Press "Enter" to skip to content

KPAD SEMBANGI SANG JENDERAL

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Pangkalpinang – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD)Provinsi Bangka Belitung mendatangi ruang kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Anang syarif Hidayat dalam rangka pemberian apresiasi kepada kapolda dalam penekanan khususnya kasus-kasus terhadap anak khususnya diwilayah provinsi kepulauan Bangka Belitung.Senin (13/01/2020).

Dalam kesempatan tersebut ketua KPAD Sapta Qodria Muafi,SH didamping oleh sekretaris Try Murtini,S.Pd dan beberapa komisoner seperti Yuli Sistriani,S.Pd dan Nova Irawaty,S.Psi dan staff, kedatangan komisi perlindungan anak daerah yang merupakan perpanjangan tangan KPAI di daerah.

Langsung diterima oleh Kapolda dan beberapa jajaran yang berada di Polda Bangka Belitung di ruang kerjanya senin siang pukul 14.05 Wib. Dalam pertemuan singkat tersebut ditandai pemberian penghargaan dan plakat dari KPAD dan berikan cinderamata dari Kapolda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Di kesempatan tersebut maksud kedatangan KPAD memberikan penghargaan adalah sebagai bentuk kepedulian kapolda dan jajaran dalam menyingkapi kasus-kasus yang melibatkan anak terutama kasus yang berada di batu belubang yang berdampak 47 anak di ungsikan ke polresta pangkalpinang.

Malam itu kapolda langsung turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi anak-anak tersebut dan kemudian berkordinasi dengan KPAD untuk memfasilitasi korban anak-anak tersebut dan menciptakan suasana tetap kondusif hingga anak tersebut di pulangkan ke rumah masing-masing dan masyarakat tetap mempercayakan kepada pihak kepolisian dalam menyingkapi permasalahan hukum, ujar biasa di panggil Bang SAPTA.

Selain itu KPAD juga akan memberikan kepada jajaran Aparat penegak Hukum(APH) yang dalam penegakan Hukum terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak di daerah masing-masing, “terang Sapta.

Dan juga Kapolda menyampaikan kepada masyrakat perlunya cctv di rumah masing- masing dan itu bisa membantu kerja polisi dalam mengungkapkan suatu kejahatan,contoh beberapa kasus yang mana saksi tidak ada tapi ada bukti rekaman cctv dari masyrakat hingga pelaku dapat tetangkap dengan cepat, obrolan singkat dengan KPAD setelah acara serah terima penghargaan.**

Debintang

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *