Press "Enter" to skip to content

Posts published in “INTERNATIONAL”

APAKAH ANDA TERKENA PENYAKIT JANTUNG CEK RICEK

PANGKALPINANG- Garuda-News.ID – Jika anda ingin lebih jelas mengetahui jantung dan segala macam gangguannya silakan lihat gambar di bawah ini dan penjelasannya.

Penyakit yang berkaitan erat dengan masalah pembuluh darah ini merupakan penyakit yang sangat menakutkan karena penyakit jantung terrmasuk penyebab utama kematian di negara maju, bahkan saat ini di indonesia penyakit jantung  menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian.

Penyakit jantung dan masalah pembuluh darah sering dianggap sebagai penyakit monopoli orang tua. Dahulu memang penyakit tersebut diderita oleh orang tua terutama yang berusia 60 tahun keatas, karena usia juga merupakan salah satu faktor resiko terkena penyakit jantung dan stroke

Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner ditandai dengan adanya endapan lemak (ateroma atau plak) yang berkumpul di dalam sel dan melapisi dinding arteri koroner (pembuluh koroner) yang secara bertahap penumpukan lemak ini akan menyebar hingga pada bagian percabangan dua arteri utama.
Jantung Koroner
Terjadinya proses pembentukan ateroma (aterosklerosis) yang terus membesar akan berpotensi memecah ateroma hingga beberapa bagian dan sebagian dari  pecahan ateroma tersebut biasanya akan masuk kedalam aliran darah dan membentuk bekuan-bekuan darah atau gumpalan darah yang nantinya akan mempersempit pembuluh darah arteri dan menyumbat aliran darah menuju jantung
Jika penyumbatan arteri koroner semakin memburuk maka akan mengakibatkan terjadinya iskemi (berkurangnya pasokan darah) pada otot jantung dan  menyebabkan kerusakan pada sel-sel jantung. Sehingga menyebabkan angina (nyeri dada) dan serangan jantung (infar miokardial

Penyakit Gagal Jantung

Gagal jantung adalah suatu keadaan serius, dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal tubuh akan oksigen dan zat zat makanan.
Gagal Jantung
Dengan kata lain adalah berhentinya sirkulasi normal darah yang disebabkan karena adanya kegagalan dari ventrikel jantung untuk kontraksi secara efektif pada saat systole akan menghentikan .
Akibat kekurangan penyediaan darah, menyebabkan kematian sel dari kekurangan oksigen. Cerebral hypoxia atau kekurangan penyediaan oksigen ke otak menyebabkan korban kehilangan kesadaran dan berhenti bernafas dengan tiba-tiba
Gagal jantung adalah kondisi gawat medis yang bila tidak ditangani dengan segera akan menyebabkan kematian dalam waktu beberapa menit. Pertolongan pertama untuk orang yang terkena gagal jantung adalah cardiopulmonary resscitation. Kadang orang salah mengartikan gagal jantung sebagai berhentinya jantung, karena sebenarnya istilah gagal jantung menunjukka berkurangnya kemampuan jantung untuk mempertahankan beban kerjanya

Penyakit Serangan Jantung

Serangan jantung (infark miokardial) adalah suatu keadaan dimana secara tiba-tiba terjadi pembatasan atau pemutusan aliran darah ke jantung, yang menyebabkan otot jantung (miokardium) mati karena kekurangan oksigen.
Serangan Jantung

Kebanyakan serangan jantung terjadi karena penyempitan pembuluh arteri yang berlangsung selama bertahun-tahun, ini bisa disebakan karena timbunan lemak pada dinding arteri / urat nadi, beberapa faktor yang menyebabkan pembentukan timbunan lemak tersebut antara lain adalah merokok, tekanan darah tinggi, diet yang tidak benar, kurang olah raga, obesitas/kegemukan dan lain-lain.
Di Inggris, pada usia antara 30-69 tahun, terdapat 6 dari 1000 orang laki-laki terkena penyakit serangan jantung setiap tahun, sedangkan untuk wanita lebih rendah yaitu 2 dari 100 orang. Pria mempunyai kemungkinan tiga kali lebih besar dari wanita. Setengah dari penderitanya kemudian terkena komplikasi serius lalu meninggal akibat gagal jantung (cardiac arrest) secara penuh karena jantung secara  total berhenti bekerja dalam 3 sampai 4 jam setelah serangan jantung tersebut.(***)**/ Sumber Kesehatan**

Ediitor : Desta Aryati

 

.

Indo-Pacific nations partner to keep the peace with naval exercise

Garuda-News.ID Jakarta – The United States is hosting a military exercise featuring 26 nations, 47 surface ships and more than 25,000 personnel for the world’s largest international maritime exercise.

Known as the Rim of the Pacific Exercise, or RIMPAC, the 24-day exercise takes place in and around the Hawaiian islands, as taken quote from share.america.gov, 2 July Monday.

For the first time, the countries of Vietnam, Brazil, Sri Lanka and Israel will participate in RIMPAC. In other firsts, New Zealand will serve as the Sea Combatant Commander, and Chile will serve as the Combined Force Maritime Component Commander. U.S. aircraft carrier USS Carl Vinson will also take part.

This year’s exercise includes forces from Australia, Brazil, Brunei, Canada, Chile, Colombia, France, Germany, India, Indonesia, Israel, Japan, Malaysia, Mexico, Netherlands, New Zealand, Peru, South Korea, the Philippines, Singapore, Sri Lanka, Thailand, Tonga, the United Kingdom, the United States and Vietnam.(*)

 

this is articel owned and published at share.america.gov with same title.

edited by : hyk

Event MX GP 2018 Kembali Digelar Di Babel

Garuda-News.ID Pangkalpinang – Kejuaraan MX GP 2018 kembali terselenggara di Provinsi Kep. Bangka Belitung, Minggu 01/07.

Hal ini merupakan sarana bagi atlet motocross lokal untuk bisa melejitkan karirnya pada event bergengsi dan juga merupakan pengenalan wisata Bangka Belitung pada wisatawan dunia yang akan menjadikan Bangka Belitung hingga pada akhirnya menjadi tujuan Pariwisata.

Menpora RI Imam Nahrawi turut mengucapkan selamat para pihak yang telah mendukung terlaksananya Even International MX GP 2018 di Kepulauan Bangka Belitung, khususnya pada Erzaldi Rosman Gubernur BABEL dan IMI ( Ikatan Motor Indonesia ) yang telah bekerja sama dengan baik pada terselenggaranya kejuaraan International MX GP 2018. “Agar kedepannya dan juga dalam waktu dekat Indonesia selalu sukses dalam menyelenggarakan event International seperti dalam waktu dekat adalah ASEAN GAMES di Jakarta dan Palembang yang juga dapat menjadikan atlet terbaik Indonesia menjadi juara dalam kompetisi International,” kata Menpora.

Disaat yang sama, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengungkapkan rasa bangga dan berterima kasih kepada unsur terkait yang ada di Kep. Bangka Belitung dalam mensukseskan event internasional MX GP 2018.

“Untuk itu mari kita jaga kelancaran , keamanan dan ketertiban pada berlangsungnya kejuaraan MX GP 2018 agar Bangka Belitung selalu di percaya terus menjadi tuan rumah kejuaraan Internasional lainnya , dan bisa menjadi salah satu tujuan wisata internasional,” demikian harap Gubernur.(*)

 

KCI/HYK/sumber foto : FB VV

Messi Angkat Koper, Argentina Takluk 3-4 Melawan Prancis 

Garuda-News.ID Russia – Babak 16 besar Piala Dunia 2018 di Rusia, tadi malam mempertemukan laga Prancis kontra Argentina di Kazan Arena, Minggu dinihari 01/07.

Dalam laga tersebut, mega bintang barcelona Lionel Messi dimainkan sejak awal pertandingan dan dalam babak pertama masih kesulitan lepas dari pengawalan Kante dan Pogba yang dengan disiplin bergantian mengawal pergerakan Messi.

Gol dalam pertandingan tadi malam berturut-turut dipersembahkan oleh Griezman melalui titik putih atau penalti setelah Mbappe dijatuhkan oleh Marcos rojo pada menit ke 11 babak pertama. Tanpa kesulitan, pemain yang diisukan akan bergabung ke barca tersebut menyarangkan si kulit bundar ke tengah gawang Tim tango, gol 1- 0 untuk Prancis.

Gol Griezman, Prancis Argentina. foto : reuters

Argentina tidak tinggal diam, serangan yang dimotori oleh Ever Banega bergantian tiki-taka dengan Enzo Perez, Pavon dan Di Maria akhirnya mampu menjebol gawang Lloris pada menit ke 41, berawal dari pergerakan Tagliafico di sisi kanan yang kemudian mengoper bola pada Banega yang dengan sedikit sentuhan langsung mengirimkan umpan datar pada Di Maria yang berdiri bebas untuk disambut dengan sepakan keras kaki kiri kearah pojok kiri atas Lloris, Gol 1-1 di babak pertama.

Babak kedua dilanjutkan dengan kedua tim jual beli serangan, dan Argentina akhirnya mampu kembali mengoyak gawang tim lawan. Kali ini tendangan melengkung Messi menyentuh kaki Mercado hingga membuat Lloris mati langkah, Gol 1-2.

Prancis merespons dengan langsung bermain terbuka, dimulai dari pergerakan Matuidi yang mengoper pada Griezman langsung diangkat umpan silang ke tengah kotak penalti namun dapat disapu bek Argentina dan melenting ke depan langsung disambut volley indah Pavard, Gol 2-2.

Tensi pertandingan makin memanas setelah Ayam Jantan kembali memperbesar kedudukan menjadi 3-2 pada menit ke 64, melalui Mbappe. Kualitas penyerang utama Prancis ini terlihat, saat dengan dingin menaklukan Armani dibawah mistar gawang, Gol 3-2.

Dan malapetaka bagi Tango -sekaligus perpanjang kutukan piala dunia bagi La Pulga- datang di menit 68 dari kerjasama apik Griezman, Pogba dan sentuhan Giroud hingga Mbappe yang berlari kencang dari arah belakang langsung menghunjamkan bola ke pojok kanan bawah gawang Argentina, Gol 2-4.

Mbappe mengunci pertandingan dengan GOL di menit 68 FRA – ARG 2-4. Foto : reuters

Gol antiklimaks Argentina dipersembahkan oleh Aguiero di menit ke injury time 90+3 yang mendapat super passing dari Lionel Messi. Dan sayangnya belum mampu menolong Argentina. Messi harus pulang lebih awal.

Susunan pemain :

Prancis: 1-Hugo Lloris; 2-Benjamin Pavard, 4-Raphael Varane, 5-Samuel Umtiti, 21-Lucas Hernandez; 13-N’Golo Kante, 6-Paul Pogba; 10-Kylian Mbappe, 7-Antoine Griezmann, 14-Blaise Matuidi; 9-Olivier Giroud. Pelatih: Didier Deschamps

Argentina: 12-Franco Armani; 2-Gabriel Mercado, 17-Nicolas Otamendi, 16-Marcos Rojo, 3-Nicolas Tagliafico; 7-Ever Banega, 14-Javier Mascherano, 15-Enzo Perez; 22-Cristian Pavon, 10-Lionel Messi, 11-Angel di Maria. Pelatih: Jorge Sampaoli.(*)

 

penulis/editor : haykal

foto : reuters

Kalah 0 – 2 Dari Korsel, Jerman Lanjutkan Tradisi ‘Kutukan Juara Bertahan’  

Garuda-News.ID Russia – Jerman, sebagai juara bertahan, tersingkir lebih awal di Piala Dunia 2018. Tim itu kandas di babak penyisihan grup setelah dikalahkan Korea Selatan 0-2 dalam laga terakhirnya di Grup F, Rabu malam, 27 Juni 2018.

Gol Kim Young-gwon dan Son Heung-min dalam laga yang berlangsung di Kazan itu sekaligus meneruskan tradisi buruk juara bertahan di turnamen empat tahunan ini. Seperti ada kutukan pada tim juara bertahan Piala Dunia.

Jerman menjadi juara bertahan keempat yang tersingkir di babak awal. Sebelumnya ada Prancis, Italia, dan Spanyol, yang juga langsung kandas setelah menjadi juara.

Prancis yang menjuarai Piala Dunia 1998 kandas di babak grup Piala Dunia berikutnya. Masih diperkuat Zinedine Zidane kala itu, Prancis finis di peringkat terbawah Grup A tanpa mampu mencetak gol.

Pada Piala Dunia 2010, giliran Italia—berstatus sebagai juara bertahan—yang langsung kandas. Tim Azzurri gagal menang dan menjadi juru kunci grup dengan 2 poin, lebih buruk daripada Jerman yang masih mampu meraih 3 poin.

Nasib serupa dialami Spanyol di Piala Dunia Brasil, empat tahun lalu. Berstatus juara bertahan, juga juara Piala Eropa, La Furia Roja cuma sekali menang di grup, sehingga harus angkat koper lebih awal.

Sejak 2002, hanya Brasil yang berhasil lepas dari kutukan itu. Sebagai juara Piala Dunia 2002, Brasil sukses melewati babak penyisihan grup dan melaju hingga perempat final pada 2006.

Berikut ini juara bertahan Piala Dunia yang langsung kandas.

Prancis: juara 1998, langsung tersingkir di babak awal Piala Dunia 2002

Italia: juara 2006, langsung tersingkir di babak awal Piala Dunia 2010

Spanyol: juara 2010, langsung tersingkir di babak awal Piala Dunia 2014

Jerman: juara 2014, langsung tersingkir di babak awal Piala Dunia 2018.(*)

 

foto : FMA

REUTERS | OPTA | TEMPO

Kontra Uruguay, Tuan Rumah Rusia Bertekuk lutut 3 – 0

Garuda-News.ID Russia – Hasil pertandingan Uruguay melawan Rusia pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2018 di Stadion Samara Arena, Senin (25/6). Uruguay memenangi laga dengan skor akhir 3-0.

Uruguay langsung mengambil inisiatif penyerangan begitu peluit pertama berbunyi. Matias Vecino melepaskan tembakan pertama ke arah gawang Rusia pada menit kedua, namun bola masih melaju tipis di samping gawang.

GOL! Serangan gencar Uruguay di menit-menit awal pertandingan berbuah manis. Luis Suarez membawa timnya unggul 1-0 di menit ke-10 melalui tendangan bebas sedikit dari luar kotak penalti. Tendangan bebas didapat Uruguay usai Rodrigo Bentancur dijatuhkan pemain Rusia saat menyambut bola umpan silang Suarez.

Rusia nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-12. Dalam sebuah serangan balik cepat,  Artem Dzyuba yang menerima umpan lambung dari tengah, kemudian mengecoh bek Uruguay. Lalu dari luar kotak penalti, dia melepaskan tembakan kaki kanan keras. Tapi bola masih bisa diblok kiper Fernando Muslera dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Hingga menit ke-20, Uruguay masih terus mengendalikan permainan dan mendominasi penguasaan bola. Statistik pertandingan menunjukkan Uruguay unggul dalam penguasaan bola sebesar 55 persen.

GOL! Diego Laxalt menggandakan keunggulan Uruguay jadi 2-0 di menit ke-23. Dia  melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti memanfaatkan bola rebound dari sepak pojok. Bola tembakannya sempat membentur kaki Denis Cheryshev sebelum berbelok arah ke pojok kanan bawah gawang Rusia.

Rodrigo Bentancur nyaris memperbesar keunggulan Uruguay pada menit ke-28. Sayang tembakannya dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Igor Akinfeev gagal berbuah gol, karena bola masih bisa diantisipasi oleh kiper Rusia itu.

KARTU MERAH! Malapetaka bagi Rusia. Mereka harus bermain 10 orang pada menit ke-36 setelah Igor Smolnikov diganjar kartu kuning kedua (merah) karena melakukan pelanggaran keras terhadap Diego Laxalt.

Kekurangan satu pemain di kubu Rusia membuat pertandingan berjalan kurang menarik di menit-menit akhir babak pertama. Pemain-pemain Uruguay tampak memilih bermain aman dan tak lagi ngotot melakukan penyerangan untuk mencari gol tambahan. Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, Uruguay tetap memimpin dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, Rusia yang tidak ingin dipermalukan di depan pendukung sendiri, tampil lebih ngotot dan mengambil inisiatif penyerangan. Tapi serangan gencar yang mereka bangun di menit-menit awal babak kedua masih mudah dipatahkan oleh barisan pertahanan Uruguay.

Hingga menit ke-60, Rusia yang bermain 10 orang terus memberikan tekanan ke pertahanan Uruguay melalui serangan balik cepat. Sayang mereka kurang cermat dalam melakukan penyelesaian akhir sehingga serangan yang mereka bangun tak berbuah hasil.

Edinson Cavani yang bergerak dari sisi kanan pertahanan Rusia memberikan sebuah ancaman di menit ke-69. Tapi tembakannya yang menyasar tiang jauh, masih melebar tipis di samping gawang dan hilanglah peluang Uruguay menambah keunggulan.

Artem Dzyuba membuang sebuah peluang emas Rusia di menit ke-73. Berdiri bebas di dalam kotak penalti, Artem yang menerima umpan terobosan, lalu melepaskan tembakan kaki kiri menyasar tiang jauh. Tapi, arah bolanya masih jauh dari sasaran.

Kiper Uruguay Fernando Musrela berhasil memotong bola umpan silang Aleksandr Samedo kepada Artem Dzyuba di depan mulut gawang pada menit ke-83.

GOL! Uruguay memperbesar keunggulan jadi 3-0 di menit ke-89. Kali ini Edinson Cavani mencatatkan namanya di papan skor setelah dia berhasil menyambar bola rebound dari kiper Rusia yang menepis sundulan keras Diego Godin saat terjadi sepak pojok.

Tak ada gol yang tercipta pada tambahan waktu empat menit. Uruguay menutup laga dengan skor akhir 3-0.

Susunan pemain Uruguay vs Rusia:

Uruguay: Fernando Muslera; Sebastian Coates, Diego Godin, Martin Caceres, Diego Laxalt, Nahitan Nandez, Lucas Torreira, Rodrigo Bentancur, Matias Vecino; Luis Suarez, Edinson Cavani.

Russia: Igor Akinfeev; Igor Smolnikov, Ilya Kutepov, Sergei Ignashevich, Fedor Kurdjasov; Yuri Gazinskiy, Aleksey Miranchuk, Roman Zobnin, Aleksandr Samedo, Denis Cheryshev; Artem Dzyuba.(*)

 

gilabola

sportencom

Inside China’s US$1 billion port in Sri Lanka where ships don’t want to stop

Garuda-News.ID Colombo  – Each year roughly 60,000 ships vital to the global economy sail through the Indian Ocean past a Chinese-operated port on the southern tip of Sri Lanka. Almost none of them stop to unload cargo.

The eight-year-old Hambantota port – with almost no container traffic and trampled fences that elephants traverse with ease – has become a prime example of what can go wrong for countries involved in President Xi Jinping’s Belt and Road trade and infrastructure initiative.

Sri Lanka borrowed heavily to build the port, couldn’t repay the loans, and then gave China a 99-year lease for debt relief, As quoted from the straitstimes

The experience has fuelled fears that Xi’s plans to finance more than US$500 billion (S$655 billion) in projects could see China take control of strategic infrastructure that also has military uses. But the massive state-owned Chinese conglomerate that took over the port in December 2017 wants to prove the sceptics wrong.

China Merchants Group – whose 2017 revenues of US$93 billion dwarf Sri Lanka’s gross domestic product – is aiming to use its experience stretching from China to Europe to make the port profitable.

During a rare look inside the grounds late last month, executive Tissa Wickramasinghe told Bloomberg News it had already nearly doubled the number of ships visiting the port.

“We are hell bent on making it work,” said Wickramasinghe, chief operating officer of Hambantota International Port Group, a joint venture led by China Merchants. “Whether the port should have been built, why it was built – those are, to me, irrelevant now.”  Still, the port has a long way to go before it worries competitors in Singapore, Malaysia and the Middle East.

Even with more traffic, Hambantota is only handling about one ship a day – not enough to even register on China Merchants’ own data showing cargo handling volumes for February. It didn’t make a United Nations’ list of the world’s top 40 container terminals.

Major shipping lines now route cargo through Colombo, Sri Lanka’s capital, and see little reason to divert operations south.  Maersk Line, the world’s largest container carrier, is waiting for Hambantota’s operator to offer a “firm value proposition” for clients, according to Steve Felder, the company’s managing director in South Asia.

“It’s too early to tell whether Hambantota will be of interest to us,” Felder said. “Much will be dependent on connectivity within the mainline network, extent of domestic cargo, cost and productivity.”

The port’s weak performance has fuelled impressions that it simply serves China’s broader strategic interests to secure crucial trade routes and international supply chains. It would take billions of dollars of investment to generate meaningful traffic, according to Rahul Kapoor, a Singapore-based shipping analyst with Bloomberg Intelligence.  “Hambantota is a great example of the Chinese quest for global maritime dominance,” Kapoor said.

“For the foreseeable future, it remains a strategic push over commercial viability.”  From its earliest days, the port has spurred debate.

Former Sri Lankan President Mahinda Rajapaksa spearheaded the project, taking Chinese loans to shower goodies on his home district of Hambantota – including a new international airport that still has just one daily scheduled flight.

The current administration led by Prime Minister Ranil Wickremesinghe told Bloomberg News the US$1.1 billion debt-to-equity swap with China Merchants helped ease “the Chinese part of the debt burden.”  Still the decision remains unpopular with many Sri Lankans. Ironically that’s boosted the political fortunes of Rajapaksa, who lost a 2015 election in part due to concerns he was too cozy with China.

On a recent afternoon at the port, vehicle traffic was nearly non-existent. A large monitor lizard meandered across the main road. A port executive shot a mobile phone video of a Singaporean ship unloading cement into a smaller vessel, complaining that the process was taking too long.

Yet for Hambantota, it was busy: Two other ships were also docked – a cruise ship whose passengers were on a jungle safari and a vessel full of vehicles.  “Today’s a good day,” said Wickramasinghe, the COO.

To boost revenue, he plans to lure vehicle trans-shipments, refuelling and oil storage services away from Singapore, the UAE Port of Fujairah and Malaysia’s Port Klang. The company could spend around US$500 million on cranes to handle containers, and is speaking with “most of the oil majors” for oil bunkering and storage, he said.

Plans are also afoot to build a logistics and industrial zone next to the port.

The 11.5 square-kilometer area – more than three times the size of New York’s Central Park – is now mostly jungle. Farmers nearby worry they could lose their ancestral land to proposed industrial zones.

“All the profits are going back to China,” said Dharmasena Hettiarchchi, a 52-year-old farmer.

The abundance of space allows Japanese and Europeans automakers to store vehicles for trans-shipments to South Africa and the Middle East, Wickramasinghe said.  China Merchants plans to more than double the number of vehicle trans-shipments to 250,000 this year, he said, with 10 per cent annual growth expected the next few years.

Singapore now handles 1 million vehicle trans-shipments annually.

“China Merchants doesn’t go and dump money if it’s not commercially viable,” Wickramasinghe said. “It’s definitely not political or military.”

China this week dismissed speculation that the Belt and Road Initiative had a military dimension, with foreign ministry spokesman Hua Chunying saying it was “open and transparent.” Hambantota was mutually beneficial and would aid Sri Lanka’s economy, she said.

“For others who speculate, I believe they have no reason to do so,” Hua said.

Still, Sri Lanka relocated its southern naval command to Hambantota in part to ease Indian and Japanese worries, state minister of defence Ruwan Wijewardene said in an interview.  “We’ve been speaking with them, and also with the Chinese,” he said.

“We’ve made it very clear that it can’t be a military port.”  Wickramasinghe said it was normal for China Merchants to have a 99-year lease, citing a similar deal with the Port of Newcastle in Australia.

Not everyone is convinced. “The current Sri Lankan government has said that it will not permit military use of the facility, but that could change,” said Amit Bhandari, an analyst at Mumbai-based Gateway House. “Ninety-nine years is a long time after all.” (*)

 

this article owned and published by the straitstimes with the same title/photograph by tribuneindiacom

Does the Indonesian Economy Slowdown?

Garuda-News. ID – Indonesia’s economy is predicted to experience a variety of weaknesses. One of them is due to the weakening of the rupiah against the US dollar. Then, the excesses of infrastructure development that suck the ability of the state budget to finance the project also helped accelerate the decline in economic growth.

Readers, below are articles that are adapted from the column on the strategic in 2015, please be listened to.

**

Indonesia’s economic slowdown seems to be going from bad to worse with economists and business leaders blaming a lack of confidence in Joko Widodo government’s policies as much as plunging exports and a drop in domestic consumption for the deepening malaise.

Economic nationalism has become an impediment to economic growth. Indeed, the President’s criticism of international financial institutions at April’s Asia-Africa Conference in Bandung may have pleased the nationalists, but it will do nothing to attract foreign investment.

Starting from an ambitious 5.8% under the Yudhoyono administration, government and World Bank annual economic growth projections for Indonesia are now down to 5.2–5.3%, with expectations that they’ll drop further in coming months.

Based on weaker-than-expected first quarter of 4.7%, the International Monetary Fund (IMF) has already downgraded its full-year growth forecast to that level, the lowest since the 4.5% recorded in 2009 in the wake of the global recession.

Five international institutions also see annual growth at below 5%, ranging from 4.9% for Goldman Sachs to 4.4% for JPMorgan, with Indonesia facing a combination of a terms-of-trade shock and a potential tightening in external financing conditions.

Hurt by low commodity prices and a slowdown in China, exports in May dropped by 15.2% year-on-year, and nearly double the previous month’s figures. While there was still a trade surplus for the sixth straight month, it was because imports fell by 21%—similar to the 22.3% drop recorded in April.

Retail spending may be holding up for now, but high interest rates have undermined Indonesians’ purchasing power, with May’s statistics revealing another sharp fall in car and motorcycle sales.

Lower cement consumption over the past five months is yet another sign of declining economic activity, despite the fact that Jakarta is now in the throes of the biggest infrastructure building boom of the past two decades.

Bank Indonesia is committed to high interest rates to keep inflation and the current account deficit in check and also to limit capital outflows ahead of the ever-present fear of a further monetary tightening by United States and European financial regulators.

Widodo’s political honeymoon has been shorter than expected because of his rift with Indonesian Democratic Party for Struggle leader Megawati Sukarnoputri and his inability to stop conflict between the police and the Anti-Corruption Commission (KPK).

But while he may have managed to partially repair his relationship with the overbearing matriarch, at least until a pending Cabinet reshuffle, critics are now fully focused on the economy, complaining about a lack of strategic vision and policy coordination.

Ministers often pull in different directions. There’s no better example of this than the way the Investment Coordinating Board (BKPM) is trying to attract much-needed foreign investment, while the Manpower Ministry is making it increasingly difficult for foreigners to obtain work permits.

Widodo’s bold move to remove fuel subsidies late last year has now raised concern over the way the Government has failed to manage global oil price fluctuations and to educate Indonesians over how the world market works.

The savings resulting from the price hike were pumped into this year’s US$23.2 billion infrastructure program, but spending—the bugbear of all Indonesian governments—was sluggish in the first quarter and is showing few signs of picking up in the second quarter either.

Some of the oil windfall may also have to be diverted to shore up what the World Bank predicts could be a Rp 282 trillion shortfall in total state revenue. That’s because the Rp 1,295 trillion (US$98.8 billion) taxation target—a whopping 30% increase over last year—has always looked too ambitious for a country with a tax-to-GDP ratio of only 11%.

More so because efforts to broaden the tax base don’t appear to be making any ground. Revenue collection in the first three months was the lowest in two years as the economic slowdown impacted on the earnings of many of Indonesia’s biggest companies, particularly in the palm oil sector.

International investors are backing off. One major Indonesian telecommunications firm on a recent roadshow through Singapore, Hong Kong and London found commitments it thought it had locked up two weeks before suddenly disappear overnight.

One former economic minister believes that as important as it may be to raise growth in the long-term, Widodo’s single-minded focus on infrastructure is a mistake and that what is now required are pump-priming measures to get the economy moving again.

The Government may be listening. This week it’s introduced tax breaks for companies whose expansion plans will create jobs and make significant contributions to exports. The same will apply to firms that re-invest their earnings in Indonesia.

Finance Minister Bambang Brodjonegoro is also relaxing down-payment restrictions on cars and property, and abolishing or reducing the luxury tax on a range of home appliances and other upscale items.

But a lot more than that will have to be done in coordinating policies and restoring confidence among foreign and local investors for the economy to get back on track and remove the gloom that has descended over Indonesia’s business community.(*)

this article owned and writen by John McBeth, published on the strategic with the other title.

Photo ilustration by thesleutjournal

Cadas ! 7 Perusahaan Tiongkok Dominasi Sponsor World Cup 2018

Garuda-News.ID Moscow – Tujuh perusahaan Tiongkok maju sebagai sponsor Piala Dunia 2018 yang digelar pada 14 Juni-15 Juli 2018 di Rusia. Ketujuh negara tersebut diperkirakan telah menghabiskan dana sebesar US$ 835 juta atau sekitar Rp 11,7 triliun untuk mensponsori ajang sepak bola bergengsi empat tahunan itu, atau sekitar dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan belanja sponsor yang dihabiskan perusahaan Amerika Serikat (AS).

Dari 34 slot sponsor yang ditawarkan untuk turnamen Piala Dunia 2018, ada 19 slot sponsor yang terisi.  Dari jumlah slot sponsor yang terisi, tujuh di antaranya terdiri dari perusahaan Tiongkok.

Menurut Yicai.com, seperti yang dilansir dari laman Forbes, Selasa (19/6) mengungkapkan tujuh perusaan Tiongkok itu antara lain terdiri dari perusahaan konglomerasi properti dan hiburan Dalian Wanda Group, perusahaan telepon seluler Vivo Communication Technology, perusahaan elektronik Hisense Group, perusahaan susu Mengniu Dairy, perusahaan skuter listrik Yadea Technology Group, Zhidianyijing Virtual Reality Technology dan Diking China.

Sejumlah alasan disebut melatari masuknya perusahaan Tiongkok ke ajang Piala Dunia, salah satunya karena event tersebut dinilai tepat dan efektif untuk mendukung kampanye pemasaran secara global. Terlebih perusahaan Tiongkok saat ini tengah mengkampanyekan produk “made in China” di pasar dunia dan bersaing ketat dengan sejumlah merek eksisting yang telah ada sebelumnya dari AS, Jepang serta Eropa.

Masuknya perusahaan Tiongkok, yang dipimpin oleh pengembang properti The Wanda Group sebagai satu dari tujuh mitra Piala Dunia 2018, merupakan yang pertama kali dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Besarnya investasi perusahaan Tiongkok ini, sekaligus menyelamatkan penurunan pendapatan sponsor Piala Dunia yang jatuh pada musim panas ini. Laporan World Football Sport Nielsen 2018 menunjukan, pendapatan sponsor Federasi Sepak bola Internasional (FIFA) untuk periode 2015-2018 mencapai US$ 1,45 miliar, turun dari periode 2011-2014 sebesar US$ 1,62 miliar, termasuk untuk gelaran Piala Dunia di Brazil 2014.

Menurut laporan tersebut, sejak dilanda skandal korupsi, FIFA telah kehilangan sponsor utama Piala Dunia termasuk Sony, Johnson & Johnson dan Castrol. Dengan begitu, Nielsen menyebut siklus 2015-2018 merupakan masa yang sulit dalam penyelenggaraaan Piala Dunia setelah ditinggal pergi para sponsor.

Piala Dunia seharusnya bisa menjadi salah satu ajang penting sekaligus merupakan ajang pencetak uang bagi FIFA. Sebab, Piala Dunia adalah salah satu acara televisi yang paling banyak ditonton di dunia, sehingga perusahaan besar secara tradisional menikmati platform yang ditawarkan dan umumnya banyak perusahaan bersaing ketat dalam memperebutkan slot sponsor yang ditawarkan.

“Namun dengan masuknya sejumlah sponsor baru, termasuk beberapa dari Tiongkok membantu FIFA mengatasi badai itu,” tulis laporan tersebut, dikutip dari laman Forbes, Selasa (12/6).

Sementara itu, artikel The Economist, Rabu (20/6) menyebut, Tiongkok agaknya kurang peduli dengan skandal FIFA. Sekitar satu dari lima penduduk Tiongkok menonton turnamen 2014 di televisi, tetapi popularitas sepak bola di negeri tirai bambu sepertinya belum terlalu masif mensponsori ajang Piala Dunia. Sehingga perubahan tahun ini dinilai penting.

Presiden RRT, Xi Jinping, sebagai penggemar sepak bola pun tidak menutupi keinginannya yang berharap Tiongkok lolos ke Piala Dunia, menjadi tuan rumah pertandingan dan berhasil memenangkannya. Menurut Nielsen, kehadiran sponsor Tiongkok di turnamen ini sebagai upaya nasional untuk mengembangkan permainan dan masuk ke Piala Dunia. Mereka berbicara kepada FIFA dalam bahasa yang mudah dipahami dengan satu kata, yaitu : Uang.(*)

this article owned and was published by katadata with the other title.

photo : spoxcom

Jerman Keok Lawan Meksiko 0-1 

Garuda-News.ID Luzhniki – Juara bertahan Jerman tumbang saat menghadapi Meksiko pada laga pertama Grup F Piala Dunia 2018, di Stadion Luzhniki, Minggu (17/6) malam WIB. Meksiko memenangi pertandingan dengan skor 1-0.

Meksiko langsung mengambil inisiatif penyerangan di menit pertama. Beruntung bek Jerman Jerome Boateng berhasil menghalau bola dari kaki Javier Hernandez di dalam kotak penalti dan selamatlah gawang Jerman dari gol cepat.

Semenit kemudian bek kiri Marvin Plattenhardt nyaris membuat gol bunuh diri ketika dia mencoba menghalau bola silang Meksiko. Manuel Neuer dengan sigap berhasil mengamankan bola sebelum sempat disambar oleh pemain Hirving Lozano.

Striker muda Jerman Timo Werner memberikan ancaman ke gawang Meksiko di menit ke-3. Sayang bola tembakannya dari sisi kiri masih melebar tipis di samping kanan tiang jauh.

Bek Meksiko Hugo Ayala nyaris membuat gol bunuh diri di menit ke-7. Bola umpan silang Joshua Kimmich dari kanan ke depan mulut gawang tak terjangkau oleh Thomas Muller. Bola jatuh ke kaki Ayala dan berbelok arah. Beruntung bola mengarah di samping gawang sendiri dan melahirkan sepak pojok bagi Jerman.

Di menit ke-15 Hector Moreno melepaskan sundulan keras ke gawang Jerman meneruskan umpan tendangan bebas Miguel Layun. Tapi Manuel Neuer berhasil mengamankan bola sambil menjatuhkan badan.

Meksiko terus menekan pertahanan Jerman hingga menit ke-30. Berulang kali pemain-pemain belakang Jerman dipaksa bekerja keras untuk menghentikan permainan cepat dari kaki ke kaki yang diperagakan oleh barisan penyerang Meksiko.

GOL! Kerja keras Meksiko berbuah gol di menit ke-35 melalui Hirving Lozano. Dari serangan balik cepat, Javier Hernandez yang dihadang Jerome Boateng, mengirimkan bola kepada Lozano yang bergerak di kiri. Mendribel bola ke dalam kotak penalti dan mengecoh satu pemain Jerman, Lozano kemudian melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang dan gol. Meksiko unggul 1-0.

Jerman nyaris menyamakan kedudukan di menit ke-39. Bola tendangan bebas Toni Kroos dari luar kotak penalti masih membentur mistar setelah lebih dulu dibelokan dengan ujung jari oleh kiper Guillermo Ochoa.

Kedua tim silih berganti melakukan serangan di lima menit akhir babak pertama, namun tak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi. Meksiko menutup paruh pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Jerman langsung mengambil inisiatif penyerangan. Mereka menggempur pertahanan Meksiko dari kedua sisi dan memaksa lawan lebih banyak bertahan.

Joshua Kimmich dan Marvin Plattenhardt coba melakukan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-48 dan 49, tapi bola masih diamankan oleh kiper Meksiko.

Dalam sebuah serangan balik cepat di menit ke-53, Javier Hernandez memberikan umpan silang ke dalam kotak penalti, namun Andres Guardado yang bergerak bebas terlalu bernafsu melepaskan tembakan sehingga bola mengarah ke atas gawang Manuel Neuer.

Hingga menit ke-80, Jerman praktis mendominasi permainan. Mereka tak henti-hentinya menggempur pertahanan Meksiko. Tapi tembakan-tembakan Ozil, Toni Kroos, Julian Draxler dan Thomas Muller masih bisa diblok oleh bek-bek Meksiko meski harus menghasilkan sepak pojok.

Meski jarang memberikan ancaman, Meksiko nyaris menambah keunggulan di menit ke-81. Hanya saja tembakan keras Miguel Layun masih mengarah tipis di samping tiang jauh  gawang Jerman.

Pada 10 menit terakhir pertandingan, Jerman terus mengurung pertahanan Meksiko dan  membombardir gawang Meksiko. Tapi kiper Guillermo Ochoa tampil sangat cemerlang dalam mematahkan begitu banyak tembakan-tembakan pemain Jerman. Dan tak ada gol yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi. Meksiko tetap unggul 1-0.

Susunan pemain:

Jerman (4-2-3-1): Manuel Neuer (gk); Joshua Kimmich, Jerome Boateng, Mats Hummels, Marvin Plattenhardt (Mario Gomez’79), Sami Khedira (Marco Reus’60), Toni Kroos, Thomas Mueller, Mesut Oezil, Julian Draxler, Timo Werner (Julian Brandt’86).

Pelatih: Joachim Low (Jerman)

Meksiko (4-3-3): Guillermo Ochoa (gk); Carlos Saicedo, Hugo Ayala, Hector Moreno, Jesus Gallardo, Hector Herrera, Andres Cuardado (Rafael Marquez’74), Miguel Layun, Carlos Vela (Edson Alvarez’58), Hirving Lozano (Raul Jimenez’66), Javier Hernandez.

Pelatih: Juan Osorio (Kolombia)

 

Wasit: Alireza Faghani (Iran). (*)

photo: sporttube

 

gilabolacom

Sstt..Ini Loh Delapan Calon Jawara Piala Dunia 2018

Garuda-News.ID Jakarta – Dengan kemampuan individu pemain serta tradisi panjang pernah merengkuh Juara Dunia, deretan negara-negara berikut layak diunggulkan untuk menjadi juara Piala Dunia 2018. Dikutip dari swamedium, inilah delapan negara yang menjadi kandidat kuat Juara Dunia.

Di urutan pertama, adalah Jerman, Juara bertahan Piala Dunia 2014 ini memiliki komposisi skuad yang merata di setiap lini, dengan pelatih yang masih sama yakni Joachim Loew. Der Panser juga kerap dijuluki negara yang lambat panas saat turnamen.

Selanjutnya adalah, Argentina dengan Lionel Messi-nya. La Pulga tentu masih penasaran dengan kegagalannya di final Piala Dunia 2014 setelah dikalahkan Jerman. Sudah lama publik negeri tango memimpikan gelar juara setelah era Diego Maradona.

foto : wikipedia

Di urutan kandidat ketiga, adalah negara Spanyol, yang diketahui masih belum menemukan ritme yang mumpuni lagi, seperti saat merajai eropa dan dunia di 2012 yang lalu. Kedalaman skuat yang merata membuat tim matador tetap akan menjadi kandidat juara.

Kemudian Brasil, Negara peraih lima kali Juara Dunia ini, selalu diunggulkan dalam setiap gelaran Piala Dunia karena memiliki banyak talenta berbakat. Tim samba merupakan negara yang paling banyak mengoleksi trofi Piala Dunia.

Lalu ada Prancis, yang datang ke Piala Dunia 2018 dengan skuat yang relatif muda-muda namun dengan talenta luar biasa. Dua tahun lalu mampu menjadi finalis Piala Eropa dengan skuat yang tidak jauh berbeda.

Berikutnya adalah Portugal Dua tahun lalu, CR 7 berhasil mengangkat trofi Jawara Benua Biru. Piala Dunia 2018 sepertinya akan menjadi yang terakhir bagi Cristiano Ronaldo, sang mega bintang tentu ingin tampil total.

Membicarakan faktor kuda hitam dalam turnamen, hal tersebut pantas disematkan pada negara Belgia, di gelaran Piala Dunia kali ini setan merah hadir dengan label skuat golden era. Mulai dari Eden Hazard, Romelu Lukaku hingga Kevin De Bruyne akan menjadi senjata mematikan bagi Belgia.

Dan terakhir adalah Inggris, peraih satu kali World Cup 1966 ini meski skuatnya kurang meyakinkan namun negeri asal ratu Elizabeth ini memiliki tradisi sebagai unggulan. Bekal dengan liga domestik paling kompetitif akan membuat negara ini kian matang.(*)

Rail lines in Southeast Asia

Garuda-News.ID Jakarta – In the middle of a tea plantation outside Bandung, Indonesia’s third-largest city, sits the future site of one of the four stations on the country’s first high-speed railway.

The railway is one of two ongoing projects under the BRI in Indonesia. Launched in January 2016, the planned 142km railway that will connect Jakarta and Bandung was supposed to illustrate China’s expanding economic power and influence. But as of late February, local officials said only 10% of the work had been completed, making it impossible for operations to start next year as scheduled. A funding crunch is also starting to raise concerns over the financial health of Indonesian companies involved.

“After the project launch, there was almost no activity besides the land being cleared,” said local villager Asep as he looked over the construction site at the Walini tea plantation. “No rail tracks. Nothing. Work only restarted around three months ago, for the underground tunnel.”

Paperwork and permit problems halted the project in its first several months, after which land acquisition proved to be a major headache. Only half of total land needed has been secured. Rising land prices during the delays is partially responsible for the project’s growing price tag — from $5.5 billion when it was announced to $6 billion.

Sluggish land acquisition has had other consequences: China Development Bank, which agreed to cover 75% of the cost with loans, has repeatedly delayed disbursement, further hampering progress.

The CDB will [start] loan disbursement this month,” Chief Maritime Minister Luhut Panjaitan, whose office oversees joint Belt and Road projects with China, said on March 9. But since the bank signed the loan agreement during the BRI forum in Beijing last May, deadlines for distributing the money have been pushed back time and again.

Analysts say it is unlikely China will cancel its funding given Indonesia’s strategic importance as Southeast Asia’s largest economy. But some think China has other, more pressing, priorities.

“[High-speed railway] in Java island is an investment that could wait, as China has more immediate incentives to strengthen its trade routes in its neighboring countries first that are not separated by seas,” brokerage Reliance Sekuritas Indonesia said in a note.

“The second active BRI project in Indonesia is the Morowali Industrial Park on Sulawesi island. The island already hosts Chinese nickel smelters and a stainless steel factory. A $1.6 billion deal was signed in Beijing last year that includes the construction of a carbon steel factory and a power plant. Additionally, Indonesia’s Investment Coordinating Board has designated three provinces — North Sulawesi, North Kalimantan and North Sumatra — for BRI investment. Future plans include the development of new industrial parks, ports, airports and tourism.

Despite the delayed railway construction, Indonesia continues to have high hopes that BRI will help cover the funding gap in President Joko Widodo’s $355 billion infrastructure drive.(*)

 

this article owned and published by nikkei asian review with other title

 

Nikkei staff writers Yuji Kuronuma and Erwida Maulia, and The Banker contributing writer Peter Janssen contributed to this report.

Social Media Information Service from QUORA

Garuda-News.ID Tokyo – Up-and-coming U.S. social media company Quora is making a push into the Japanese market. The company is rapidly emerging as an information provider rivaling other social media sites such as Twitter and media outlets such as newspapers.

Quora’s founding CEO Adam D’Angelo on Tuesday announced a lineup of Japanese leaders in various fields, including an astronaut, an archaeologist and an expert in artificial intelligence, who are willing to become involved in the online question-and-answer forum run by his company. He made the announcement at the Global Digital Summit in Tokyo, a technology event hosted by Nikkei.

Founded in 2009, the Silicon Valley company has more than 200 million monthly unique visitors in six languages: English, French, Italian, German, Spanish and Japanese. Recently, Quora launched versions in Indonesian, Hindi and Portuguese.

“Japan is a very big market. It has a strong economy and deep culture. I think there is a lot of knowledge here, things that people have learned that no other culture has learned,” D’Angelo said in an interview.

D’Angelo is a former chief technology officer of Facebook. His company’s service is similar to newspapers and magazines, in that it providing information the general public is seeking.

The main difference is that, in traditional news media, editors pick the topics they include. At Quora, the content is user-driven, allowing users to ask and answer questions in an open online forum.

Traditional media journalists may not necessarily have an answer to a given question, but they know which experts to ask. Quora’s AI curates information about who provides the best answers on a particular topic, so that it can field questions better and more efficiently.

The quality of the answers is evaluated by readers as well as by experts in the relevant field. The analysis is fed back into the AI, allowing it to continuously improve the content.

“The key is that AI reduces the cost of matching and filtering,” D’Angelo said. Matching refers to matching a question with the person who is best at answering it as well as matching the answer with people who are interested in reading it. Filtering refers to quality control.

Similar services do exist in Japan, such as Yahoo Chiebukuro, but questions are asked and answered anonymously, often resulting in low-quality content. At Quora, both askers and respondents participate under their real names, ensuring both quality and accountability.

D’Angelo said that Quora is not competing with or displacing traditional newspapers.

“Quora fits into covering these topics that would not get enough readers to make it economical for journalists to cover,” he said. Questions asked in Quora range from very simple ones such as “What are the best places to hike near Hawaii” to life questions such as “Which college should I go to” or “What subjects should I study.”

Answers to questions like these aren’t always available in Google.

“The vast majority of knowledge that people would want access to, they don’t currently have access to, because it is not in the Internet,” D’Angelo said. “If you can go and talk to someone who is an expert, you always get much better information than you can get online. But most people in the world don’t have access to talk to experts. People need to make decisions every day that depend on having good knowledge,” he stressed.(*)

 

 

this article is owned by nikkei asia review and published with other titles

Prediksi Liverpool VS Madrid

Garuda-News.ID Kiev – Real Madrid dan Liverpool akan bertarung di NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev, dalam partai final Liga Champions 2017/18, Minggu (27/5).

Mereka akan saling memperebutkan supremasi tertinggi di kancah sepakbola antarklub Eropa.

Dilansir bolanet Madrid yang memegang rekor 12 gelar dan merupakan juara di dua edisi terakhir, mengincar hat-trick gelar. Sementara itu, Liverpool menatap titel mereka yang keenam.

Ini adalah bentrokan antara dua tim yang sangat identik dengan sepakbola ofensif. Liverpool racikan Jurgen Klopp merupakan top scorer turnamen dengan torehan 40 golnya, sedangkan Madrid besutan Zinedine Zidane telah mengukir 30 gol dari fase grup hingga semifinal.

Di kubu Madrid, tumpuan utama serangan mereka tentu saja Cristiano Ronaldo. Raja gol Liga Champions itu memimpin daftar top scorer sementara kompetisi musim ini dengan lesakan 15 golnya. Menguntit di belakangnya adalah tiga tombak Si Merah, yakni Mohamed Salah (10 gol), Roberto Firmino (10 gol) dan Sadio Mane (9 gol).

Madrid dan Liverpool sama-sama tim yang ofensif, tapi mereka juga sama-sama memiliki pertahanan yang cukup rawan kebobolan. Madrid sudah kebobolan 15 gol, sedangkan Liverpool 13. Rata-ratanya satu koma sekian per laga.

Bicara pengalaman, Madrid jelas lebih unggul. Final musim ini adalah final keempat Madrid dalam lima musim terakhir dan juara pada edisi 2013/14, 2015/16 dan 2016/17. Liverpool terakhir kali tampil di final Liga Champions adalah pada musim 2006/07 silam, di mana mereka kalah 1-2 melawan AC Milan.

Dari sisi pelatih, bisa dibilang seimbang. Zidane belum pernah bertemu Klopp maupun Liverpool sebelumnya, tapi dia sudah berpengalaman membawa Madrid meraih dua gelar di kompetisi elit ini. Sementara itu, Klopp belum pernah menjuarai Liga Champions, tapi berpengalaman mengalahkan Madrid ketika masih melatih Borussia Dortmund. Itu termasuk menyingkirkan Madrid di semifinal 2012/13, sebelum dikalahkan Bayern Munchen di final.

Di sisi penjaga gawang, Keylor Navas dan Loris Karius bisa dikatakan selevel. Namun untuk lini tengah, Madrid punya keunggulan. Di atas kertas, Toni Kroos, Casemiro dan Luka Modric berada setingkat di atas trio gelandang Liverpool yang kemungkinan diisi James Milner, Jordan Henderson dan Georgino Wijnaldum.

Madrid unggul di lini tengah dan pengalaman. Liverpool lebih baik dalam performa keseluruhan mereka di Liga Champions musim ini. Perempat final dan semifinal Liverpool lebih impresif dibandingkan Madrid.

Sulit memprediksi laga ini. Keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Siapa yang paling mampu mengeksploitasi kelemahan lawannya, itulah yang bakal keluar sebagai pemenang dan berhak meraih trofi.

Perkiraan Susunan Pemain

Madrid (4-3-1-2): Navas; Marcelo, Ramos, Varane, Carvajal; Kroos, Casemiro, Modric; Isco; Ronaldo, Benzema.

Liverpool (4-3-3): Karius; Robertson, Van Dijk, Lovren, Alexander-Arnold; Milner, Henderson, Wijnaldum; Mane, Firmino, Salah.

Go-Jek en route to four new markets

Garuda-News.ID Jakarta – Indonesian ride-hailing app operator Go-Jek is set to expand into Vietnam, Thailand, Singapore and the Philippines “within the next few months,” as it looks to challenge Singaporean rival Grab’s supremacy in the region.

In a statement released on Thursday, Go-Jek said it plans to start off with ride-hailing in each country but is “ultimately aiming to replicate the multiple-service business model that has made it the market leader in Indonesia.”

The company said it will invest $500 million in the international expansion drive, and that operations in the four countries will be run by local founding teams with Go-Jek providing technological support and advice, as quoted from nikkei asian review.

Since it launched its app for hailing motorbike taxis in 2015, Go-Jek has evolved into a provider and facilitator of an array of services — including food and grocery deliveries, cleaning and bill payments.

“At the moment, people in Vietnam, Thailand, Singapore and the Philippines don’t feel that they’re getting enough choice when it comes to ride-hailing,” Nadiem Makarim, Go-Jek’s founder and CEO, said in a statement. “We hope that as we arrive in new markets, we will quickly become everyone’s go-to lifestyle app. … In the meantime, we hope our presence will provide the welcome competition markets need to thrive.”

Online media reports in late April said Go-Jek had held talks with ComfortDelGro, Singapore’s largest taxi operator, about a potential partnership.

In Indonesia, the ride-hailing market is a two-horse race between Go-Jek and Grab. But in other countries the Singapore-based company is the dominant force, after it acquired Uber Technologies’ operations in the region in March.

Through the expansion plan and the $500 million investment, Go-Jek will look to catch up with Grab in a lucrative Southeast Asia market expected to reach $20.1 billion by 2025, according to a report by Google and Singaporean investment company Temasek Holdings.(*)

this article owned and published by nikkei asian review with other title

photo : inet

Dalam Forum ADB Jepang, Indonesia Paparkan Strategi Penganggaran Perlindungan Sosial Untuk Mencapai SDG’s  

Garuda-News.ID Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial RI memaparkan strategi mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dalam forum workshop Asian Development Bank (ADB) di Tokyo, yang berlangsung, 17-18 Mei 2018.

Dalam forum yang dihadiri 16 negara berkembang termasuk Indonesia ini, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat selaku wakil pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa dalam upaya perlindungan dan jaminan sosial pemerintah menyalurkan Bantuan Sosial Non Tunai yang diharapkan dalam jangka panjang dapat menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan penduduk di Indonesia.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2016 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Non Tunai maka pemerintah meluncurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang merupakan kartu untuk penyaluran bansos yang memiliki dual fungsi yakni basic saving account (tabungan) dan e-wallet,”tuturnya di hadapan peserta workshop.

Ia menjelaskan kartu berbasis ATM ini didalamnya terdapat beragam jenis bantuan sosial dimana Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi episentrum dalam pemberian bantuan sosial bagi masyarakat.

Harry mengungkapkan pemerintah Indonesia dan parlemen memiliki komitmen dan political will yang sangat baik terkait perbaikan dan perlindungan sosial di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dalam pelaksanaan PKH dimana pada tahun 2018 jumlah kepesertaannya telah ditingkatkan 67% dari 6 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 10 Juta KPM PKH.

“Pada tahun 2019 direncanakan peningkatan indeks bantuan sosial 100% bagi 10 juta KPM PKH dengan total anggaran bansosnya Rp32 triliun,” katanya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk mendukung ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial non tunai, Kementerian Sosial memiliki Basis Data Terpadu (BDT) yang terus mengalami penyempurnaan, verifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah setiap 6 bulan sekali sesuai dengan amanat UU Nomor 13 tahun 2011.

“Indonesia sudah memiliki platform Single Registry Inclusive System (SRIS) kerjasama dengan Bank Dunia,” terangnya.

Sebagai komitmen terhadap SDG’s terkait keterlibatan perempuan dalam pembangunan, lanjutnya, Pemerintah Indonesia telah menjadikan perempuan sebagai penerima manfaat PKH. Program prioritas nasional sejak tahun 2007 ini juga memperluas target kepesertaan kepada lansia dan disabilitas mulai tahun 2016.

Sebagai informasi, Workshop ADB berlangsung di Asian Development Bank Institute (ADBI), Tokyo, Jepang, pada 17-18 Mei 2018. Kegiatan ini mengusung tema, “Strategi Penganggaran Perlindungan Sosial untuk Mencapai SDG’s bagi Anggota Negara Berkembang”. Peserta workshop adalah perwakilan dari 16 negara di kawasan Asia diantaranya Bangladesh, Kamboja, Fiji, China, Mongolia, Timor Leste, Kazakhstan termasuk Indonesia.

Workshop bertujuan mengkaji perkembangan dan tantangan terkait (1) penelitian capaian SDG’s di Indonesia, Myanmar dan Timor Leste, (2) perluasan sistem perlindungan sosial di Asia, (3) strategi pendanaan, (4) jaringan perlindungan sosial antara pengambil kebijakan di Asia Pasifik dan (5) merumuskan rekomendasi hasil penelitian tentang perlindungan sosial untuk mencapai tujuan SDGs.

Presentasi topik dan diskusi secara umum menjabarkan tentang hasil studi yang dilakukan oleh Asian Development Bank (ADB) tentang capaian implementasi SDG’s di 3 negara yakni Indonesia, Myanmar dan Timor Leste, strategi mendesain program perlindungan sosial dengan memaksimalkan sumber daya serta jaringan yang tersedia dan alternatif solusi penganggaran untuk pengembangan sistem perlindungan sosial.

Fokus utama wokshop adalah menekankan pada banyaknya alternatif cara atau jalan untuk penganggaran Program Perlindungan Sosial utamanya bagi negara-negara berkembang di wilayah Asia.

Dari forum ini disimpulkan pertama, pendanaan perlindungan sosial membutuhkan broad political consensus dan kerangka penganggaran jangka panjang yang cukup,

Yang kedua, untuk memobilisasi sumberdaya domestik, perlindungan sosial perlu berlabuh pada struktur pendapatan yang rasional dengan ekuitas yang lebih besar, dan 3) Untuk akuntabilitas dan pengeluaran publik yang efisien untuk mencapai target perlindungan sosial dalam SDG’s, analisis keuangan melalui penganggaran sosial perlu dilakukan untuk DMC’s.

Berdasarkan diskusi yang telah dilakukan selama 2 hari, pemerintah perlu untuk membuat kebijakan fiskal untuk penganggaran program perlindungan sosial melalui 1) Peningkatan pajak pendapatan, 2) Meningkatkan efisiensi untuk pengumpulan pajak, 3) Realokasi pengeluaran, 4) Pengalihan secara bertahap subsidi bahan bakar, 5) Reorientasi pendapatan industri ekstraktif, 6) Menciptakan dana khusus dari ekstraktif, 7) Membangun cara yang inovatif untuk pendanaan perlindungan sosial, 8) Inisiatif swasta – publik, 9) Subsidi silang dan 10) Dukungan dari mitra pembangunan. (*)

 

sumber : kemensos / indonews

Wapres AS Mike Pence, Bertemu Tokoh NU 

Garuda-News.ID Washington – Salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Indonesia bertemu Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence setelah serangan bom bunuh di tiga gereja di Surabaya.

Pertemuan pada hari Kamis waktu Washington tersebut untuk membahas kebebasan beragama dalam menghadapi ekstremisme yang memuncak.

Wapres Pence melalui Twitter mengonfirmasi pertemuannya dengan Yahya Cholil Staquf, Katib Aam NU.

“Merasa terormat menyambut Sekretaris Jenderal @NahdlatulUlama ke @WhiteHouse hari ini,” tulis Pence melalui akun Twitter-nya, @VP, yang dikutip dari sindonews Sabtu (19/5/2018).

“Upaya mereka (NU) menentang Islam radikal sangat penting di Indonesia-di mana kami melihat serangan keji terhadap orang Kristen. @POTUS administrasi Trump berdiri dengan NU dalam perjuangannya untuk kebebasan beragama dan melawan jihadis,” lanjut Pence.

Yahya Cholil Staquf yang pernah menjadi juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) duduk bersama Pence dan penasihat senior pemerintah AS di West Wing untuk membahas masalah serangan bom tersebut.

AS memandang NU sebagai komunitas organisasi Islam terbesar Indonesia yang terus memperjuangan model “Islam moderat”. NU juga disegani AS karena sikap vokalnya dalam melawan ekstremisme dan upayanya untuk membangun hubungan lintas agama yang lebih sehat.

Salah satu korban serangan bom di Surabaya adalah seorang warga Kristen yang dilatih oleh NU sebagai penjaga gereja. Dia tewas ketika mencegah seorang pembom bunuh diri yang beraksi dengan sepeda motor.

“VP (Wakil Presiden) menyampaikan belasungkawa yang sangat pribadi atas nama Amerika Serikat untuk peristiwa akhir pekan lalu, menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk membantu Indonesia dan NU dalam upaya untuk memerangi ekstremisme, dan menawarkan salam Ramadhan pada masyarakat NU,” kata Johnnie Moore, seorang penasihat keagamaan untuk Administrasi Trump yang juga hadir dalam pertemuan tersebut, yang dilansir Christianity Today.(*)

photo : twitter @VP

Mission News Theme by Compete Themes.