Press "Enter" to skip to content

Danramil Belinyu Bersama Tim Terpadu Pantau Aktivitas Penambang TI Rajuk di Tanjung Sunur

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Danramil Belinyu Bersama Tim Terpadu Pantau Aktivitas Penambang TI Rajuk di Tanjung Sunur

Belinyu – Himbauan dari Kabag Ops polres bangka Akp Faisal.F terhadap Penambang TI Rajuk yang ada di wilayah tanjung batu desa lumut kec.Belinyu kab.Bangka dikarenakan Imbas dari pembakaran Ponton TI rajuk yang ada di sungai Tanjung Sunur desa Pangkal niur kec.Riau silip, yang di selenggarakan oleh Polres Bangka dan diikuti Lk 50 orang.

Komandan Koramil 413-05/Belinyu Kapten Inf Arief Nurrahman dan Babinsa Serma Herwanto bersama Tim Terpadu Pantau aktivitas kegiatan Tambang TI Rajuk di Tanjung Sunur. Rabu (23/10/19).

Ungkapan Kabag ops polres bangka Akp Faisal F, Kami menghimbau ke penambang untuk aktifitas Tambang Ti rajuk di tanjung Sunur dan sekitar nya untuk di hentikan kegiatan nya, karena kami sudah rapat di polres dengan wakil bupati dan kasi ops korem 045 gaya. berharap untuk mengikuti himbauan ini dan jangan sampai potensi konplik makin meluas,Meski kegiatan tersebut berada di tanjung sunur,akan tetapi imbas nya ke semua termasuk di berok dan tanjung batu untuk menghentikan aktifitas penambangan nya. Ujar Faisal.

Tegas Faisal,” jangan sampai dari pihak panitia sudah memperingati untuk tidak ada aktifitas tp para penambang dan masih tetap bekerja, maka jangan sampai penambang memperkeruh suasana dan Kami mengharap kan situasi menjadi kondusif. Pungkasnya”

Kadus Agus menyampaikan,”bahwa Kita sama-Sama sudah mendengar apa yang disampaikan oleh kabag ops polres tadi Meski yang bermasalah bukan di wilayah kita tanjung batu. Jelasnya.”

Permasalahan patok yang sudah di pasang,kita selalu menjaga dan tidak ada penambang dari kami yang mencuri curi masuk ke wilayah tanjung sunur dan kami juga ikut bersama perangkat desa lumut dan kadus tanjung batu sewaktu pemasangan Patok tersebut dan kalau pun ada dari penambang kami yang mencuri curi masuk ke wilayah tanjung sunur yang sudah di pasang patok maka kami hentikan penambang yang mencuri curi masuk wilayah tanjung sunur tersebut” Kata Iskandar Panitia Tambang.

“Himbauan tersebut merupakan imbas dari pembakaran ponton penambang Ti di tanjung sunur oleh masyarakat nelayan pangkal niur untuk mengantisipasi kemungkinan konflik terjadi, dan Situasi semakin kisruh karan pemilik ponton yang dibakar tidak terima dan minta ganti rugi.**

Tika

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *