Press "Enter" to skip to content

Jalin Silaturrahmi Bersama Atlit, KONI Babel Gelar Buka Puasa Bersama

BANGKA BELITUNG
GARUDA-NEWS.ID

Jalin Silaturrahmi Bersama Atlit, KONI Babel Gelar Buka Puasa Bersama

Pangkalpinang | Melalui tema” Kita Jalin Silaturrahmi Menuju Sukses Porwil X dan Pra Pon”. KONI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Atlet Bangka Belitung maupun stacholder terkait melaksanakan buka puasa bersama di Restoran Aroma Laut, Pantai Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Sabtu (25/05/19)

Ketua KONI Babel, Elfandi MA dalam hal ini mengatakan, disuasana Ramadhan 1440 H yang penuh berkah, KONI Babel khususnya bersama atlet Babel melaksanakan buka puasa bersama.

“Mudah mudahan pada ramadhan kali ini berdampak baik bagi pembinaan olahraga bagi atlit dalam menghadapi Porwil maupun Pra Pon,” kata El

Lanjutnya, kita doakan bersama, semua satu visi dan misi kepada teman teman semua baik itu dari pembina, pengurus maupun stackholder untuk mendukung para atlit untuk tampil maksimal hingga bisa meraih hasil prestasi puncak pada saat Porwil dan Pra Pon.

Untuk target pasti ada, terutama untuk Porwil walaupun dalam kondisi cabor cabor baru yang tidak di ikut sertakan oleh kita, tapi disini kita bisa masuk dalam jajaran lima atau empat besar di Pra Pon.

“Terutama pada cabor atletik , panjat dinding biliar serta sepak bola tentunya,” sebut El

Disamping Pra Pon, kita juga ada kejurnas Pra Pon. Kejurnas Pra Pon didukung oleh 25 cabor di seluruh Indonesia, dan mereka sudah mulai persiapan.

“Porwil dilaksanakan pada bulan november sedangkan Pra Pon dan kejurnas bulan depan sudah dilaksanakan sampai dengan bulan desember, dan kita targetkan bisa lolos di Pon sekitar 120 orang,” jelasnya

Harapan kita dengan 120 orang tersebut target kita untuk meraih lebih banyak medali dari yang sebelumnya kita bisa mencapai hingga 10 medali emas.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam persiapan mulai dari fisik maupun desentralisasi, bahwa enam bulan didesentralisasi di tambah dengan dua bulan, dan kita mencoba mengontrak tiga orang pelatih nasional.

“Hal ini dilakukan untuk menunjang kekuatan kita pada cabor cabor yang kira kira kita harapkan bisa mendapatkan prestasi terbaik,” harapnya

Terkait mengenai Kendala, pertama posisi atlit yang tesebar terutama di cabang beregu, karena sangat susah untuk mengumpulkan atlit di satu tempat butuh dana besar kemudian meninggalkan sekolah pekerjaan mereka, itu semua kendala. karena cabang beregu sangat susah untuk memusatkan latihan.

“Jika kita melakukan sentralisasi akan mengakibatkan dana membengkak dikarenakan para atlet harus menginap serta makan harus di tanggung,” tegasnya

Jika selama delapan bulan kita harus menanggung ,tentu saja bukan sedikit dana yang harus dikeluarkan.

Terkait masalah kekurangan dana, kami berharap kepada pihak ketiga saling gotong royong.” Ya , tidak bisa bantu dana setidaknya bisa bantu baju ataupun kasih bonus maupun suplemen untuk atlit,” sebutnya

Harapannya, hari inilah anak anak yang biasanya latihan dengan minimalis dikarenkan belum adanya mes dan mereka masih tidur di tempat latihan serta segala macam dan gizi mereka belum terpantau dan hanya menerima gaji.

“Keadaan kita tidak memungkinkan untuk sentralisasi menyiapkan gizi yang cukup, makanya disini kita undang mereka biar mereka tahu, inilah kondisi yang sebenarnya,” pungkas El.**

(3s)