Press "Enter" to skip to content

800 Penari Rejang Akan Meriahkan Pembukaan Lovina Festival 2018

Buleleng, Garuda-News.ID – Upaya Pemkab Buleleng dalam menghibur masyarakatnya Bumi Panji Sakti di ajang bergengsi Buleleng Festival bulan Agustus lalu tak pernah surut, berbagai Festival belakangan ini telah berhasil digelar diberbagai tempat di wilayah Kabupaten Buleleng. Kini Lovina Festival kembali digelar di Desa Kalibubuk seputaran Pantai Lovina Buleleng akan segera dibuka dengan tema “The Beauty Never Ends”, yang artinya keindahan tiada akhir.

Ajang promosi wisata Lovina Festival ke-7 tahun 2018 akan digelar dari tanggal 26 s/d 29 September 2018, dengan mengambil lokasi di kawasan pantai Lovina, Buleleng. Dalam jumpa pers yang dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST beberapa kegiatanpun disampaikan seperti seni, olah raga, dan hiburan yang baru digelar pada Lovina Festival Tahun 2018 ini.

” Yang paling membanggakan adalah, Buleleng dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Reunion Bali Yacht 2018. Reuni yachter berskala internasional ini pertama kali digelar di dunia”, ungkap Bupati Agus. Reunion Bali Yacht ini akan diikuti oleh sekitar 200 yachter yang berasal dari sekitar 20 negara di dunia.

Bupati Agus Suradnyana juga menjelaskan bahwa kegiatan Lovina Festival tahun ini tidak saja menampilkan kesenian dan hiburan, tetapi juga dilakukan kegiatan pelestarian dan konservasi alam. “Nanti akan dilaksanakan juga kegiatan konservasi berupa Restocking ikan, penurunan patung penari ke dasar laut, pelepasan tukik, penanaman pohon dan pelepasan burung”, jelas Bupati yang hoby memasak ini. Selain itu kegiatan baru yang akan digelar pada event Lovina Festival adalah Lovina Colour Run, Lovina Fun Bike, Zumba Competition, dan Yoga Massal. Masing-masing kegiatan tersebut akan melibatkan ratusan orang peserta.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna memaparkan selain kegiatan baru, beberapa kegiatan rutin yang biasa digelar dalam ajang Lovina Festival juga tetap dilaksanakan. Kegiatan tersebut antara lain lomba sampi gerumbungan, parade megangsing, lomba mekorot, dan kunjungan wisata ke desa tujuan. “Adapun desa tujuan nanti kita pilih Desa Menyali, Kec.Sawan. Nanti kita akan ajak peserta reuni yacht untuk berkunjung ke Desa Menyali, dan City Tour untuk berkeliling di kota Singaraja. Tujuannya adalah untuk mengenalkan potensi pariwisata kita”, jelas Kadis yang juga Kelian Desa Pakraman Buleleng ini.

Pada pembukaan Lovina Festival nanti, Kadis Sutrisna mengungkapkan akan sangat meriah, bahkan lebih meriah dari tahun tahun sebelumnya. Tari rejang renteng massal yang akan melibatkan sekitar 800 orang penari ditampilkan pada saat pembukaan, dilanjutkan dengan Fire Dance dan penyalaan obor di pantai Lovina. “Untuk stage kita akan buat di dua titik, masing-masing di Patung Dolpin dan di Desa Kaliasem sekitar Spice Dive. Pembukaan nanti difokuskan di stage 1, di kawasan Patung Dolphin”, terang Sutrisna.

Kegiatan parade budaya dari desa penyangga akan ditiadakan, semua kegiatan pentas seni dan budaya akan ditampilkan di panggung hiburan.(**)

Penulis : Gede

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *