Press "Enter" to skip to content

Jerman Keok Lawan Meksiko 0-1 

Garuda-News.ID Luzhniki – Juara bertahan Jerman tumbang saat menghadapi Meksiko pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2018, di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6) malam WIB. Meksiko memenangi pertandingan dengan skor 1-0.

Meksiko langsung mengambil inisiatif penyerangan di menit pertama. Beruntung bek Jerman Jerome Boateng berhasil menghalau bola dari kaki Javier Hernandez di dalam kotak penalti dan selamatlah gawang Jerman dari gol cepat.

Semenit kemudian bek kiri Marvin Plattenhardt nyaris membuat gol bunuh diri ketika dia mencoba menghalau bola silang Meksiko. Manuel Neuer dengan sigap berhasil mengamankan bola sebelum sempat disambar oleh pemain Hirving Lozano.

Striker muda Jerman Timo Werner memberikan ancaman ke gawang Meksiko di menit ke-3. Sayang bola tembakannya dari sisi kiri masih melebar tipis di samping kanan tiang jauh.

Bek Meksiko Hugo Ayala nyaris membuat gol bunuh diri di menit ke-7. Bola umpan silang Joshua Kimmich dari kanan ke depan mulut gawang tak terjangkau oleh Thomas Muller. Bola jatuh ke kaki Ayala dan berbelok arah. Beruntung bola mengarah di samping gawang sendiri dan melahirkan sepak pojok bagi Jerman.

Di menit ke-15 Hector Moreno melepaskan sundulan keras ke gawang Jerman meneruskan umpan tendangan bebas Miguel Layun. Tapi Manuel Neuer berhasil mengamankan bola sambil menjatuhkan badan.

Meksiko terus menekan pertahanan Jerman hingga menit ke-30. Berulang kali pemain-pemain belakang Jerman dipaksa bekerja keras untuk menghentikan permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan oleh barisan penyerang Meksiko.

GOL! Kerja keras Meksiko berbuah gol di menit ke-35 melalui Hirving Lozano. Dari serangan balik cepat, Javier Hernandez yang dihadang Jerome Boateng, mengirimkan bola kepada Lozano yang bergerak di kiri. Mendribel bola ke dalam kotak penalti dan mengecoh satu pemain Jerman, Lozano kemudian melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang dan gol. Meksiko unggul 1-0.

Jerman nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-39. Bola tendangan bebas Toni Kroos dari luar kotak penalti masih membentur mistar setelah lebih dulu dibelokan dengan ujung jari oleh kiper Guillermo Ochoa.

Kedua tim silih berganti melakukan serangan di lima menit akhir babak pertama, namun tak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi. Meksiko menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Jerman langsung mengambil inisiatif penyerangan. Mereka menggempur pertahanan Meksiko dari kedua sisi dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.

Joshua Kimmich dan Marvin Plattenhardt coba melakukan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-48 dan 49, tapi bola masih diamankan oleh kiper Meksiko.

Dalam sebuah serangan balik cepat di menit ke-53, Javier Hernandez memberikan umpan silang ke dalam kotak penalti, namun Andres Guardado yang bergerak bebas terlalu bernafsu melepaskan tembakan sehingga bola mengarah ke atas gawang Manuel Neuer.

Hingga menit ke-80, Jerman praktis mendominasi permainan. Mereka tak henti-hentinya menggempur pertahanan Meksiko. Tapi tembakan-tembakan Ozil, Toni Kroos, Julian Draxler dan Thomas Muller masih bisa diblok oleh bek-bek Meksiko meski harus menghasilkan sepak pojok.

Meski jarang memberikan ancaman, Meksiko nyaris menambah keunggulan di menit ke-81. Hanya saja tembakan keras Miguel Layun masih mengarah tipis di samping tiang jauh  gawang Jerman.

Pada 10 menit terakhir pertandingan, Jerman terus mengurung pertahanan Meksiko dan  membombardir gawang Meksiko. Tapi kiper Guillermo Ochoa tampil sangat cemerlang dalam mematahkan begitu banyak tembakan-tembakan pemain Jerman. Dan tak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi. Meksiko tetap unggul 1-0.

Susunan pemain:

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer (gk); Joshua Kimmich, Jerome Boateng, Mats Hummels, Marvin Plattenhardt (Mario Gomez’79), Sami Khedira (Marco Reus’60), Toni Kroos, Thomas Mueller, Mesut Oezil, Julian Draxler, Timo Werner (Julian Brandt’86).

Pelatih: Joachim Low (Jerman)

Meksiko (4-3-3): Guillermo Ochoa (gk); Carlos Saicedo, Hugo Ayala, Hector Moreno, Jesus Gallardo, Hector Herrera, Andres Cuardado (Rafael Marquez’74), Miguel Layun, Carlos Vela (Edson Alvarez’58), Hirving Lozano (Raul Jimenez’66), Javier Hernandez.

Pelatih: Juan Osorio (Kolombia)

 

Wasit: Alireza Faghani (Iran). (*)

photo: sporttube

 

gilabolacom

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *