakaran,” ujar Kasi Kedaruratan dan logistik BPBD Beltim Surya Maulana, SE, Senin, 9 September 2019. Diruang kerjanya.

Menurutnya lahan yang paling luas terjadinya kebakaran dilokasi Kawasan Tebat Rasau Desa Lintang Simpang Renggiang dan lokasi kawasan hutan perkebunan sawit dikecamatan Simpang pesak mencapai antara 14-16 hektar, data kebakaran hutan dan lahan kami perkuat dengan laporan tim pemadam kebakaran, ” jelasnya.

” Semenjak Juli hingga saat ini tim menggunakan 2 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit damkar kondisinya tidak bisa dipakai, memang mobil Damkar kita masih kurang, karna kita melayani 7 kecamatan di Belitung Timur,
Dalam pelaksanaan tim pemadam kebakaran kita juga dibantu dari TNI-Polri, juga bantuan tenaga dari tim Tagana,
Hal yang menjadi kendala bagi tim Damkar hadapi ketika mobil mogok sementara ada terjadi kebakaran,” tukas Surya
“Kurangnya mobil Damkar sementara melayani 7 kecamatan tim menjadi kewalahan dan kadangkala tidak dapat diatasi, dan tiap kecamatan minta, tapi kami tidak bisa, jadi mobil damkar tetap dikantor BPBD, jika ada laporan langsung kita respon.

” Dengan musim kering dan panas saat ini, kita sudah sampaikan himbauan dan sosialisasi kemasyarakat maupun kesekolah-sekolah, jangan membakar dan buang puntung rokok sembarangan serta melalui pemadangan spanduk bahaya kebakaran, ” kata Surya.**

( Niza karyadi)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *