Press "Enter" to skip to content

GARUDA-NEWS.ID

Hadiri Temu Wicara Yang Digelar RRI, Danramil 0413-6/Sungailiat Sambut Baik KTM

BABEL, Sungailiat   —   Dalam untuk mengurangi adanya penyebaran wabah virus corona atau Pandemi Covid-19, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung menginisiasi untuk membuat adanya Kampung Tegap Mandiri. Sabtu (04/07/20)

Adapun beberapa kriteria daerah itu dinyatakan sebagai Kampung Tegap Mandiri adalah, antara lain sudah adanya kesiapan warganya dalam menghadapi penyebaran Pandemi Covid-19 dalam melakukan pemeriksaan kepada setiap orang yang masuk agar selalu menggunakan masker. Kemudian di kampung tersebut tidak diperbolehkan untuk melakukan kumpul yang tidak penting, selalu menjaga jarak dan harus mencuci tangan sesering mungkin.

Dan dalam menjaga ketahan ian pangan, masyarakat dianjurkan untuk menanam tanaman sayuran sepeti bayam, kangkung dan sejenisnya. Selain itu juga dianjurkan untuk memelihara hewan ternak seperti ayam, unggas dan ikan. Kemudian masyarakat yang berada di Kampung Tegap Mandiri diwajibkan atas kesadarannya untuk melakukan siskamling.

Danramil 0413-6/Sungailiat, Mayor Arh Daniel B Gala menghadiri acara Temu Wicara secara on air yang dilaksanakan oleh RRI Sungailiat di Posko Kampung Sidodadi, Kelurahan Sri Menanti, Kecamatan Sungailiat Bangka. Kampung Sidodadi merupakan salah satu kampung yang ada di Kabupaten Bangka yang telah ditetapkan sebagai Kampung Tegap Mandiri dalam rangka untuk menekan penyebaran Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan tersebut, Danramil 0413-6/Sungailiat menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dengan inisiatif Kapolda Babel dalam membentuk Kampung Tegap Mandiri (KTM).

“Kita ketahui bersama bahwa wabah virus corona atau Pandemi Covid-19 ini tidak ada yang tahu kapan akan berakhir, jadi dalam hal ini masyarakat harus menyiapkan segala sesuatunya termasuk dalam hal ketahanan pangannya secara mandiri,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menegaskan Pandemi Covid-19 adalah suatu wabah yang harus dihadapi dan dilawan bersama sama. Dengan adanya inovasi seperti Kampung Tegap Mandiri, semoga wilayah lainnya dapat menirunya agar Pandemi Covid-19 dapat cepat berakhir.

“Meskipun dari Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan GTPP Covid-19 Pemerintah Kabupaten Bangka telah menyatakan bahwa di Kabupaten Bangka sudah masuk dalam zona uijau, namun kita jangan terlena dan harus terus waspada. Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu terus untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” pungkasnya.”**

Tika

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mission News Theme by Compete Themes.