Press "Enter" to skip to content

Dandim 0413/Bangka Tatap Muka Dengan Masyarakat Tua Tunu

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Dandim 0413/Bangka Tatap Muka Dengan Masyarakat Tua Tunu

Pangkalpinang – Dandim 0413/Bka Letkol Arm Riski Budianto berlangsung Tatap Muka dengan masyarakat Tua Tunu tentang penyelesaian masalah hutan kota yang diikuti Lk 150 orang, di Masjid Kel.Tua Tunu Indah Kec.Gerunggang Kota Pkp, Selasa (09/0719).

Maulan Aklil dalam sambutannya menyampaikan ” bahwa Pemkot Pangkalpinang hadir dalam kesempatan kali ini untuk membicarakan permasahan Hutan Kota Tua Tunu dengan masyarakat secara langsung

Pihaknya dalam silaturahmi kali ini akan mengambil keputusan terkait masalah Hutan Kota Tua Tunu dengan pertimbangan dan masukan dari Forkopimda Pangkalpinang dan masyarakat. Pemkot Pangkalpinang tidak ada kepentingan tertentu terkait Hutan Kota Tua Tunu sehingga apapun keputusannya agar dapat diterima oleh berbagai pihak

Keputusan Pemkot Pangkalpinang menyatakan Tanah Hutan Kota Tua Tunu seluas 137 hektar dengan rincian sebanyak 101 merupakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan seluas 36 hektar direncanakan untuk perumahan ASN.

Luas lahan RTH sekitar 60 hektar tanah telah bersertifikat Pemkot Pangkalpinang, maka merupakan milik pemda. Sisanya akan diserahkan kepada masyarakat menurut hukum yang berlaku dengan catatan peruntukannya tidak bertentangan dengan perencanaan tata ruang dan peraturan.

Sisa tanah merupakan RTH sehingga tidak diperbolehkan untuk dibuat perumahan. Camat Gerunggang akan melakukan verifikasi terkait kepemilikan lahan di sekitar Hutan Kota Tua Tunu untuk menghindari sengketa lanjutan, Kantor Pertanahan Pangkalpinang akan memfasilitasi pembuatan surat tanah secara gratis dan tanah dapat diperjualbelikan serta tidak boleh di bangun perumahan. Pungkas Maulan”

Ada juga Sambutan Ketua Adat Melayu Tuatunu Zulkifli alias Bujang mengatakan, Kami Berterima kasih kepada Pemerintah kota Pangkalpinang pada Sore hari ini memberikan keputusan tentang permasalahan lahan hutan Tuatunu yang selama ini tak kunjung usai, Alhamdulillah lahan 41 H diserahkan Pemerintah kota Pangkalpinang kepada masyarakat Tuatunu dengan ketentuan yang berlaku, dan dapat di kelola bercocok tanam sesuai RTH dan bisa di buat sertifikat dan di perjual belikan asalkan tidak boleh di buat perumahan

Harapan kami kepada masyarakat dengan keputusan ini tidak ada lagi permasalahan tentang lahan Tuatunu, karena sore ini kita sepakat yang sudah di sampaikan walikota penyerahan lahan seluas 41H kepada masyarakat yang berhak menerimanya.Ujar Zulkifli”

“Sengketa lahan hutan kota antara Masyarakat Tuatunu dengan Pemkot Pangkalpinang yang sudah cukup lama dan sore hari ini pemerintah kota Pangkalpinang memutuskan Lahan seluas 137H dengan Rincian 36 H buat perumahan ASN Kemang Permata,60 H Hutan Kota yang sudah Sertifikat Milik Pemkot Pangkalpinang dan sisanya 41 H Untuk di serahkan ke Masyarakat Tuatunu, sedangkan penggunanya harus sesuai RTH boleh bercocok tanam dan boleh di perjual belikan serta tidak boleh di bangun perumahan di areal tersebut.**

Penulis : Tika

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *