Press "Enter" to skip to content

Kurau Timur Kembangkan Distinasi Wisata Alam Mangrove

Kurau, Garuda-News.Id –  Kawasan Ekowisata Mangrove dan Bangunan peninggalan bersejarah pada zaman Jepang,sudah ada di Desa Kurau Timur, Kecamatan,Koba Kabupaten Bangka Tengah Prov. Kep. Babel, walaupun bangunan bersejarah tersebut sudah di penuhi akan akar mangrove dewasa, namun mempunyai daya pesona tersendiri untuk menjadi destinasi wisata alam.Rabu,(26/09/18)

Destinasi wisata alam yang dimiliki desa Kurau Timur ini bisa di tempuh dengan jarak sekitar 35 menit dari pusat kota Pangkalpinang, dan juga dihuni rombongan kera berekor panjang yang selalu mencari makan di sekitar bangunan bersejarah tersebut, sehingga membuat daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung sambil memberi makan para kera itu.

Hal menarik lainnya yang bisa di lihat dari Kawasan Ekowisata Mangrove, berupa Keindahan Sunrise yang mengiasai cakrawala di kawasan Mangrove Kurau Timur yang dapat disaksikan melalui Track Jalan yang dibangun melintasi tepian Sungai Kurau adalah pesona alami yang diharapkan Mampu Menjadikan Kawasan Ekowisata Mangrove Desa Kurau Timur.

Gema/Gaung dari Pergerakan KTH Gempita pada Kawasan Ekowisata Mangrove Desa Kurau Timur yang baru seumur jagung ini pun telah terdengar ke berbagai pihak yang berkaitan dengan perencanaan ini, seperti DisHut Provinsi, BPDAS, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi hingga ke telinga Gubernur Kepulauan Bangka Belitung akan berkunjung ke Kawasan Ekowisata Mangrove Desa Kurau Timur pada hari kamis tanggal 27 September 2018 mendatang.

Selain itu Ferdy Efandy Ketua DPW JPK Pemerintah Babel sangat berharap Keberlangsungan Pengembangan Ekowisata Mangrove Kurau Timur, dapat segera terwujud. Maka, Solidaritas antar anggota KTH harus tetap terjaga dan terjalin komunikasi hingga berdiskusi. Fokus pada Satu pertanyaan, “Mau dibawa kemana Ekowisata Mangrove Kurau Timur ini,” Tegasnya.

Tak hanya itu Rikky Fermana, S.IP selaku ketua DPW HPI juga ikut senang serta mendukung langkah warga Kurau adanya Pengembangan Ekowisata Mangrove Kurau Timur ini.

“Pengembangan Ekowisata Mangrove di desa Kurau harus mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provins dan Pemkab Bateng, itulah bentuk kepedulian pemda terhadap masyarakat Kurau.

“Yang peduli dengan lingkungannya kemudian Kawasan Ekowisat yang dikembangkan oleh Warga Kurau akan menjadi Potensi Income bagi Daerah tersebut jika dikelola dengan baik dan Profesional,” Tukas Rikky.(**)

Penulis : Sono

Editor : Ary

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *