Press "Enter" to skip to content

Hadapi Tahun Politik, Kesbangpol Provinsi Babel Gelar Rapat Koordinasi

Garuda-News.ID Bangka Belitung – Kegiatan Rakor Bersama/ Monitoring, Verifikasi dan Evaluasi Rencana Aksi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial tingkat Kab dan Kota Tahun 2018, diselenggarakan oleh Dinas Kesbangpol Provinsi Babel, Senin 30/04.

Dalam giat acara yang dibuka tadi oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Syahrudin, serta didampingi Ka.Kesbangpol Provinsi Babel, Tarmi, juga Kepala seksi Pencegahan Penangan Konflik Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan umum Kementrian Dalam Negri, Hasiren Aziz berlangsung di lantai 7 ruang Pangkalpinang Hotel Puncak, Pangkapinang.

Dalam kata sambutannya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Syahrudin mengatakan, bahwa tanggung jawab Kepala Daerah dalam mewujudkan situasi dan kondisi wilayah yang aman dan kondusif di Pemerintahan Prov. Kep. Babel sejatinya telah diupayakan dengan menjaga situasi yang kondusif.

“Hal ini tentunya dibantu oleh elemen TNI/Polri. Meskipun demikian, situasi kamtibmas pernah mengalami gangguan seperti aksi massa di Kec. Tempilang beberapa waktu yang lalu. Perkembangan perekonomian daerah perlu dipantau terutama komoditas unggulan seperti lada, karet dan timah. Serta diiharapkan Tim koordinasi dapat meningkatkan sinergitas dalam upaya menciptakan Babel yang zero konflik dan menjadikan Babel menjadi aman,kondusif dan damai,” papar beliau.

Ia menambahkan bahwa pembentukan tim dan panitia pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan penananganan konflik sosial Provinsi Babel tahun angaran 2018 tersebut, sesuai dengan keputusan Gubernur Babel dengan nomor 188.44/268/Kesbangpol /2018 tanggal 20 Mret 2018.

Sementara itu, untuk tugas dan pungsi Tim terpadu diantaranya adalah, menyusun rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial tingkat Nasional, Provinsi, Kota ataubKotamadya dan Kabupaten. Yang kedua, mengkoordinasikan untuk mengamankan, mengendalikan dan mengatasi penanganan konflik secra nasional. Ketiga, memberikan info pada publik tentang terjadinya konflik dan cara penanganan, dan keempat melakukan upaya- upaya pencegahan melaui sistem peringatan. Dan terakhir, merespon secra cepat dan mewujudkan secara aman damai semua permaslahan didalam masryarakat,” jelasnya. (*)

 

biro pangkalpinang

penulis : haykal yubi

edited by : LH

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *