Press "Enter" to skip to content

Dandim 0413/BKA Menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Dan Penanganan Karhutla

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Pangkalpinang – Dandim 0413/Bka Letkol Arm Riski Budianto menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan yang dibuka oleh Kapolda Prov Kep Babel di Gedung Tribrata Polda Kep Babel Jln Perkantoran Gubernur Air itam Bukit Intan Pangkalpinang, Jumat ( 9/8/2019).

Dalam kegiatan tersebut Kapolda Kep Babel Brigjen Pol Istiono menyampaikan sambutan, yang intinya perlu kita ketahui bahwa permasalahan Karhutla akhir akhir ini mulai kembali muncul dimana faktor cuaca panas menjadi pemicu terjadinya kebakaran, ditambah lagi pembukaan lahan dengan cara dibakar adalah penyebab utama permasalahan tersebut. Pungkas Istiono.


Sehingga kita harus tanggap terhadap titik api sekecil apapun karena apabila api sudah membesar maka akan sangat sulit untuk dipadamkan, Begitu juga dampak kerugian ekonomi akibat dari karhutla sangat besar sekali tercatat pada tahun 2015 kerugian yang diakibatkan secara nasional sebesar 221 triliun dan 2,6 juta Ha lahan yang terbakar dan data ini yang disampaikan oleh bapak Presiden. Tuturnya”

Pada kesempatan ini saya sampaikan bahwa pada tahun 2015 terdapat 106 titik rawan dan 9 peristiwa kebakaran lahan kosong diwilayah Kep. Babel, Oleh karena itu dalam acara ini kita akan membentuk Satgas Tim Terpadu dalam melakukan tindakan / pelatihan secara komprehensif pencegahan seperti Patroli terpadu.

Update pemetaan data fire indeks / memantau kondisi hutan dan titik api, hingga bersama – sama melakukan sosialisasi himbauan kepada masyarakat tentang larangan membakar lahan dan hutan, serta perlunya dibuat posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Di akhir sambutannya Kapolda Prov Kep Babel menyampaikan harapan semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana evaluasi dan koordinasi, khususnya terkait dengan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan serta melakukan tindakan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi diwilayah Prov Kep Babel sehingga apa yang kita harapkan dapat berguna bagi pembangunan nasional dan perlindungan terhadap hutan dimasa yang akan datang. Harap Bapak Istiono.**

(Tika)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *