Press "Enter" to skip to content

Posts published in “NASIONAL”

Pembahasan KUA PPAS 2019 Berlangsung Alot

Belitung Timur, Garuda-News.Id –
Setelah melalui rapat pembahasan yang alot antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Belitung Timur, akhirnya Nota Kesepahaman Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Belitung Timur Tahun anggaran 2019 selesai ditandatangani antara eksekutif dengan legislatif.

Penandatangan dilakukan oleh Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Beltim, Tom Haryono, Wakil Ketua I Jimmy Chong dan Wakil Ketua II Yohendra saat Rapat Paripurna XIX Masa Sidang III di ruang sidang DPRD Beltim, Selasa (25/9).

Alotnya pembahasan diungkapkan oleh Bupati Beltim, Yuslih Ihza. Diakui Yuslih jika rapat pembahasan Rancangan KUA PPAS 2019 memakan waktu hingga lebih dari dua bulan.

“Lama itu, alot benar sampai 6 kali rapat. Bayangkan dari Bulan Juli kemarin sampai sekarang udah ujung Bulan September baru selesai,” ungkap Yuslih.

Menurut Yuslih alotnya pembahasan lantaran banyak anggaran yang harus ditambahkan tahun ini. Salah satunya diutarakan Yuslih terkait dengan penambahan gaji pegawai tidak tetap (PTT), di mana tahun 2019 mendatang gaji PTT akan dinaikkan sebesar Rp 230 ribu.

“Selain itu untuk pendampingan orang yang berobat, kalau dulu hanya Rp 5 juta kita ingin naikkan menjadi Rp 10 juta. Dan banyak hal-hal lainnya yang berkaitan dengan masalah sosial,” beber Yuslih.

Selain itu juga, Yuslih menyebut adanya perubahan pada tunjangan bagi PNS di Kabupaten Beltim juga menambah alotnya pembahasan. Dipastikan tahun 2019 mendatang, PNS di Kabupaten Beltim tidak akan lagi menerima Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) serta berbagai honor kegiatan lainnya.

“Kan sesuai arahan KPK mulai tahun depan tunjangan harus diberikan berdasarkan kelas jabatan. Honor-honor kegiatan dak boleh lagi diterima, itu juga yang jadi salah satu pembahasan dalam rapat KUA PPAS kemarin,” ujarnya.(**)

Niza karyadi