Press "Enter" to skip to content

Dandim 0413/Bangka Ikut Serta Dalam Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti atau Sitaan Tindak Pidana Narkotika

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Pangkalpinang – Komandan Kodim 0413/Bangka Kolonel Inf Pujud Sudarmanto S.Sos. turut menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti atau sitaan tindak pidana narkotika yang diselenggarakan oleh BNN Kota Pangkalpinang di halaman kantor Walikota Pangkalpinang. Rabu (23/10/19).

Diungkapkan,” AKBP Ichlas Gunawan kepala BNN kota Pangkalpinang Mengatakan pada hari ini diadakan pemusnahan Barang Bukti hasil penyidikan tindak pidana Narkotika, BNN Kota Pangkalpinang selaku penyidik berkewajiban memusnahkan Barang Bukti maksimal 7 hari setelah Kejari menerima penyerahan Barang Bukti. Ujar Kepala BNN.

Adapun Barang Bukti yang akan dimusnahkan pada kegiatan ini seberat 1,6 kg, Untuk diketahui wilayah Kelurahan Pasir Putih merupakan daerah rawan tindak pidana Narkotika. Diharapkan kerjasama dari berbagai unsur untuk bekerjasama didalam pemberantasan Narkoba di wilayah Kep. Babel.

Maulan Aklil walikota Pangkalpinang meneruskan, “Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ancaman kejahatan narkotika di indonesia sehingga menjadi tantangan bagi bangsa indonesia kedepan, oleh karena itu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah menyatakan Indonesia sudah masuk dalam status Negara Darurat Narkoba. Hal itu menegaskan bahwa semua komponen bangsa harus bersiaga dan bersinergi untuk menanggulangi bahaya Narkoba dimanapun berada.

Termasuk di wilayah kota pangkalpinang kota yang saat ini berjagon sebagai kota beribu senyuman. untuk menghadapi kondisi tersebut dibutuhkan komitmen dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba karena Narkoba merusak sendi-sendi kehidupan bangsa yang ancaman bahayanya harus terus diwaspadai.

Fakta darurat Narkoba tersebut teridentifikasi dari beberapa bukti, seperti hasil Survey BNN dan UI bahwa diestimasikan jumlah penyalahgunaan Narkoba di Indonesia sebesar 2,23% dari total populasi penduduk Indonesia usia 10-59 tahun dan terus meningkat, dengan angka meninggal 50 orang perhari.

Fakta juga menyatakan bahwa aparat hukum telah berulang kali menggagalkan berton-ton Narkoba yang dipasok oleh sindikat Nakoba di berbagai wilayah melalui entry point di setiap wilayah Negara kita. “Pungkasnya.

“Hal tersebut juga terjadi di wilayah kita dimana pada tahun 2019 badan Narkotika Nasional Provinsi dan jajaran nya serta aparat hukum lainya telah menggagalkan peredaran gelap Narkotika jenis shabu sebanyak 32 kg lebih dan ekstasi sebanyak 10 ribu butir lebih,dan hari ini akan kita musnahkan kembali narkotika jenis shabu sebanyak 1.660,57 GRAM yang merupakan barang bukti yang berhasil diamankan tim gabungan dari pengedar di kelurahan pasir putih pangkalpinang.

Pemusnahan barang bukti Narkotika kali ini dikantor walikota adalah yang kedua kalinya, dimana pada tanggal 20 juni 2019 kita juga telah memusnahkan barang bukti narkotika jebis shabu seberat kurang lebih 6 kg.menyadari hal tersebut diatas mengingat kepulauan bangka belitung yang menjadi pusat pemerintahan dan pusat bisnis sehingga kota pangkalpinang merupakan kota yang sangat rawan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Oleh karena itu pemerintah kota pangkalpinang dan BNN kota pangkalpinang telah membangun komitmen dan kerjasama untuk melaksanakan program pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba di kota pangkalpinang baik melalui kegiatan sosialisasi maupun maupun pemberdayaan peran serta masyarakat.

Telah kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 12 oktober 2019 yang lalu aparat penegak hukum telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana peredaran gelap Narkoba jenis shabu seberat kurang lebih 1,8 kg di kelurahan pasir putih yang akan diedarkan di kota pangkalpinang dan sekitarnya,

Terungkapnya peredaran gelap narkoba Ini merupakan bukti nyata bahwa daerah kita menjadi sasaran peredaran gelap Narkoba, disamping itu kita semua prihatin akan kondisi ini, tentu ini menjadi perhatian kita bersama bahwa ancaman narkoba itu nyata dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk melindungi segenap generasi bangsa dari ancaman narkoba tersebut. padakesempatan ini saya mengajak bersama-sama kita jangan bosan-bosan dan jangan berhenti perang terhadap Narkoba.

Adapun barang bukti yang di musnahkan sebanyak Lk 1,8 gram dengan rincian 2 gram untuk pengujian Laboratorium dan buat Barang Bukti serta sisanya sebanyak 1,6 gram di musnahkan dengan cara di blender, dan hasil blender tersebut di buang di Sptitank. Demikian di jelaskan.**

Tika

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *