Press "Enter" to skip to content

BABINSA KORAMIL 431-02/MUNTOK HADIRI ACARA PENANDATANGANAN KERJASAMA ANTARA KANTOR PERTANAHAN DENGAN 4 KEPALA DESA

BANGKA BARAT
GARUDA-NEWS.ID

Muntok – Babinsa Koramil 431-02/Muntok Serda Joko Hariyadi menghadiri acara Penandatanganan serta Kerjasama antara Kantor Pertanahan dengan 4 Kepala Desa di Kabupaten Bangka Barat. Kantor Desa Air Belo. Jum’at (14/02/2020).

Sebelum kegiatan Penandatanganan kerjasama, pihak Pertanahan Kabupaten Bangka Barat juga memberikan Penyuluhan tentang Pendaftara Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2020 di Kabupaten Bangka Barat. PTSL ini sendiri merupakan proses pendaftaran tanah untuk pertama kali, yang dilakukan secara serentak dan meliputi semua obyek pendaftaran tanah yang belum didaftarkan di dalam suatu wilayah desa atau kelurahan atau nama lainnya yang setingkat dengan itu. Melalui program ini, pemerintah memberikan jaminan kepastian hukum atau hak atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Metode PTSL ini merupakan inovasi pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat: sandang, pangan, dan papan. Program tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri No 12 tahun 2017 tentang PTSL dan Instruksi Presiden No 2 tahun 2018.

PTSL yang populer dengan istilah sertifikasi tanah ini merupakan wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. Selain itu nantinya masyarakat yang telah mendapatkan sertipkat dapat menjadikan sertifikat tesebut sebagai modal pendampingan usaha yang berdaya dan berhasil guna bagi peningkatan kesejahteraan hidupnya.

Bupati Bangka Barat Markus S.H mengatakan tanah merupakan salah satu aset yang sangat berharga yang seringkali menimbulkan masalah baik sekarang maupun yang akan datang bagi pemiliknya. Agar tidak terjadi masalah seharusnya dapat dikelola secara aman tanpa adanya persengketaan yang mungkin saja terjadi dan ini sangat penting sebagai dasar bukti kepemilikan tanah yang sah yang berkekuatan hukum. Lebih lanjut dikatakan, melalui penyuluhan ini diharapkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat dalam proses pengurusan pendaftaran tanah, sehingga masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran tanah untuk memperoleh perlindungan dan kepastian hukum atas hak-haknya. Program ini juga bisa berdampak positif bagi kehidupan sosial di masyarakat, karena tidak sedikit berita yang beredar tentang konflik sosial yang berawal dari sengketa masalah tanah. Semoga dengan program PTSL ini, permasalahan yang sering dipicu dari sengketa lahan/tanah tidak akan terjadi lagi,” lanjutnya.

Penyuluhan ini akan sangat membantu pemerintah daerah dalam hal memberikan pengetahuan akan pentingnya sebuah legalitas untuk tanah kepada masyarakat di Kabupaten Bangka Barat khusunya. Selain itu juga ini akan memberikan multi efek terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat utamanya dalam mendukung pencapai visi dan misi Kabupaten Bangka Barat yang maju, mandiri sejahtera dan berkeadilan serta kabupaten yang akan menjadi penyangga ibu kota negara,”ucap Serda Joko Hariyadi.

Setelah penyuluhan tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), kegiatan selanjutnya adalah penandatanganan kerjasama yang dilakukan pihak Pertanahan (BPN/ATR) dengan 4 Kepala Desa, dan disaksikan langsung oleh Bupati Bangka Barat.

Turut hadir Bupati Bangka Barat Kepala Kejari Bangka Barat, Kepala kantor Pertanahan Bangka Barat, Camat Muntok, Kepala desa air putih, Kepala desa air limau, Kepala desa air Belo, Kepala desa Belo Laut, Ibu ibu PKK, Tokoh masyarakat dan tamu undangan lain.**

GS

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *