Press "Enter" to skip to content

Danramil Sukadana Menjadi Pemateri Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pertolongan serta Pencegahan Bahaya Kebakaran

LAMPUNG
GARUDA-NEWS.ID

Lampung Timur,- Danramil 429-05/Sukadana Kapten Inf. Jumingan menjadi Narasumber kegiatan pendidikan dan pelatihan pertolongan serta pencegahan bahaya kebakaran Kabupaten Lampung Timur, di Islamic Center, Jl. Lintas Sumatera, Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Rabu ( 23/10/2019 ).

Mansyur syah selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjelaskan bahwa, “baru-baru ini terdapat 8 titik kebakaran di Kabupaten Lampung Timur yang mana hanya 75 persen saja yang dapat tertangani, Ia menjelaskan bahwa hal ini terkendala dengan sarana prasarana yang masih terbatas”.

“Namun terkait hal itu pak, kedepan kita akan upayakan untuk dapat bantuan dari pusat. Kami juga mohon dukungan dari bapak Bupati kiranya kedepan dalam anggaran belanja daerah dapat mendukung program di BPBD terutama untuk sarana dan prasarana serta oprasional lainnya”. Katanya

Sementara Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari menjelaskan, “Dalam cuaca sekarang ini yakni musim kemarau berkepanjangan, Lampung Timur ini mendapat perhatian juga baik dari pusat maupun provinsi Karen saya pernah mengikuti rapat koordinasi di Polda Lampung kita ada beberapa titik yang direkam oleh satelit yang menjadi titik kebakaran terutama daerah Way Kambas, Jabung dan Pasir Sakti. Oleh karena itu perlu diadakan pelatihan ini bagaimana tekhnisnya dan lain sebagainya untuk memadamkan api”.

“dulu sebelum ada alat maka dilakukan secara manual oleh karena itu mengingat prasarana kita yang masih kurang saya minta kepada kepala badan untuk membuat perencanaan program untuk kegiatan 2020, apa langkah yang harus kita lakukan karena tidak menutup kemungkinan kejadian-kejadian seperti ini tidak hanya terkait dengan cuaca”.

Mengakhiri sambutannya, Zaiful menyampaikan bahwa “Pemerintah Lampung Timur tentunya akan memberikan dukungan tergantung dengan inovasi-inovasi dan langkah-langkah apa yang nantinya akan dilakukan oleh jajaran yang ada di BPBD”.

Pada kesempatan pelatihan, selaku pemateri pandangan umum tentang Karhutla, Kapten Inf. Jumingan menyampaikan, “Secara luas diketahui bahwa kebakaran hutan terjadi bila tiga unsur yaitu panas, bahan bakar dan oksigen bertemu. Jika salah satu dari ketiga unsur tersebut tak ada, maka kebakaran hutan tak akan terjadi. Karena oksigen terdapat hampir merata disemua wilayah, hanya dua unsur lainnya, yaitu panas dan bahan bakar yang dibahas”.

“Adapun dampak kebakaran antara lain, Kerusakan Lingkungan yang tak ternilai, seperti terganggunya tata air, musnahnya sumber plasma nutfah atau berkuranganya keanekaragaman hayati, timbulnya erosi dan lain-lain. Untuk memperbaiki lingkungan yang rusak tersebut, diperlukan biaya yang besar dan waktu yang lama. Rusaknya lingkungan tersebut semakin terasa akibatnya, mengingat hutan tropis juga berfungsi sebagai paru-paru dunia. Dengan kata lain, dampak kebakaran hutan merugikan seluruh penduduk dunia”.

Lanjut Danramil, setiap kali terjadi kebakaran hutan, sebagian atau seluruh Sumatra dan Kalimantan, tertutup asap tebal. Transportasi baik darat, sungai/laut maupun udara terganggu dan beresiko terjadi kecelakaan. Bahkan negara kita di cap sebagai negara pengekspor asap bagi negara tetangganya. Selain itu,asap yang berasal dari kebakaran hutan (dan kebakaran lahan lainnya) juga berpengaruh pada kesehatan dan kegiatan pariwisata”.

Perencanaan pencegahan kebakaran antara lain :
-Membuat peta kerawanan kebakaran
-Penyusunan data statistik
-Membentuk Organisasi Regu Pemadam Kebakaran
-Menyediakan tenaga dan peralatan pemadaman
-Memantau cuaca, akumulasi bahan bakar dan gejala rawan kebakaran
-Membuat sekat bakar, waduk serba guna, sarana transportasi dan komunikasi.
-Memasang rambu-rambu peringatan bahaya kebakaran pada lokasi yang rawan kebakaran dan mudah dilihat masyarakat
-Mengikut sertakan pendidikan dan latihan pemadam kebakaran hutan dan
-Koordinasi dengan instansi yang berwenang atau aparat pemerintahan setempat”, Tutup Kapten Inf. Jumingan.

Acara yang akan dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 23 dan 24 oktober 2019 diikuti sebanyak 60 Peserta Putra dan Putri.

Hadir pada acara tersebut, Bupati Lamtim Zaiful Bokhari, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mansyur Syah, Sekertaris BPBD Sopian Hadi, Perwakilan dari Polres Lampung Timur, Nur Hidayat yang juga bertindak sebagai Narasumber, Perwakilan Kodim yakni Danramil Sukadana Kapten Inf. Jumingan juga sebagai narasumber, serta para Staf Pelatihan Dinas BPBD.**

Tarmuji

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *